Surplus Beras, Pandeglang Siap Pasok Daerah Lain

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 19 Mar, 2018

Views: 330

Kabupaten Pandeglang menyelenggarakan rapat koordinasi (Rakor) serapan gabah petani (Sergab) bersama lembaga/instansi terkait (1/02).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, perwakilan Korem, Kodim, divre dan subdivre Bulog Pandeglang, Kepala BPTP Provinsi Banten , Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, dan Perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten dan SKPD Kabupaten Pandeglang terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Pandeglang Irna Narulita menyampaikan bahwa Pandeglang merupakan sentra pangan di Provinsi Banten, sehingga wilayah nya tidak pernah kekurangan pangan, bahkan bisa ekspor ke daerah lain.

"Pandeglang selalu surplus, bahkan ekspor ke Jakarta dan Jawa Barat, tentunya turut meningkatkan kesejahteraan petani" tambah nya.

Begitu pula dengan paparan strategi Sergab yang disampaikan oleh Kepala BKP Agung Hendriadi bahwa pemerintah telah menugaskan Bulog untuk melakukan upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan dengan menyerap gabah/beras petani sehingga pada bulan Februari hingga Maret 2018 diharapkan dapat menyerap minimal 7% melalui skema fleksibilitas dan Gabah Luar Kualitas.

"Dengan strategi ini kami yakin dari target 3,7 juta ton, pada semester pertama Bulog akan mampu menyerap hingga 2,2 juta ton." ujar Agung.

Hal ini mendapat sambutan positif dari TNI dan Bulog, sehingga dengan sinergitas seperti ini optimis dapat menyerap hasil panen petani yang melimpah dan harga pun tetap terjaga stabil.

Disampaikan lebih lanjut oleh Bupati bahwa Pemerintah Daerah siap memberikan dukungan penuh demi peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat. Oleh sebab itu, beliau memerintahkan seluruh jajarannya untuk lebih giat berkoordinasi dengan lembaga/instansi terkait.

Operasi Sergap ini juga akan dilaksanakan di daerah lain khususnya di sentra produksi padi hingga akhir masa panen raya 2018 oleh Kementerian Pertanian, TNI, Bulog, dan Pemerintah Daerah.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...