Rakor Pangan Provinsi Maluku : Ketersediaan dan Harga Pangan Aman Terkendali

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 15 Jan, 2018

Views: 353

Ambon (14/12) – Untuk mengantisipasi terjadinya gejolak harga pangan pokok dan strategis, Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantauan dan pengendalian Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan menjelang HBKN Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Provinsi Maluku. Rakor dilaksanakan Kamis (14-12) 2017 di Kantor Gubernur Provinsi Maluku, dan dipimpin Wakil Gubernur. Peserta yang hadir adalah wakil dari Kementerian Pertanian (Kepala Bidang Ketersediaan Pangan BKP), Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Satgas Pangan Provinsi Maluku, Bulog, Polda, TNI, Bank Indonesia (BI), Balai POM, PT.Pelindo dan instansi terkait serta pelaku usaha pangan. Dalam keterangannya, Zeth Sahuburua, Wakil Gubernur Provinsi Maluku mengatakan bahwa stok dan harga pangan di Provinsi Maluku relatif aman dan terkendali dengan baik. "Secara umum, kondisi pasokan komoditas pangan pokok dan strategis, seperti beras, jagung, minyak goreng, telur ayam, gula pasir, bawang merah, cabai merah, daging sapi dan daging ayam dalam kondisi aman dan cukup tersedia untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," kata Zeth. Selain masalah pasokan yang cukup, harga komoditas pangan juga dipantau. "Kami juga melakukan pemantauan harga pangan, dan kondisinya relatif stabil," tambah Zeth. Berdasarkan data dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, kisaran harga komoditas pangan tingkat pedagang pengecer di Kota Ambon (13-12) untuk beras premium Rp 13.000 – 14.000/kg, beras medium Rp 12.000/kg, beras termurah Rp 10.000/kg. Sedangkan gula pasir lokal Rp 15.000/kg, minyak goreng Rp 14.000-15.000/liter, bawang merah Rp 28.000-30.000/kg, daging ayam Rp 32.000/kg, daging sapi Rp 100.000/kg, telur ayam ras Rp 1.800/butir, terigu Rp 10.000/kg dan cabe merah keriting Rp 20.000-25.000/kg. Sebagai upaya nyata yang akan dilakukan jajaran pemerintah Provinsi Maluku, untuk pengamanan stabilitas pasokan dan harga pangan, pada hari Jumat (15-12) akan dilakukan pemantauan langsung ke Pasar Mardika oleh tim Satgas Pangan Provinsi Maluku, dan perwakilan dari BKP Kementan. Selain itu, untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat berbelanja bahan pangan dengan harga terjangkau akan di gelar pasar murah pada hari Sabtu (16-12) di Desa Hutumuri, Kecamatan Lei Timur Selatan, Kota Ambon. Dalam gelar pasar murah ini Dinas Ketahanan Pangan akan membuka stand Toko Tani Indonesia yang akan menjual beras medium dengan harga Rp.8.000,-/kg. "Kami akan berikan kesempatan kepada masyarakat berbelanja di TTI dengan harga murah, terjangkau dan berkualitas," kata M.Z Sangadji, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku. Untuk keberlanjutan pengamanan stabilitasi pasokan dan harga pangan, khususnya untuk menjaga inflasi sampai akhir tahun, akan dilaksanakan Rakor setiap minggu yang melibatkan instansi teknis lingkup Provinsi Maluku.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...