Workshop Database Ketahanan Pangan Tahun 2013

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 27 Sep, 2013

Views: 131

Workshop Database Ketahanan Pangan Tahun 2013 diselenggarakan pada hari Rabu, 25 September 2013, dan dihadiri olehPara Pejabat Eselon III Lingkup Kementan, Para Pejabat Eselon III dan IV BKP Kementan dan Peserta Workshop Database. Pertemuan ini bertujuan untuk saling bertukar pikiran dan mendapat masukan dari lintas sektor dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan analisis data serta sistem informasi Ketahanan Pangan untuk mendukung penyusunan kebijakan pembangunan Ketahanan Pangan.

Keberhasilan pembangunan ketahanan pangan salah satunya tergantung dari ketersediaan data yang disusun secara komprehensif, terstruktur dan terkompilasi dalam bentuk bank data ketahanan pangan yang bersifat kini (current), tepat waktu (timely), konsisten (consistent), relevan dan juga harus dapat diakses (accessible) bagi pihak yang berkepentingansehingga dapat digunakan sebagai bahan acuan dalam menentukan kebijakan ketahanan pangan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, perlu didukung dengan serangkaian kegiatan penyusunan, pengumpulan, pengolahan, updating, validasi dan analisis ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Dalam upaya penyediaan kebutuhan data dan informasi statistik ketahanan pangan baik untuk pemerintah pusat maupun daerah, serta untuk keperluan masyarakat luas secara cepat, tepat, dan akurat, Badan Ketahanan Pangan mempunyai tanggung jawab dan sekaligus tantangan besar yang harus dihadapi dalam meningkatkan mutu statistik ketahanan pangan. Untuk itu peningkatan mutu sumberdaya manusia (SDM) sangat penting untuk terus dilakukan. 

Ketersediaan database ketahanan pangan juga merupakan tanggung jawab bersama antara Badan Ketahanan Pangan Pusat dan Badan/Dinas/Kantor/Unit kerja yang menangani Ketahanan pangan di daerah. Dengan diselenggarakannya pertemuan ini diharapkan dapat mensinergikan gerak langkah dan persepsi dalam menyelaraskan kegiatan pengelolaan database dan perstatistikan serta informasi ketahanan pangan, sehingga dapat dihasilkan perumusan analisis kebijakan ketahanan pangan yang lebih baik.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...