Rapat Koordinasi Tim Upsus Swasembada Padi, Jagung, Dan Kedele Provinsi NTB

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 30 Mar, 2015

Views: 134

Dalam rangka evaluasi pelaksanaan UPSUS Swasembada Padi, Jagung dan Kedele di Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah dilaksanakan rapat koordinasi pada tanggal 26 Maret 2015 bertempat di Korem 162 Wira Bhakti NTB. Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Danrem 162 Wira Bhakti, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian TPH Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala BKP Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala Bakorluh Provinsi dan Bapeluh Kabupaten/Kota, BPTP, BPSB, Dandim Se-NTB, BPS, BULOG Divre NTB, Perwakilan Pupuk Kaltim, Disperindag, Univ. Mataram, BMKG, Kejaksaan Tinggi, Polda, dan Tim UPSUS Pusat. Dalam Rapat Koordinasi disampaikan capaian kinerja UPUS Provinsi NTB secara nasional oleh Sekretaris Badan Ketahanan Pangan (Kementerian Pertanian), Laporan Pengawalan dan Pendampingan UPSUS Swasembada Pangan di wilayah Kodim oleh Dandim Tingkat Kabupaten/Kota (Sumbawa, Lombok Timur, Bima, Lombok Barat, dan Dompu), serta diskusi dan tanya jawab dengan para peserta membahas permasalah yang terjadi dilapangan dan upaya tindak lanjut yang harus segara dilakukan bersama stakeholders terkait. Dengan adanya rapat koordinasi tersebut diharapkan permasalahan dilapangan dapat diminimalisis sehingga pelaksanaan UPSUS PJK di Provinsi NTB dapat berjalan lancar. 

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...