TTI Kementan Mudahkan Masyarakat Membeli Pangan Murah Berkualitas

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 11 May, 2018

Views: 148

Mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat, khususnya menjelang puasa dan idulfitri 2018, Toko Tani Indonesia (TTI) Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian membuka Gelar Pangan Murah diberbagai tempat.


"TTI hadir diberbagai tempat untuk memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau dan berkualitas," kata Kepala BKP Agung Hendriadi beberapa hari lalu.


Menurut Agung, TTI bisa menjual dengan harga murah dan berkualitas, karena produknya didatangkan langsung oleh Gabungan Kelompok Tani.


"Kami potong matarantai distribusi pangan yang terlalu panjang, sehingga harganya bisa lebih murah," ujar Agung.

.

Apa yang dikatakan Agung dibuktikan dengan hadirnya TTI diberbagai tempat, belum lagi TTI Mobil dan tentu saja Toko Tani Indonesia Center (TTIC) yang menjual aneka pangan pokok dan strategis.


Misalnya hari ini, Kamis (10/5). Walaupun sebagai hari libur, namun TTI tetap operasional menjual bahan pangan pokok dan strategis, seperti dalam acara *Bazar Murah dan Santunan anak yatim* yang dipusatkan di

Lapangan Sempur Kaler, Bogor Jawa Barat.

.

Acara yang dibuka sejak jam 08.00 oleh Sekretaris Daerah Kota Bogor ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat sekitar.


Nampak TTI yang membuka stand dengan Mobil TTI kewalahan melayani pengunjung yang membludag.

.

"TTI hadir di tengah-tengah pemukiman seperti di kelurahan Sempur ini, untuk menyalurkan pangan murah langsung kepada masyarakat dengan harga terjangkau dan lebih rendah dari pasar. Hal ini juga dilakukan dalam upaya mengantisipasi kenaikan harga krn meningkatnya kebutuhan pangan menjelang bulan suci ramadhan dan menunjukkan kepada masyarakat, bahwa stok pangan tersedia." kata Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Riwantoro yang hadir dilokasi.


Sedangkan Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Syari mengatakan, Bazar murah bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat  membeli bahan pangan sesuai kebutuhan dengan harga murah dan berkualitas.

.

Ibu Neneng yang sengaja datang ke lokasi TTI sangat senang dengan adanya bazar ini.

"Kami sangat senang TTI juga ada di bazar ini, sehingga kami bisa membeli bahan pangan lebih murah dibanding kalau beli ditempat lainnya," ujarnya sambil menentang beras, minyak goreng dan telur.


TTI pada bazar pangan ini membawa sedikitnya, beras 500kg, minyak goreng 60 ltr,  gula pasir 100kg, bawang putih 60 kg, daging 250k

Adapun harga yang dijual TTI adalah : (1) Beras Rp. 8.500/kg; (2) Minyak goreng 11.000/ltr; (3) Gula pasir Rp. 12.000/kg; (4) Bawang putih Rp. 15.000/kg; (5) Daging Rp. 75.000/kg; (6) Telur Rp. 24.000/kg


"Hanya dalam tempo 4 jam daging, bawang putih, minyak goreng, telur dan beras sudah habis. Ini menunjukan masyarakat perlu bahan pangan murah berkualitas, dan TTI mencoba untuk merespon keinginan masyarakat tersebut," ujar Inti Pertiwi selaku Manager TTI.

Berita Terkait

  • Kepala BKP Kementan : Ketersediaan Pangan Cukup, Distribusi Perlu Pengawasan

    Memasuki hari pertama puasa, masyarakat tidak perlu khawatir dalam mencukupi kebutuhan pangannya, karena ketersediaan pangan cukup.

    "Sekali lagi saya katakan, masyarakat tidak perlu khawatir, karena ketersediaan pangan kita cukup, bahkan sampai pasca idulfitri 2018. Ini saya bicara berdasarkan data-data yang kami miliki," Kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, ketika menerima beberapa media di ruang kerjanya, Kamis (17/5).

    Agung menjelaskan bahwa, tugas Kementan menjaga produksi agar mampu memenuhi stok sesuai kebutuhan. Contohnya  kebutuhan beras setiap bul...

  • Kepala Badan Memantau Langsung Ketersediaan Pangan Strategis Menjelang HBKN 2018

    Kepala BKP mengungkapkan bahwa untuk memudahkan masyarakat membeli pangan murah berkualitas, Kementan Melalui Toko Tani Indonesia bekerja sama dengan PD. Pasar Jaya dan PT. Food Station melakukan Gelar Pangan Murah (GPM) di 235 Titik.

  • Pemerintah pastikan pasokan daging sapi/kerbau aman jelang puasa 2018

    Perjanjian kerjasama ini bertujuan untuk membantu memastikan ketersediaan bahan pokok khususnya komoditas daging sapi/kerbau, untuk membantu menstabilkan bahan pokok komoditi tersebut di wilayah provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dalam rangka menghadapi hari besar keagamaan nasional tahun 2018.