Rakor HBKN 2017

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 29 Mar, 2017

Views: 506

Jakarta, Dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga bahan pangan pokok khususnya menjelang Hari Besar Keagamaaan, Kementerian Pertanian bersama Kementerian Perdagangan dan Perum Bulog mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Puasa dan Idul Fitri yang dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2017, di Ruang Pola Gedung A Kantor Pusat Kementerian Pertanian. Rakor dipimpin oleh Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan, dan dihadiri oleh Pejabat Eselon I dan II lingkup Kementerian Pertanian, Pejabat Eselon I dan II lingkup Kementerian Perdagangan dan Eselon I Perum Bulog. Hadir dari Badan Ketahanan Pangan adalah Plt. Kepala Badan Ketahanan Pangan, Sekretaris Badan Ketahanan Pangan, Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Kepala Pusat Penganekaragaman dan Konsumsi Pangan, Kepala Bagian Evaluasi dan Kepala Bidang Analisis Harga Pangan. Tujuan diadakannya Rakor adalah mengantisipasi ketersedian stok pangan dan upaya menstabilkan harga untuk kebutuhan sebelum sampai sesudah bulan puasa (Ramadhan). Hasil dari rakor sebagai berikut: (1) stok beras saat ini mencapai 1,9 juta ton, cukup untuk kebutuhan 8 bulan ke depan; (2) Bawang merah, harga saat ini cenderung turun, stoknya cukup. Bulog sudah memiliki gudang kapasitas 1.000 ton. Target bulan depan stok 1.000 ton sudah tersedia. Untuk mengantisipasi terjadinya gejolak harga perlu mempersiapkan bawang merah sebanyak 2.000 ton dan bawang putih sebanyak 1.000 ton; (3) Stok daging sapi saat ini yang dimiliki pemerintah mencapai 40 ribu ton. Kedepan pemerintah berencana akan menambah stok lagi mencapai 50 ribu ton. Sementara kebutuhan daging sapi untuk bulan Ramadhan hanya 30 ribu ton. Sehingga kebutuhan daging sapi menjelang HBKN relatif cukup aman. Harga daging sapi maksimal Rp 80.000/kg; (4) Harga cabai saat ini sudah menurun, penurunan harga cabai sebagai hasil dari program 3 bulan lalu yakni melakukan gerakan tanam cabai secara nasional. (5) Stok minyak goreng curah yang dimiliki pemerintah saat ini sebanyak 1 juta ton. Stok ini disiapkan ketika terjadi gejolak harga dan kekurangan pasokan. Upaya yang segera dilakukan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan dalam menjamin ketersediaan stok dan menstabilkan harga, yakni : (1) Menurunkan Tim ke lapangan dan mengundang dinas pertanian dan dinas perdagangan untuk membahas mengenai data stok dan perkembangan harga, sehingga Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan dapat mengantisipasi berapa jumlah stok yang ada di daerah-daerah. (2) Pemrintah Pusat mengatur dan menjamin sarana distribusinya, sehingga pasokan pangan cepat sampai ke pasar dengan tetap menjaga stabilitas harga.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...