Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Badan Ketahanan Pangan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 03 Sep, 2013

Views: 227

Dalam rangka untuk meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah terhadap Sistem Pengendalian Intern (SPIP) pada Satuan Kerja (Satker) Lingkup Badan Ketahanan Pangan (Pusat dan Daerah), telah diselenggarakan Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) untuk Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan pada tanggal 28 – 30 Agustus 2013, bertempat di Hotel Royal Safari Garden Cisarua-Bogor.

Pertemuan diawali dengan laporan panitia Sosialisasi SPIP Badan Ketahanan Pangan yang disampaikan oleh Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian dan dilanjutkan dengan sambutan dan arahan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian sekaligus membuka pertemuan tersebut.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi maupun yang diwakili oleh Sekretaris Badan, serta Sekretaris Badan dan Kepala Pusat, Pejabat Eselon III dan IV, PPK Lingkup  Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian,

Dalam arahan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, disampaikan agar  seluruh satker lingkup Badan Ketahanan Pangan (Provinsi)  dapat melaksanakan Sistem Pengendalian Intern (SPI) dilingkungan satuan kerjanya dengan sebaik-baiknya sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008.  Selama ini pelaksanaan SPI belum berjalan seperti yang diharapkan, karena masih terdapat kelemahan, yaitu Badan/Kantor/Unit Kerja Ketahanan Pangan Provinsi dan Kabupaten/Kota banyak yang belum membentuk Tim Satlak-Pengendalian Intern (Tim Satlak-PI).  Keberadaan Tim Satlak Pengendalian Intern ini mempunyai peran yang sangat penting  membantu tugas pimpinan dalam mengurangi terjadinya berbagai bentuk penyimpangan dan korupsi terhadap pengelolaan keuangan Negara.

Sebagai bentuk untuk memberikan pemahaman SPI kepada para peserta, disampaikan materi SPI Kementerian Pertanian oleh Inspektur Jenderal dan Inspektur II dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian. Selain itu, untuk menyamakan persepsi terhadap pelaksanaan SPI Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan, khususnya pelaksanaan kegiatan strategis Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, telah disusun templated kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) yang dipandu oleh Instruktur dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian. Temlated SPI kegiatan P2KP ini nantinya akan dijadikan sebagai acuan untuk penyempurnaan SPI untuk kegiatan strategis lainnya seperti Desa Mandiri Pangan, Penguatan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM), dan Lumbung Pangan Masyarakat (LPM).

Berita Terkait

  • TTI Kementan Gelar Operasi Pasar Bawang Merah dan Bawang Putih Pada 46 Titik di Jakarta

    Jakarta (12/04) - Dalam rangka stabilisasi harga bahan pangan pokok, khususnya meredam harga bawang merah dan bawang putih yang cenderung meningkat sejak awal Maret lalu, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar selama 5 hari (12 – 16 April 2019)  di beberapa titik wilayah Jakarta.

    "Operasi pasar ini perlu kami lakukan, karena melihat ada kecenderungan harga bawang merah dan bawang putih yang meningkat. Melalui operasi pasar,  diharapkan harga bisa stabil dan kembali normal," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian  (Kementan) Agung Hendriadi saat m...

  • Kepala BKP Kementan Genjot Serapan Gabah Petani Wilayah Jawa Timur

    "Kita semua mempunyai misi besar untuk mewujudkan ketahanan pangan.  Pertama dari aspek ketersediaan, kedua aspek keterjangkauan, dan ketiga adalah stabilisasi harga dan pasokan," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi saat rapat koordinasi Serap Gabah Petani (Sergap) di Kantor Subdivre Jember, Bondowoso. Selasa (9/4/2019).

    Untuk mendorong percepatan sergap, Agung yang didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto, berkeliling ke wilayah Jember sampai Bondowoso untuk memantau sergap dan harga yang terjadi di lapanga...

  • Menteri Pertanian Minta Bulog Cegah Anjloknya Harga Gabah

    Saat ini beberapa daerah sentra produksi beras sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil kerja kerasnya. Oleh karena itu tugas dari Pemerintah dalam hal ini Bulog agar secepatnya melakukan penyerapan agar harga tidak anjlok. Menyikapi hal tersebut, Menteri Pertanian meminta Bulog secepatnya menyerap gabah petani.

    "Harga gabah tidak boleh dibawah Rp.4.070. Itu perintah Presiden," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat panen raya padi seluas 150 hektar di desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu Jawa  Barat, Kamis (4/4/2019).

    Indramayu merupakan salah sat...