Yakinkan Pasokan Daging Sapi Aman Selama Ramadhan-Lebaran, Mentan Tinjau Feedlot di Bandung

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 01 Jul, 2014

Views: 102

Menjelang dan selama bulan Ramadhan-Lebaran, beberapa komoditas bahan pokok seringkali mengalami lonjakan harga yang tidak wajar. Seperti kejadian tahun 2013, harga daging sapi mengalami gejolak harga yang sangat tinggi sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat. Untuk mengantisipasi kejadian tersebut terulang lagi, Menteri Pertanian Republik Indonesia pada hari Selasa, 24 Juni melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat untuk meninjau ketersediaan (stok) sapi di feedloterPT. Andini Karya Makmur di Kabupaten Bandung.

Kunjungan kerja Menteri Pertanian didampingi oleh beberapa pejabat terkait, seperti Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Sumber Daya Manusia, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Informasi dan Komunikasi, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Media dan Komunikasi Publik, Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran hasil Pertanian (P2HP), Sekretaris Badan Ketahanan Pangan, Kepala Pusat Distribusi dan Harga Pangan BKP, Direktur Pasca Panen Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Direktur Budidaya Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direktur Mutu Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran hasil Pertanian, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat, serta Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat.

Dalam peninjauan di feedloter PT. Andini Karya Makmur yang terletak di Desa Sri Rahayu, Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, diperoleh informasi bahwa perusahaan penggemukan sapi impor yang memiliki kandang kapasitas 12.000 ekor, saat kunjungan tersedia stok sapi sebanyak 7.800 ekor dengan  kondisi sebanyak 30% atau sekitar 2.340 ekor sapi siap potong sampai menjelang hari raya Idul Fitri 2014. Dalam waktu dekat, juga akan segera masuk sapi bakalan sekitar 3.000 ekor yang dipersiapkan untuk menghadapi hari raya Idul Adha.

Rata-rata pengeluaran sapi dari feedloter sebanyak 100 ekor/hari yang sebagian besar ditujukan ke daerah Bandung dan sekitarnya serta sebagian kecil ke daerah Jabodetabek. Pada saat menjelang puasa, permintaan biasanya akan mengalami penurunan sekitar 25% atau 75 ekor/hari, dan akan meningkat tajam pada saat menjelang lebaran, biasanya sampai 1500 persen atau 1.500 ekor/hari. Harga sapi hidup di PT. Andini pada bulan Juni 2014 berkisar Rp 33.000-Rp 34.000/Kg BH, lebih rendah dibanding sapi lokal yang berkisar Rp 40.000/kg BH. Melihat kondisi tersebut, pasokan daging sapi di wilayah Bandung dan sekitarnya selama puasa dan lebaran diperkirakan aman

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...