Workshop Perencanaan Ketahanan Pangan Tingkat Nasional TA. 2015 Badan Ketahanan Pangan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 01 Jul, 2014

Views: 120

Dalam rangka meningkatkan pemahaman, menyamakan persepsi dan menyusun kegiatan dan anggaran ketahanan pangan tahun 2015 yang akan dituangkan dalam format RKAKL, Bagian Perencanaan Badan Ketahanan Pangan menyelenggarakan Workshop Perencanaan Ketahanan Pangan Tingkat Nasional TA. 2015 pada tanggal 25 – 27 Juni 2014 yang bertempat di Bali Kuta Resort, Bali. Tujuan workshop ini adalah untuk menyusun rancangan program dan kegiatan lingkup Badan Ketahanan Pangan Tahun 2015 pada tingkat Pusat dan Daerah; menyinkronkan perencanaan ketahanan pangan tahun 2015 di tingkat pusat dan daerah; dan menyusun draft RKA-K/L Pagu Indikatif lingkup Badan Ketahanan Pangan Tahun 2015. Peserta workshop berjumah ±180 orang, yang terdiridari Kepala Badan/Dinas/Unit Kerja Ketahanan Pangan, Sekretaris Badan/Dinas/Unit Kerja Ketahanan Pangan, Kasubbag Perencanaan/ Pejabat yang menangani Perencanaan, dan Staf Penyusun RKA-K/L dari 34 Provinsi.

Dalam pengarahan, Sekretaris Badan Ketahanan Pangan menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian Nasional (Musrenbangtannas) pada tanggal 7-9 Mei 2014 di Bogor serta Musrenbangtannas Tahun 2014 yang telah dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 2014 di Auditorium Kementerian Pertanian. Disampaikan pula bahwa tahun 2015 merupakan tahun yang sangat penting dalam pembangunan nasional karena merupakan tahun awal pelaksanaan RPJMN 2015-2019. Sesuai dengan arah kebijakan pembangunan pertanian 2015-2019, peningkatan ketahanan pangan merupakan salah satu program utama yang harus dicapai dalam siklus pembangunan lima tahunan tersebut.

Pada sesi selanjutnya disampaikan materi oleh narasumber berasal dari Sekretaris Badan Ketahanan Pangan, Kepala Pusat lingkup Badan Ketahanan Pangan, Kepala Bagian Penyusunan Anggaran Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal, Kementerian Pertanian. Dilanjutkan dengan penyusunan RKA-K/L 2015 oleh masing-masing Provinsi.

Workshop ditutup oleh Prof. Dr. Ir. Achmad Suryana, MS selaku Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian pada hari jumat tanggal 27 Juni 2014. Pada pidato penutupan, Kepala Badan Ketahanan Pangan menekankan agar kegiatan / anggaran TA. 2015 yang telah disusun pada workshop ini dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan prinsip tatakelola pemerintahan yang baik (good government).

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...