Tim Sergap Serap 3.295 Ton Beras di Jateng

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 23 Jun, 2018

Views: 1118

Pasca cuti Idul Fitri 2018, Tim Sergap di Jawa Tengah yang dipimpin Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP Kementerian Pertanian, Riwantoro, Jumat (22/6) turun langsung untuk mendorong realisasi pengadaan gabah/beras, dan berhasil menyerap 3.295 ton beras melalui Perum Bulog Subdivre Semarang dan Pati.


_“Di masa percepatan ini sudah bukan waktunya lagi diskusi, tapi kerja-Sergap-siap.“_ Ujar Riwantoro saat menyaksikan penandatanganan order pembelian Bulog di dua wilayah tersebut.


Lebih lanjut Riwantoro mengatakan, tahun 2018 ini Jawa Tengah memiliki target sebesar 362 ribu ton beras. Dari target Januari – Juni sebanyak 300 ribu ton, baru dicapai 112 ribu ton atau sekitar 37%. Sedangkan untuk Juni, produksi beras Jawa Tengah diperkirakan mencapai 800 ribu ton, sehingga Sergap di Jawa Tengah bulan ini berpotensi 77 ribu ton atau rata-rata sekitar 2.500 ton setara beras per hari.


Beberapa daerah dengan potensi serapan harian terbesar bulan Juni 2018 yaitu Grobogan (350 ton), Sragen (300 ton), Pati (270 ton), Demak (250 ton), dan Blora (200 ton).


Riwantoro berharap sinergi Kementerian Pertanian, Perum Bulog, jajaran TNI, Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten, dan elemen lainnya dapat terus ditindaklanjuti baik di Subdivre Pekalongan maupun Banyumas.


Kepala Sub Divre Bulog Semarang, Gatot Endro menyampaikan, akan mengupayakan agar target bisa tercapai sebelum September 2018.


_"Kami mohon dukungan seluruh pihak baik internal Bulog maupun eksternal untuk mendukung pencapaian target, sehingga bisa dicapai sebelum bulan September 2018."_


Di tempat terpisah, Kepala Sub Divre Bulog Pati, M. Taufik menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan petani, Gapoktan, dan mitra kerja Bulog, serta Tim Sergap.


_"Kami ucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak khususnya yang sudah hadir di tempat ini."_  ujar M. Taufik.  


Menurut M. Taufik, dalam rangka percepatan Sergap, gudang Bulog akan tetap buka pada hari Sabtu dan Minggu.


Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Demak, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pati, perwakilan Kodim setempat, dan BPTP Jawa Tengah.

Berita Terkait

  • BKP Kementan Kembangkan Industri Pangan Berbasis Tepung Lokal

    Untuk dapat menyediakan tepung berbasis pangan lokal yang dibutuhkan industri pangan,  Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian terus memantapkan persiapan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL), dengan mengundang sejumlah pakar dari berbagai perguruan tinggi.

    Menurut Kepala BKP Agung Hendriadi, kegiatan PIPL  diarahkan untuk memproduksi tepung berbasis pangan lokal guna menyediakan bahan baku alternatif bagi industri olahan pangan.

    "Kami akan memproduksi tepung berbasis pangan lokal dengan kualitas yg baik untuk mendukung industri pangan dalam negeri," jelas Agung dalam pertemuan...

  • Kepala BKP Kementan Dorong Bulog dan Perpadi Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta Serap Gabah Petani

    Untuk meningkatkan genyerapan gabah/beras petani (Sergap), Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sergap di wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta di Kota Yogyakarta, Sabtu (9/2/2019).

    Dalam penjelasannya, Agung memperkirakan produksi beras tahun 2019 sangat besar, yaitu mencapai 32,5 juta ton, sedangkan konsumsi masyarakat 111,5 Kg/Kap/Th atau 29,5 juta ton, sehingga akan terjadi surplus sebesar 3 juta ton beras.

    “Tahun ini kita akan surplus, semoga peluang bisnisnya bisa dimanfaatkan BULOG untuk ekspor karena c...

  • Tim Sergap Lampung Kejar Target Serapan 81.358

    Upaya peningkatan serapan gabah/beras petani (Sergap) terus dilakukan. Provinsi Lampung sebagai salah satu dari 12 provinsi sentra produksi beras  memiliki target yang cukup besar untuk dicapai, yakni 81.358 ton hingga Maret 2019. Dalam rapat koordinasi di kantor divre Bulog Lampung, Kamis (7/2) pagi, telah dibahas berbagai kendala dan strategi pencapaian target.

    Upaya mengejar pencapaian target sangat penting, mengingat serapan baru mencapai 157 ton atau sekitar 15,38% dari target di Januari.

    Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertani...