Sergap, Untuk Melindungi dan Meningkatkan Kesejahteraan Petani

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 19 Mar, 2018

Views: 247

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi mengatakan, pihaknya berharap kegiatan serap gabah (sergap), sebagai salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk melindungi dan meningkatkan kesejahteraan petani benar-benar dilakukan dengan baik.

"Petani yang sudah bekerja keras jangan disakiti, dengan membiarkan gabah yang dipanen harganya anjlok. Kita harus hadir untuk membela dan membantu petani, agar petani mendapat keuntungan dari usahanya. Ini harus kita lakukan," ujar Agung dalam rapat koordinasi sergab dikantor Bupati Pandeglang, Kamis (1/2).

Senada dengan Agung, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengharapkan agar nasib dan kesejahteraan petani diperhatikan. "Petani adalah pahlawan yang sebenar-benarnya. Karena mereka inilah penyedia pangan masyarakat. Jadi, petani itu pahlawan pangan yang harus dilindungi," ujar Irna.

Dalam meningkatkan produksi padi, menurut Irna, sangat tergantung dari keseriusan para petani dan juga dorongan dari Pemerintah Pusat dan Daerah. "Oleh sebab itu petani harus diapresiasi karena sejauh ini terus bekerja meningkatkan produksi padi ditingkat nasional," kata Irna.

"Salah satu bentuk apresiasi itu adalah dengan serap gabah oleh Badan Urusan Logistik (Bulog)," tambahnya.

Dalam bagian lain Agung menjelaskan bahwa, melalui rakor pangan ini diharapkan Bulog dapat bergerak cepat untuk menyerap gabah petani yang sudah mulai memasuki panen raya.

"Kita tidak cukup hanya berbicara produksi, tapi tata niaga ini juga harus dipikirkan untuk kecukupan pangan, bahkan menuju ekspor," tegas Agung.

"Jika tata niaga dapat dikelola dengan baik, saya yakin ketersediaan dan stok pangan selalu terpenuhi" tandasnya.

Agung menambahkan, peningkatan produksi padi di tingkat nasional cukup tinggi. Hal ini tentu tidak terlepas dari peran serta Kabupaten Pandeglang dan seluruh komponen di Provinsi Banten yang telah bekerja dengan baik. "Kita terus berupaya untuk menambah luas tanam untuk peningkatan produksi padi," ucap Agung.

 Hadir dalam rakor ini Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan pangan BKP Riwantoro, Wakadivre Bulog Banten Kusmiawan, Kadis Pertanian Provinsi Banten Agus M. Tauchid, Sekda Pandeglang Fery Hasanudin, Asda Ekbang Indah Dinarsiani, Kadis Pertanian Pandeglang Budi S Januardi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Propinsi Banten Moh Amri, wakil dari Kodim dan Korem Pandeglang.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...