Tim Serap Gabah Kalsel Optimis Mampu Memenuhi Target Yang Ditetapkan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 06 Feb, 2019

Views: 642

Tim Serap Gabah/beras petani (Sergap) Provinsi Kalimantan Selatan optimis serapan gabah/beras petani (Sergap) Januari - Maret 2019 sebesar 22.510 ton akan tercapai. Demikian salah satu hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Sergap yang dilakukan di Kantor Divre Bulog Kalimantan Selatan (Kalsel), di Banjarmasin, Rabu (6/2/2019).


Kepala Pusat distribusi dan Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) Risfaheri mengatakan, pihaknya optimis target akan dapat dicapai, mengingat di Kalsel terdapat 2 Unit Pengolah Gabah dan Beras (UPGB), sehingga bulog akan lebih mudah dan leluasa melakukan pembelian.


"Di Kalsel ini ada UPGB. Ini tentu sangat memudahkan bagi mitra bulog untuk menjual gabah atau beras, bulog pun bisa membelinya baik dalam bentuk gabah maupun beras," kata Risfaheri.


Risfaheri juga menjelaskan bahwa data-data potensi daerah yang akan panen sudah dipetakan dengan jelas.


"Estimasi produksi, luas areal dan waktu panen sudah kami buat tidak hanya per kabupaten, tetapi sampai kecamatan, sehingga dapat diketahui pertanaman mana saja yang akan panen dan siap diserap. Ini tentu memudahkan untuk melakukan penyerapan, dan semua pihak diharapkan bisa lebih proaktif," ujarnya.


Kadivre Bulog Kalsel Ahmad Kholison mengatakan, pihaknya optimis target serapan gabah sampai Maret akan tercapai.


"Kami telah membentuk satuan kerja bulog yang siap diterjunkan untuk melakukan pembelian gabah/beras milik mitra. Kami akan proaktif, sehingga target sampai Maret akan tercapai, bahkan kami optimis sampai Desember 2019 nanti akan terpenuhi," ujar Ahmad Kholison.


Kol. Infantri Rahmat Zulkarnaen dari Staf Mabes TNI AD mengatakan pihaknya tidak hanya siap mendampingi tetapi juga optimis target serapan akan tercapai.


"Kami akan melakukan pendampingan dan memotivasi Bulog untuk menyerap gabah petani, dan petani juga mau menjual gabahnya ke Bulog, sehingga target yang sudah ditetapkan bisa tercapai," ujar Rahmat Zulkarnaen.


Rakor dihadiri Danrem Kalsel, Dandim Sekalsel,  Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pertanian, Perpadi dan Mitra Pengadaan Bulog.

Berita Terkait

  • TTI Kementan Gelar Operasi Pasar Bawang Merah dan Bawang Putih Pada 46 Titik di Jakarta

    Jakarta (12/04) - Dalam rangka stabilisasi harga bahan pangan pokok, khususnya meredam harga bawang merah dan bawang putih yang cenderung meningkat sejak awal Maret lalu, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar selama 5 hari (12 – 16 April 2019)  di beberapa titik wilayah Jakarta.

    "Operasi pasar ini perlu kami lakukan, karena melihat ada kecenderungan harga bawang merah dan bawang putih yang meningkat. Melalui operasi pasar,  diharapkan harga bisa stabil dan kembali normal," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian  (Kementan) Agung Hendriadi saat m...

  • Kepala BKP Kementan Genjot Serapan Gabah Petani Wilayah Jawa Timur

    "Kita semua mempunyai misi besar untuk mewujudkan ketahanan pangan.  Pertama dari aspek ketersediaan, kedua aspek keterjangkauan, dan ketiga adalah stabilisasi harga dan pasokan," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi saat rapat koordinasi Serap Gabah Petani (Sergap) di Kantor Subdivre Jember, Bondowoso. Selasa (9/4/2019).

    Untuk mendorong percepatan sergap, Agung yang didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto, berkeliling ke wilayah Jember sampai Bondowoso untuk memantau sergap dan harga yang terjadi di lapanga...

  • Menteri Pertanian Minta Bulog Cegah Anjloknya Harga Gabah

    Saat ini beberapa daerah sentra produksi beras sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil kerja kerasnya. Oleh karena itu tugas dari Pemerintah dalam hal ini Bulog agar secepatnya melakukan penyerapan agar harga tidak anjlok. Menyikapi hal tersebut, Menteri Pertanian meminta Bulog secepatnya menyerap gabah petani.

    "Harga gabah tidak boleh dibawah Rp.4.070. Itu perintah Presiden," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat panen raya padi seluas 150 hektar di desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu Jawa  Barat, Kamis (4/4/2019).

    Indramayu merupakan salah sat...