Stok dan Harga Pangan Aman Terkendali di Kalimantan Barat

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 18 Dec, 2017

Views: 261

Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Barat, Abdul Manaf, menjamin stok dan pasokan pangan strategis di wilayahnya aman dan harga terkendali. Hal ini di sampaikan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) pengamanan stabilisasi harga dan pasokan pangan jelang HBKN di Pontianak (18/12). "Dengan kondisi amannya stok dan pasokan pangan di Kalbar, kita tetap harus waspada terhadap potensi timbulnya masalah. Ada beberapa komoditas yang perlu penanganan khusus seperti telur, daging ayam dan daging sapi namun kami sudah mendapat jaminan pasokan dari asosiasi" ujar nya. Ia juga menegaskan, agar seluruh komponen masyarakat baik itu produsen maupun pedagang wajib mewujudkan kecukupan pangan bagi masyarakat. "Jangan ada pihak yang memanfaatkan momen ini untuk meraup keuntungan banyak dengan menaikkan harga." lanjutnya. Sebagai daerah perbatasan, Provinsi Kalimantan Barat merupakan prioritas untuk penanganan keamanan pangan. "Kalbar sebagai pintu masuk membutuhkan laboratorium keamanan pangan, hal ini harus menjadi prioritas pemerintah pusat" tambahnya. Dalam Rakor ini, Perwakilan BKP Kementerian Pertanian Kepala Bidang Konsumsi Pangan Yuliva menyatakan setelah memperhitungkan kondisi ketersediaan pangan nasional, Kementerian Pertanian menjamin bahwa stok pangan menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 secara umum aman, bahkan terhitung surplus. "Pemerintah akan terus memantau harga pangan strategis baik ditingkat pedagang maupun produsen, agar menumbuhkan rasa aman bagi masyarakat", ujarnya. Sedangkan wakil Dinas Perindag Provinsi Kalimantan Barat, yang diwakili oleh Kepala Bidang Perdagangan Dalam dan Perlindungan konsumen, menghimbau agar pelaku usaha tidak memanfaatkan momen HBKN untuk melakukan spekulasi dengan menjual harga diatas kewajaran. "Jika diperlukan, Disperindag juga akan melakukan operasi pasar bekerjasama dengan Bulog" tegasnya Data dari Dinas Perindag Provinsi Kalimantan Barat menyebutkan bahwa kisaran harga komoditas pangan tingkat pedagang pengecer di Kota Pontianak beras Rp. 11.500-Rp. 13.500, gula pasir lokal Rp. 12.384/kg, minyak goreng Rp. 12.000/liter, bawang merah Rp 24.462/kg, bawang putih Rp 19.137/kg, daging ayam Rp. 25.137/kg, daging sapi Rp. 125.356/kg, telur ayam ras Rp 22.232/kg, dan cabe merah keriting Rp 45.041/kg. Sementara itu Kepala Divre Bulog Kalbar, Sabarudin menegaskan bahwa stok beras di Bulog sampai dengan saat ini 11 ribu ton. Stok ini diperhitungkan cukup untuk 3,5 bulan ke depan. "Stok ini masih akan terus bertambah seiring dengan panen di sejumlah wilayah", demikian tegasnya. Hasil pemantauan di Pasar Flamboyan harga bahan pangan relatif stabil. Telur ayam sekitar Rp. 21.000/kg, daging ayam Rp. 26.000/kg, bawang merah Rp. 24.000/kg, gula pasir Rp. 12.000/kg, cabe keriting Rp. 40.000/kg. Ketua Satgas Pangan, AKBP Mahyudi Nazriansyah, pada saat pembukaan bazar murah menegaskan akan mendukung ketahanan pangan dan berkomitmen berkomitmen untuk memantau harga bahan pokok dan memastikan harga stabil "Saya berharap masyarakat memberikan informasi jika ada pedagang yang berbuat nakal melakukan penimbunan, kami akan menindak secara tegas" harap Mahyudi.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...