Warga Antuasias Belaja di TTI

Walaupun letaknya tidak terlalu jauh dari Ibu Kota Jakarta, ternyata tidak banyak yang tahu letak Desa Cipaeun yang jaraknya hanya sekitar 25 km dari Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) di Kawasan Ragunan Jakarta Selatan. Ketiga Satgas TTI Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menuju Desa Cipaeun untuk membuka Operasi Pasar Murah dengan menggelar TTI, pikiran yang terbayang desa ini masuk dalam wilayah Subang, Banten, Bandung atau Wilayah Priangan, karena nama desa ini sangat khas daerah Sunda, “Cipaeun”. Setelah ditanyakan kepada aparat desa, ternyata Desa Cipaeun berada di Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat. Perjalanan ke Desa Cipaeun hanya ditempuh 30 menit lewat Tol Cimanggis. “Lokasinya ternyata tidak terlalu jauh dari TTIC dan jalan desanya bagus mulus,” kata Iping dari Satgas TTI. Desa ini dipilih untuk operasi pasar TTI karena daerah miskin, masyarakatnya berpenghasilan rendah dan kebanyakan berprofesi sebagai tenaga lepas di Jakarta, buruh, pedagang kecil dan sebagainya. Kehadiran TTI dengan menggelar pasar murah di Desa Cipaeun tidak hanya disambut sangat baik oleh aparat desa, tetapi sangat antusias oleh warga yang sangat membutuhkan pangan murah berkualitas. “Kami sangat senang denga nada pasar murah oleh TTI disini, karena kami dapat beli bahan pagan berkualitas dengan harga murah,” kata Neneng. Dari Operasi Pasar (OP) yang dilakukan TTI di Desa Cipaeun, telah terjual beras 300 kg dengan harga Rp. 8.000/kg; bawang putih 100 kg @ Rp. 35.000,-; bawang merah 52,5 kg @ Rp. 28.000,-; gula pasir 50 kg @ Rp. 12.000,-; cabe keriting 30 kg @ Rp. 24.000,-. Hal yang menarik dilakukan warga Desa Cipaeun adalah cara mensiasati naiknya harga cabe dengan menanam sendiri. “Untuk memenuhi cabe didalam keluarga, warga disini mensiasati dengan menanam cabe dalam pot, sehingga tidak perlu beli lagi,” kata Titin, aparat Desa Cipaeun. Kehadiran TTI di Desa Cipaeun dan juga lokasi lainnya sangat bermanfaat, bahkan banyak yang mendambakan agar TTI hadir setiap saat, seperti disampaikan warga Desa Cipaeun”kapan ada lagi Operasi Pasar TTI ya?”