RAKOR PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBANGUNAN KETAHANAN PANGAN TAHUN 2017

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 05 Jan, 2017

Views: 297

Jakarta, 5 Januari 2017, sebagai tindak lanjut dari pertemuan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2017, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menyelenggarakan Rapat Koordinasi Program dan Kegiatan Pembangunan Ketahanan Pangan Tahun 2017 pada tanggal 4 Januari 2017 bertempat di Hotel Bidakara, Jakarta. Tujuan pertemuan ini dalam rangka mempersiapkan langkah operasional pelaksanaan program/kegiatan ketahanan pangan tahun 2017. Pertemuan dihadiri oleh Menteri Pertanian, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kepala Badan Litbang Pertanian, Dirjen Hortikultura, Dirjen Peternakan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi dan Kabupaten, Tim Penggerak PKK Pusat dan Provinsi, Sekretaris Badan, Kepala Pusat, dan Kepala Bagian/Bidang Lingkup Badan Ketahanan Pangan. Rakor diawali dengan arahan Menteri Pertanian, selesai memberikan arahan Menteri Pertanian menyempatkan untuk tanya jawab dengan Tim Penggerak PKK sebagai pelaku dalam kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Sekretaris Badan dan Kepala Pusat Lingkup Badan Ketahanan pangan. Tahun 2017, Badan Ketahanan Pangan fokus pada dua kegiatan prioritas, yakni Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) melalui Toko Tani Infonesia (TTI). Pelaksanaan kegiatan PUPM Tahun 2017 dengan sasaran baru di 7 (tujuh) Provinsi, yakni Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat dengan target Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM) sebanyak 406 untuk memasok 1.000 TTI yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Komoditi yang dipasok, yakni beras, cabe dan bawang merah. Sedangkan LUPM lanjutan sebanyak494 Gapoktan hanya diberikan dalam bentuk dana operasional. Sementara kegiatan yang tidak kalah pentingnya, yakni Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dilaksanakan sebagai upaya mendukung gerakan tanam cabe dan pemenuhan gizi keluarga melalui pemanfaatan potensi sumber pangan lainnya, seperti sayuran, dan pangan hewani. Pada tahun 2017, sasaran kegiatan KRPL sebanyak 1.671 kelompok wanita/desa di 315 Kabupaten/Kota. Tahun 2017 Gerakan Tanam Cabai di KRPL akan bekerjasama dengan ibu-ibu PKK se-Indonesia.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...