Workshop Evaluasi Sistem Pengendalian Intern (SPI) Badan Ketahanan Pangan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 06 Apr, 2018

Views: 332

Badan Ketahanan Pangan melaksanakan Workshop Sistem Pengendalian Intern (SPI) Badan Ketahanan Pangan pada tanggal 3 - 5 April 2018, di Bogor - Jawa Barat.Berdasarkan arahan dari Inspektur III Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian (Itjen Kementan) dan materi dari narasumber serta pendalaman kegiatan prioritas Badan Ketahanan Pangan (BKP) dapat dilaporkan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Hasil Validasi Penilaian Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atas penilaian tingkat maturitas atau kematangan SPI Kementerian Pertanian Tahun 2017 memperoleh nilai sebesar 2,95 atau kategori “Berkembang” atau level 2.
  2. Target tahun 2018, tingkat maturitas atau kematangan SPI Kementerian Pertanian dapat memperoleh nilai minimal sebesar 3,0 atau kategori “Terdefinisi” atau level 3.
  3. Penilaian tingkat maturitas SPIP menggunakan 5 (lima) unsur SPIP yaitu: (a) Lingkungan Pengendalian; (b) Penilaian Risiko; (c) Kegiatan Pengendalian; (d) Informasi dan Komunikasi; (e) Pemantauan Intern sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008.
  4. BPKP dijadwalkan akan melakukan penilaian tingkat kematangan SPIP Kementerian Pertanian pada akhir bulan April 2018.
  5. Sebelum BPKP melakukan penilaian, Unit kerja Eselon I lingkup Kementerian Pertanian melakukan penyusunan Rencana Tindak Perbaikan (RTP) kegiatan utama, selanjutnya Itjen Kementan melakukan verifikasi terlebih dahulu dan hasil penilaian tersebut dilakukan perbaikan sesuai dengan rekomendasi.
    1. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan nilai tingkat maturitas atau kematangan SPI Kementerian Pertanian adalah lain:
    2. Diperlukan komitmen pimpinan dan seluruh pegawai dalam pelaksanaan SPIP;
    3. Penyusunan RTP secara mandiri atas kegiatan utama; Eselon II di masing-masing unit kerja agar menyusun minimal 1 (satu) RTP kegiatan utama dan untuk Unit Eselon I menentukan satu kegiatan utama yang telah disusun oleh Unit Eselon II.
    4. Dokumentasi kegiatan SPI tersusun dengan baik.
  6. Telah disusun RTP untuk kegiatan prioritas BKP: (a) Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL); (b) Pengembangan Pangan Pokok Lokal (P3L); (c) Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM); (d) Kawasan Mandiri Pangan (KMP). Disamping itu, disusun pula RTP Kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa serta Perjalanan Dinas.
  7. Diharapkan dokumen pendukung yang sesuai dengan komponen maturitas SPIP secepatnya diselesaikan. Dokumentasi kegiatan strategis antara lain:
    1. Pedoman-pedoman/Juklak/Juknis
    2. SOP
    3. SK
    4. Kebijakan-kebijakan yang dituangkan secara tertulis
    5. SPI Kegiatan-kegiatan strategis
    6. Laporan-laporan kegiatan

Berita Terkait

  • Kepala BKP Kementan : Kembangkan Pangan Lokal secara Komersil


    "Mulai tahun depan,  saya usulkan agar nilai komersil pangan lokal yang dilombakan  menjadi kriteria utama untuk menentukan  pemenangnya," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi, saat memberikan sambutan Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Berimbang dan Aman Berbasis Sumberdaya Lokal, di halaman perkantoran pemerintah provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Rabu (17/10).


    Menurut Agung, nilai komersil tersebut sangat beralasan, agar pengolahan menu makanan dari bahan pangan lokal tidak berhenti sampai dilomba.


    "Lomba ini bagus...

  • Kepala BKP Kementan Terima Petani Muda Korea, untuk Jajaki Korporasi Petani

    Kepala Badan Ketahanan (BKP) Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) menerima kunjungan dari _Korea Young Farmers_  di Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Bogor, Rabu (1010).


    Kunjungan ini bertujuan menjajaki kerjasama dalam pengembangan usahatani, terutama transfer teknologi budidaya sampai proses pengemasan produk.


    Untuk melihat kondisi lapangan, perwakilan dari para petani muda Korea juga mengunjungi salah satu gabungan kelompok tani (gapoktan) di Kab Cianjur, Jawa Barat  yang telah mengembangkan budidaya hortikultura.


    Dari hasil kunjungan tersebut,...

  • Kepala BKP Kementan dan Bupati Lamongan Panen Raya Jagung


    Ditengah hangatnya isu dorongan impor jagung, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi dan Bupati Lamongan Fadeli justru melakukan panen raya jagung di Desa Kakat Penjalin Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan Jawa Timur, Kamis (11/10).


    "Produksi jagung kita sangat banyak, bahkan dalam pemantauan panen di Kabupaten Tuban dan Kabupaten Jombang pada dua hari sebelumnya, panen jagung masih dan sedang berlangsung, masing-masing sekitar 8 ribu ha dan 5 ribu ha," ujar Agung.


    Melihat kondisi tersebut, menurut Agung,  para pelaku usaha pakan ternak mestinya...