Toko Tani Indonesia (TTI) Hadir di CFD Sarinah Thamrin Jakarta

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 11 Jun, 2017

Views: 175

Jakarta (11 Juni 2017). Hampir disetiap even dimana Toko Tani Indonesia (TTI) menggelar bazar pangan murah berkualitas, selalu dipadati pengunjung. Misalnya pagi ini (11-6), di Kawasan Sarinah Thamrin Jakarta Pusat yang diberlakukan Car Free Day (CFD) warga Jakarta sudah antri berdesakan untuk berbelanja di TTI. "Luar biasa. Kami tidak menyangka animo warga Jakarta sangat antusias berbelanja di TTI pagi ini. Belum kami buka saja mereka sudah antri berdesakan seperti ini," kata Riwantoro, Kepala Pusat Distribusi Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian. Dalam keterangannya kepada pers, Riwantoro menjelaskan, bahwa tujuan TTI Kementerian Pertanian ikut hadir diberbagai even bazar, selain memudahkan warga mendapatkan pangan murah berkualitas, juga untuk berkontribusi menstabilkan harga pangan, khususnya menjelang puasa sampai lebaran idul fitri nanti. "Alhamdullilah. Dalam bulan ramadhan ini, harga pangan relatif stabil tidak bergejolak seperti bulan puasa tahun-tahun lalu, sehingga warga bisa memenuhi kebutuhan pangannya dengan mudah dan murah," jelasnya. Harga pangan yang dijual TTI memang lebih murah dibanding yang dijual dipasaran. Beberapa komoditi yang dijual adalah : Beras 7.900/kg; Bw Merah Besar 22.000/kg; Bw Merah Brebes 25.000/kg; Cabe Merah Keriting 25.000/kg; Bawang putih 25.000/kg; Gula pasir 12.500/kg; Minyak goreng 11.000/Ltr; Telur ayam 18.000/kg; Daging Sapi beku 75.000/kg; Daging Kerbau 70.000/kg dan Daging ayam 30.000/ekor.

Warga dan Petani Senang Sejak memasuki awal Ramadhan hingga menjelang lebaran idul fitri 2017, TTI hadir melakukan bazar diberbagai lokasi, terutama diwilayah pemukiman warga dan berbagai even lainnya. Kehadiran TTI inipun diterima warga dengan senang. "Berolahraga sambil berbelanja seru juga rasanya. Yah... mumpung ada bazar pangan murah lumayan juga untuk berhemat," kata ibu Ruli sambil menenteng kemasan beras TTI 5 kg seharga Rp. 7.900,- Sedangkan ibu Ema dari Cisauk Tangerang yang hadir di CFD mengharapkan TTI agar sering2 mengadakan bazar. "Saya sangat senang adanya bazar ini. Kami sebagai warga berharap bazar pangan murah seperti ini lebih sering diadakan, karena manfaatnya sangat dirasakan," jelasnya. Sebenarnya yang menikmati dan senang dengan kehadiran TTI tidak hanya warga yang berbelanja dengan harga murah, tetapi para petani pun merasa senang, karena adanya jaminan pemasaran dan harga penjualan yang menguntungkan.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...