TTI Hadir di Pemukiman Warga

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 24 May, 2017

Views: 126

Ditengah semakin meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat, khususnya menjelang puasa Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri, kehadiran pasar murah yang digelar Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian melalui Toko Tani Indonesia (TTI) sangat dirasakan manfaatnya oleh warga teruma ibu-ibu rumah tangga. “Pasar murah dengan TTI ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan pangan saat ini, apalagi menjelang puasa beberapa hari lagi” kata ibu Ratna yang ditemui di pasar murah perumahan Pondok Bahar Permai Ciledung, Tangerang. Sejak pagi hari ketika TTI baru membuka pasar murah di Komplek Perumahan ini, animo warga untuk berbelanja terus meningkat, sehingga warga berharap pasar murah ini lebih sering lagi dilakukan. Menurut Bambang dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Beberapa komoditi pangan hanya dalam waktu beberapa jam sudah habis terjual. Komoditi yang dijual dan harga yang dipasarkan adalah : beras 300 kg @ Rp. 8.000,-. Gula 50 kg @ Rp. 12.500,-; bawang merah Brebes 28 kg @ Rp. 28.000,-; dan bawang merah besar 18 kg 2 Rp. 25.000,-. Selain itu juga dijual bawang putih 70 kg @ Rp. 35.000,- dan cabe merah 24 kg @ Rp. 24.000,-. “Melihat animo masyarakat yang sangat tinggi terhadap kehadiran TTI dengan pasar murahnya, pada hari-hari berikutnya, kami akan terus membuka pasar murah di lokasi ini, kata Bambang.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...