Warga Mabes AD Serbu Pangan Murah TTI

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 04 Jun, 2018

Views: 161


Safari bazar TTI terus berlanjut hari ini (4/6) di Mabes AD Jakarta. Acara yang dibuka oleh  Kasad TNI AD Jenderal Mulyono ini ramai diserbu lebih dari 800 pengunjung. Stand TTI yang membawa berbagai komoditas pangan langsung ludes terjual dalam waktu kurang dari 2 jam.


Menurut Aster Kasad Mayjend Supartodi, antusiasme pengunjung di stand TTI dikarenakan harga pangan di  TTI lebih murah dan produknya berkualitas. Hal seperti inilah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, ungkapnya. Dia pun berharap agar TTI dapat selalu berpartisipasi dalam kegiatan Bazar di Mabes AD.


Produk TTI yang digelar kali ini diantara nya adalah Beras sebanyak 1 ton, Bawang Merah sebanyak 100 kg, Bawang Putih sebanyak 100 kg, Gula pasir sebanyak 150 kg, Minyak goreng 200 liter, daging sapi 100 kg, cabai merah keriting 100 kg, telur ayam 100 kg dan daging ayam 80 ekor. 

Berita Terkait

  • BKP Kementan Kembangkan Industri Pangan Berbasis Tepung Lokal

    Untuk dapat menyediakan tepung berbasis pangan lokal yang dibutuhkan industri pangan,  Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian terus memantapkan persiapan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL), dengan mengundang sejumlah pakar dari berbagai perguruan tinggi.

    Menurut Kepala BKP Agung Hendriadi, kegiatan PIPL  diarahkan untuk memproduksi tepung berbasis pangan lokal guna menyediakan bahan baku alternatif bagi industri olahan pangan.

    "Kami akan memproduksi tepung berbasis pangan lokal dengan kualitas yg baik untuk mendukung industri pangan dalam negeri," jelas Agung dalam pertemuan...

  • Kepala BKP Kementan Dorong Bulog dan Perpadi Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta Serap Gabah Petani

    Untuk meningkatkan genyerapan gabah/beras petani (Sergap), Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sergap di wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta di Kota Yogyakarta, Sabtu (9/2/2019).

    Dalam penjelasannya, Agung memperkirakan produksi beras tahun 2019 sangat besar, yaitu mencapai 32,5 juta ton, sedangkan konsumsi masyarakat 111,5 Kg/Kap/Th atau 29,5 juta ton, sehingga akan terjadi surplus sebesar 3 juta ton beras.

    “Tahun ini kita akan surplus, semoga peluang bisnisnya bisa dimanfaatkan BULOG untuk ekspor karena c...

  • Tim Sergap Lampung Kejar Target Serapan 81.358

    Upaya peningkatan serapan gabah/beras petani (Sergap) terus dilakukan. Provinsi Lampung sebagai salah satu dari 12 provinsi sentra produksi beras  memiliki target yang cukup besar untuk dicapai, yakni 81.358 ton hingga Maret 2019. Dalam rapat koordinasi di kantor divre Bulog Lampung, Kamis (7/2) pagi, telah dibahas berbagai kendala dan strategi pencapaian target.

    Upaya mengejar pencapaian target sangat penting, mengingat serapan baru mencapai 157 ton atau sekitar 15,38% dari target di Januari.

    Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertani...