Toko Tani Indonesia (TTI) Hadir di CFD Sarinah Thamrin Jakarta

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 11 Jun, 2017

Views: 146

Jakarta (11 Juni 2017). Hampir disetiap even dimana Toko Tani Indonesia (TTI) menggelar bazar pangan murah berkualitas, selalu dipadati pengunjung. Misalnya pagi ini (11-6), di Kawasan Sarinah Thamrin Jakarta Pusat yang diberlakukan Car Free Day (CFD) warga Jakarta sudah antri berdesakan untuk berbelanja di TTI. "Luar biasa. Kami tidak menyangka animo warga Jakarta sangat antusias berbelanja di TTI pagi ini. Belum kami buka saja mereka sudah antri berdesakan seperti ini," kata Riwantoro, Kepala Pusat Distribusi Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian. Dalam keterangannya kepada pers, Riwantoro menjelaskan, bahwa tujuan TTI Kementerian Pertanian ikut hadir diberbagai even bazar, selain memudahkan warga mendapatkan pangan murah berkualitas, juga untuk berkontribusi menstabilkan harga pangan, khususnya menjelang puasa sampai lebaran idul fitri nanti. "Alhamdullilah. Dalam bulan ramadhan ini, harga pangan relatif stabil tidak bergejolak seperti bulan puasa tahun-tahun lalu, sehingga warga bisa memenuhi kebutuhan pangannya dengan mudah dan murah," jelasnya. Harga pangan yang dijual TTI memang lebih murah dibanding yang dijual dipasaran. Beberapa komoditi yang dijual adalah : Beras 7.900/kg; Bw Merah Besar 22.000/kg; Bw Merah Brebes 25.000/kg; Cabe Merah Keriting 25.000/kg; Bawang putih 25.000/kg; Gula pasir 12.500/kg; Minyak goreng 11.000/Ltr; Telur ayam 18.000/kg; Daging Sapi beku 75.000/kg; Daging Kerbau 70.000/kg dan Daging ayam 30.000/ekor.

Warga dan Petani Senang Sejak memasuki awal Ramadhan hingga menjelang lebaran idul fitri 2017, TTI hadir melakukan bazar diberbagai lokasi, terutama diwilayah pemukiman warga dan berbagai even lainnya. Kehadiran TTI inipun diterima warga dengan senang. "Berolahraga sambil berbelanja seru juga rasanya. Yah... mumpung ada bazar pangan murah lumayan juga untuk berhemat," kata ibu Ruli sambil menenteng kemasan beras TTI 5 kg seharga Rp. 7.900,- Sedangkan ibu Ema dari Cisauk Tangerang yang hadir di CFD mengharapkan TTI agar sering2 mengadakan bazar. "Saya sangat senang adanya bazar ini. Kami sebagai warga berharap bazar pangan murah seperti ini lebih sering diadakan, karena manfaatnya sangat dirasakan," jelasnya. Sebenarnya yang menikmati dan senang dengan kehadiran TTI tidak hanya warga yang berbelanja dengan harga murah, tetapi para petani pun merasa senang, karena adanya jaminan pemasaran dan harga penjualan yang menguntungkan.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...