Serap Gabah Petani, Bulog Harus Gerak Cepat

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 19 Mar, 2018

Views: 220

Dalam rangkaian safari serapan gabah petani (sergab) di Jawa Tengah, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi hari ini, Kamis (1/3) berlanjut ke Sragen, Karang Anyar dan Klaten.

Sebagai daerah sentra produksi yang sedang panen raya pada ketiga kabupaten ini ditemukan harga gabah kering panen (GKP) pada kisaran Rp.4.300 - Rp.4.400 per kilo gram, tepat nya di Desa Duyungan, Kec. Sidoharjo, Kab. Sragen dan juga di Desa Suruh, Kec. Tasik Madu, Kab. Karang Anyar serta Desa Balak, Kec. Cawas, Kab. Klaten.

"Ini adalah saat yang tepat untuk menyerap gabah petani, sebagai upaya pengendalian harga, jangan sampai harga jatuh" ujar Agung saat menyaksikan transaksi serap gabah antara petani, TNI, perwakilan Bulog dan BRI serta jajaran terkait.

Menurutnya, momentum ini jangan sampai terlewat karena gabah melimpah dan harga sedang bagus. "Kita harus gerak cepat untuk mengisi gudang Bulog sebagai cadangan beras pemerintah" tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini Bulog dibantu TNI dalam meningkatkan serapan gabah serta pendanaan dari BRI. "Di lapangan Babinsa membantu melihat kondisi daerah yang panen, dan bisa langsung beli, Bulog tinggal menerima" tegas nya.

Senada dengan Agung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah Suryo Banendro pun mengungkapkan bahwa sergab harus dilakukan intensif pada saat panen raya ini karena ke depan harga akan terus berfluktuasi.

"Ini kita jaga harga jangan sampai jatuh, segerakan di serap" ujarnya.

Terkait bencana banjir yang banyak terjadi di Jawa Tengah, menurut nya tidak berpengaruh pada lokasi sentra produksi yang tengah panen. "Banjir tidak di lokasi panen, jadi sejauh ini aman" ungkap nya.

Selain Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, turut hadir Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan BKP, TNI (Dandim), wakil Bulog dan BRI dan Kepala Dinas Pangan Kabupaten.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...