Informasi Serta Merta

SISTEM KEWASPADAAN PANGAN DAN GIZI (SKPG)

Badan Ketahanan Pangan memiliki instrumen/alat deteksi dini terhadap situasi pangan dan gizi suatu wilayah yang dikenal dengan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG). SKPG bertujuan untuk memberikan informasi secara berkesinambungan tentang situasi tersebut serta menyusun rekomendasi kebijakan ketahanan pangan dan gizi. Sasaran dalam pelaksanaannya mencakup seluruh unit kerja ketahanan pangan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Output dari kegiatan SKPG adalah tersedianya informasi situasi pangan dan gizi serta rekomendasi kebijakan  ketahanan pangan dan gizi. Hasil SKPG selanjutnya dapat digunakan dalam menentukan status ketahanan pangan dan gizi di wilayahnya sebagai dasar menentukan bentuk intervensi yang diperlukan untuk mencegah terjadinya kerawanan pangan dan gizi.

Panduan Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG)


INFORMASI KEJADIAN DARURAT DI GEDUNG KANTOR BKP

Informasi yang wajib diumumkan secara serta merta, meliputi informasi:

a. Bencana alam (kekeringan, kebanjiran);

b. Bencana non alam seperti pencemaran lingkungan yang terkait dengan sektor pertanian;

c. Jenis, cara penyebaran dan daerah mewabah yang menjadi sumber hama/penyakit tumbuhan, hewan yang berpotensi menular.

Dalam upaya menangani dampak buruk yang ditimbulkan akibat bencana seperti gempa bumi, kebakaran, kerusakan gedung dll, BKP menyediakan informasi melalui panel yang dipasang di lokasi strategis sekitar gedung yang memuat informasi tentang jalur evakuasi, lokasi hydrant (pemadam api), tangga darurat, lokasi titik kumpul, pintu darurat dll.

Denah Jalur Evakuasi Badan Ketahanan Pangan Lantai 2,3,4,6