RAKOR PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBANGUNAN KETAHANAN PANGAN TAHUN 2017

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 05 Jan, 2017

Views: 394

Jakarta, 5 Januari 2017, sebagai tindak lanjut dari pertemuan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian Tahun 2017, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menyelenggarakan Rapat Koordinasi Program dan Kegiatan Pembangunan Ketahanan Pangan Tahun 2017 pada tanggal 4 Januari 2017 bertempat di Hotel Bidakara, Jakarta. Tujuan pertemuan ini dalam rangka mempersiapkan langkah operasional pelaksanaan program/kegiatan ketahanan pangan tahun 2017. Pertemuan dihadiri oleh Menteri Pertanian, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kepala Badan Litbang Pertanian, Dirjen Hortikultura, Dirjen Peternakan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi dan Kabupaten, Tim Penggerak PKK Pusat dan Provinsi, Sekretaris Badan, Kepala Pusat, dan Kepala Bagian/Bidang Lingkup Badan Ketahanan Pangan. Rakor diawali dengan arahan Menteri Pertanian, selesai memberikan arahan Menteri Pertanian menyempatkan untuk tanya jawab dengan Tim Penggerak PKK sebagai pelaku dalam kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Sekretaris Badan dan Kepala Pusat Lingkup Badan Ketahanan pangan. Tahun 2017, Badan Ketahanan Pangan fokus pada dua kegiatan prioritas, yakni Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) melalui Toko Tani Infonesia (TTI). Pelaksanaan kegiatan PUPM Tahun 2017 dengan sasaran baru di 7 (tujuh) Provinsi, yakni Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat dengan target Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM) sebanyak 406 untuk memasok 1.000 TTI yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Komoditi yang dipasok, yakni beras, cabe dan bawang merah. Sedangkan LUPM lanjutan sebanyak494 Gapoktan hanya diberikan dalam bentuk dana operasional. Sementara kegiatan yang tidak kalah pentingnya, yakni Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dilaksanakan sebagai upaya mendukung gerakan tanam cabe dan pemenuhan gizi keluarga melalui pemanfaatan potensi sumber pangan lainnya, seperti sayuran, dan pangan hewani. Pada tahun 2017, sasaran kegiatan KRPL sebanyak 1.671 kelompok wanita/desa di 315 Kabupaten/Kota. Tahun 2017 Gerakan Tanam Cabai di KRPL akan bekerjasama dengan ibu-ibu PKK se-Indonesia.

Berita Terkait

  • Dorong Peningkatan Ekspor, Kementan Berperan Aktif dalam Codex Internasional

    Jakarta, Rabu (26/6). Peran Indonesia dalam perdagangan komoditas pangan internasional terus ditingkatkan. Hal ini diwujudkan dengan keterlibatan aktif Kementerian Pertanian beserta Kementerian/Lembaga lainnya dalam penyusunan dan pengembangan standar, pedoman, code of practice dan rekomendasi lain terkait keamanan dan mutu pangan hasil pertanian yang berlaku secara internasional dalam wadah Codex Alimentarius Commission (CAC), atau disingkat Codex.


    Dalam Rapat Komite Nasional Codex Indonesia ke-2 tahun 2019 yang digelar di Jakarta, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertani...

  • BKP Kementan Kembangkan Korporasi Usahatani Untuk Entaskan Kemiskinan dan Kerawanan Pangan

    Kegiatan Korporasi Usahatani (PKU) yang  dikembangkan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan kegiatan strategis untuk mengentaskan kemiskinan dan kerawanan pangan.


    "Masuknya kegiatan PKU di Desa Pagerharjo ini diharapkan akan mempercepat pengentasan kemiskinan dan kerawanan pangan di pedesaan," ujar Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan  BKP, Andriko Noto Susanto di Lokasi PKU di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta (23/06).


    Berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability ...

  • Kepala BKP Kementan : KRPL Harus Berkelanjutan!

    BALI - Untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga sejak tahun 2015 Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di seluruh Indonesia.


    "KRPL ini sangat strategis tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan rumah tangga," ujar Kepala BKP Agung Hendriadi, saat mengunjungi KRPL di Taro kecamatan Tegallalang, Gianyar Bali, Sabtu (22/6/2019).


    Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa keberlanjutan KRPL sangat penting, karena itu Kebun Bibit Desa (KBD) harus terus dikem...