TTI Kementan Mudahkan Masyarakat Membeli Pangan Murah Berkualitas

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 11 May, 2018

Views: 245

Mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat, khususnya menjelang puasa dan idulfitri 2018, Toko Tani Indonesia (TTI) Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian membuka Gelar Pangan Murah diberbagai tempat.


"TTI hadir diberbagai tempat untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau dan berkualitas," kata Kepala BKP Agung Hendriadi beberapa hari lalu.


Menurut Agung, TTI bisa menjual dengan harga murah dan berkualitas, karena produknya didatangkan langsung oleh Gabungan Kelompok Tani.


"Kami potong matarantai distribusi pangan yang terlalu panjang, sehingga harganya bisa lebih murah," ujar Agung.

.

Apa yang dikatakan Agung dibuktikan dengan hadirnya TTI diberbagai tempat, belum lagi TTI Mobil dan tentu saja Toko Tani Indonesia Center (TTIC) yang menjual aneka pangan pokok dan strategis.


Misalnya hari ini, Kamis (10/5). Walaupun sebagai hari libur, namun TTI tetap operasional menjual bahan pangan pokok dan strategis, seperti dalam acara *Bazar Murah dan Santunan anak yatim* yang dipusatkan di

Lapangan Sempur Kaler, Bogor Jawa Barat.

.

Acara yang dibuka sejak jam 08.00 oleh Sekretaris Daerah Kota Bogor ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat sekitar.


Nampak TTI yang membuka stand dengan Mobil TTI kewalahan melayani pengunjung yang membludag.

.

"TTI hadir di tengah-tengah pemukiman seperti di kelurahan Sempur ini, untuk menyalurkan pangan murah langsung kepada masyarakat dengan harga terjangkau dan lebih rendah dari pasar. Hal ini juga dilakukan dalam upaya mengantisipasi kenaikan harga krn meningkatnya kebutuhan pangan menjelang bulan suci ramadhan dan menunjukkan kepada masyarakat, bahwa stok pangan tersedia." kata Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Riwantoro yang hadir dilokasi.


Sedangkan Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Syari mengatakan, Bazar murah bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat  membeli bahan pangan sesuai kebutuhan dengan harga murah dan berkualitas.

.

Ibu Neneng yang sengaja datang ke lokasi TTI sangat senang dengan adanya bazar ini.

"Kami sangat senang TTI juga ada di bazar ini, sehingga kami bisa membeli bahan pangan lebih murah dibanding kalau beli ditempat lainnya," ujarnya sambil menentang beras, minyak goreng dan telur.


TTI pada bazar pangan ini membawa sedikitnya, beras 500kg, minyak goreng 60 ltr,  gula pasir 100kg, bawang putih 60 kg, daging 250k

Adapun harga yang dijual TTI adalah : (1) Beras Rp. 8.500/kg; (2) Minyak goreng 11.000/ltr; (3) Gula pasir Rp. 12.000/kg; (4) Bawang putih Rp. 15.000/kg; (5) Daging Rp. 75.000/kg; (6) Telur Rp. 24.000/kg


"Hanya dalam tempo 4 jam daging, bawang putih, minyak goreng, telur dan beras sudah habis. Ini menunjukan masyarakat perlu bahan pangan murah berkualitas, dan TTI mencoba untuk merespon keinginan masyarakat tersebut," ujar Inti Pertiwi selaku Manager TTI.

Berita Terkait

  • Kepala BKP Kementan didaulat menjadi Anggota FANRes International Network

    Yogyakarta. Dihadapan pengurus *_FANRes Onganization_* dan peserta  konferensi, Kepala Badan Ketahanan Pangan didaulat menjadi Anggota  *Food, Agriculture, and Natural Resources* *_(FANRes)_* di Ballroom Cavinton Hotel,Yogyakarta, Kamis (13/09).


    Penobatan Agung sebagai Anggota FANRes dilakukan oleh Prof. Yuli Witono selaku President of FANRes International Network.


    Konferensi Internasional tentang Pangan, Pertanian, dan Sumber Daya Alam (FANRes) telah diadakan sebanyak empat kali. Deklarasi International FANRes dimotivasi oleh persepsi dan semangat yang sama untuk mendukung keamana...

  • KRPL Kementan Hemat Pengeluaran Rumah Tangga

    Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sleman Yogyakarta, Kamis (13/9), Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi mengajak  masyarakat mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan dengan menanam sayuran.

    "Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan solusi bagi pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat sekaligus efisiensi pengeluaran rumah tangga saat ini," kata Agung.

    KRPL merupakan gerakan Diversifikasi pangan melalui Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan berbasis sumber daya lokal dan pelestarian sumber daya genetik melalui pengembangan Kebun ...

  • Kepala BKP Kementan Jelaskan Strategi Meningkatkan Daya Saing Pertanian

    Yogyakarta- Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi menjadi keynote speaker pada acara An International on Food, Agriculture, and Natural Resources Conference (FANRes) yang diselenggaraka di Ballroom Cavinton Hotel, Yogyakarta, Kamis (13/09).


    Pelaksanaan FANRes diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan tujuan untuk mengembangkan produk pertanian melalui pemanfaatan sumberdaya alam secara berkelanjutan dan peningkatan daya saing produk pertanian melalui pengembangan agro-technopreneurship.


    Mengawali acara, Agung menyampaikan tantang...