TTI Kementan Mudahkan Masyarakat Membeli Pangan Murah Berkualitas

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 11 May, 2018

Views: 385

Mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat, khususnya menjelang puasa dan idulfitri 2018, Toko Tani Indonesia (TTI) Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian membuka Gelar Pangan Murah diberbagai tempat.


"TTI hadir diberbagai tempat untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau dan berkualitas," kata Kepala BKP Agung Hendriadi beberapa hari lalu.


Menurut Agung, TTI bisa menjual dengan harga murah dan berkualitas, karena produknya didatangkan langsung oleh Gabungan Kelompok Tani.


"Kami potong matarantai distribusi pangan yang terlalu panjang, sehingga harganya bisa lebih murah," ujar Agung.

.

Apa yang dikatakan Agung dibuktikan dengan hadirnya TTI diberbagai tempat, belum lagi TTI Mobil dan tentu saja Toko Tani Indonesia Center (TTIC) yang menjual aneka pangan pokok dan strategis.


Misalnya hari ini, Kamis (10/5). Walaupun sebagai hari libur, namun TTI tetap operasional menjual bahan pangan pokok dan strategis, seperti dalam acara *Bazar Murah dan Santunan anak yatim* yang dipusatkan di

Lapangan Sempur Kaler, Bogor Jawa Barat.

.

Acara yang dibuka sejak jam 08.00 oleh Sekretaris Daerah Kota Bogor ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat sekitar.


Nampak TTI yang membuka stand dengan Mobil TTI kewalahan melayani pengunjung yang membludag.

.

"TTI hadir di tengah-tengah pemukiman seperti di kelurahan Sempur ini, untuk menyalurkan pangan murah langsung kepada masyarakat dengan harga terjangkau dan lebih rendah dari pasar. Hal ini juga dilakukan dalam upaya mengantisipasi kenaikan harga krn meningkatnya kebutuhan pangan menjelang bulan suci ramadhan dan menunjukkan kepada masyarakat, bahwa stok pangan tersedia." kata Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Riwantoro yang hadir dilokasi.


Sedangkan Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Syari mengatakan, Bazar murah bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat  membeli bahan pangan sesuai kebutuhan dengan harga murah dan berkualitas.

.

Ibu Neneng yang sengaja datang ke lokasi TTI sangat senang dengan adanya bazar ini.

"Kami sangat senang TTI juga ada di bazar ini, sehingga kami bisa membeli bahan pangan lebih murah dibanding kalau beli ditempat lainnya," ujarnya sambil menentang beras, minyak goreng dan telur.


TTI pada bazar pangan ini membawa sedikitnya, beras 500kg, minyak goreng 60 ltr,  gula pasir 100kg, bawang putih 60 kg, daging 250k

Adapun harga yang dijual TTI adalah : (1) Beras Rp. 8.500/kg; (2) Minyak goreng 11.000/ltr; (3) Gula pasir Rp. 12.000/kg; (4) Bawang putih Rp. 15.000/kg; (5) Daging Rp. 75.000/kg; (6) Telur Rp. 24.000/kg


"Hanya dalam tempo 4 jam daging, bawang putih, minyak goreng, telur dan beras sudah habis. Ini menunjukan masyarakat perlu bahan pangan murah berkualitas, dan TTI mencoba untuk merespon keinginan masyarakat tersebut," ujar Inti Pertiwi selaku Manager TTI.

Berita Terkait

  • TTI Kementan Gelar Operasi Pasar Bawang Merah dan Bawang Putih Pada 46 Titik di Jakarta

    Jakarta (12/04) - Dalam rangka stabilisasi harga bahan pangan pokok, khususnya meredam harga bawang merah dan bawang putih yang cenderung meningkat sejak awal Maret lalu, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar selama 5 hari (12 – 16 April 2019)  di beberapa titik wilayah Jakarta.

    "Operasi pasar ini perlu kami lakukan, karena melihat ada kecenderungan harga bawang merah dan bawang putih yang meningkat. Melalui operasi pasar,  diharapkan harga bisa stabil dan kembali normal," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian  (Kementan) Agung Hendriadi saat m...

  • Kepala BKP Kementan Genjot Serapan Gabah Petani Wilayah Jawa Timur

    "Kita semua mempunyai misi besar untuk mewujudkan ketahanan pangan.  Pertama dari aspek ketersediaan, kedua aspek keterjangkauan, dan ketiga adalah stabilisasi harga dan pasokan," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi saat rapat koordinasi Serap Gabah Petani (Sergap) di Kantor Subdivre Jember, Bondowoso. Selasa (9/4/2019).

    Untuk mendorong percepatan sergap, Agung yang didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto, berkeliling ke wilayah Jember sampai Bondowoso untuk memantau sergap dan harga yang terjadi di lapanga...

  • Menteri Pertanian Minta Bulog Cegah Anjloknya Harga Gabah

    Saat ini beberapa daerah sentra produksi beras sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil kerja kerasnya. Oleh karena itu tugas dari Pemerintah dalam hal ini Bulog agar secepatnya melakukan penyerapan agar harga tidak anjlok. Menyikapi hal tersebut, Menteri Pertanian meminta Bulog secepatnya menyerap gabah petani.

    "Harga gabah tidak boleh dibawah Rp.4.070. Itu perintah Presiden," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat panen raya padi seluas 150 hektar di desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu Jawa  Barat, Kamis (4/4/2019).

    Indramayu merupakan salah sat...