Workshop Database Ketahanan Pangan Tahun 2013

Workshop Database Ketahanan Pangan Tahun 2013 diselenggarakan pada hari Rabu, 25 September 2013, dan dihadiri olehPara Pejabat Eselon III Lingkup Kementan, Para Pejabat Eselon III dan IV BKP Kementan dan Peserta Workshop Database. Pertemuan ini bertujuan untuk saling bertukar pikiran dan mendapat masukan dari lintas sektor dalam upaya untuk meningkatkan kualitas dan analisis data serta sistem informasi Ketahanan Pangan untuk mendukung penyusunan kebijakan pembangunan Ketahanan Pangan.

Keberhasilan pembangunan ketahanan pangan salah satunya tergantung dari ketersediaan data yang disusun secara komprehensif, terstruktur dan terkompilasi dalam bentuk bank data ketahanan pangan yang bersifat kini (current), tepat waktu (timely), konsisten (consistent), relevan dan juga harus dapat diakses (accessible) bagi pihak yang berkepentingansehingga dapat digunakan sebagai bahan acuan dalam menentukan kebijakan ketahanan pangan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, perlu didukung dengan serangkaian kegiatan penyusunan, pengumpulan, pengolahan, updating, validasi dan analisis ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Dalam upaya penyediaan kebutuhan data dan informasi statistik ketahanan pangan baik untuk pemerintah pusat maupun daerah, serta untuk keperluan masyarakat luas secara cepat, tepat, dan akurat, Badan Ketahanan Pangan mempunyai tanggung jawab dan sekaligus tantangan besar yang harus dihadapi dalam meningkatkan mutu statistik ketahanan pangan. Untuk itu peningkatan mutu sumberdaya manusia (SDM) sangat penting untuk terus dilakukan. 

Ketersediaan database ketahanan pangan juga merupakan tanggung jawab bersama antara Badan Ketahanan Pangan Pusat dan Badan/Dinas/Kantor/Unit kerja yang menangani Ketahanan pangan di daerah. Dengan diselenggarakannya pertemuan ini diharapkan dapat mensinergikan gerak langkah dan persepsi dalam menyelaraskan kegiatan pengelolaan database dan perstatistikan serta informasi ketahanan pangan, sehingga dapat dihasilkan perumusan analisis kebijakan ketahanan pangan yang lebih baik.