Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 11 Mar, 2019

Views: 238

Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan), serta berangotakan Martati Amran Sulaiman (Kementerian Pertanian), Mulyani Syafruddin (Kementerian PAN-RB), Retno Setyowati Mardiasmo (Kementerian Keuangan), Peggy Kho Pik Hiang Lukita (Kementerian Perdagangan), Nanik Istumawati Hadi (Panglima TNI) serta Ambarwati Bambang (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan).

Kampung Hijrah akan dijadikan percontohan dan nantinya akan dikembangkan di daerah lain di Indonesia.

Kementerian Pertanian sebagai salah satu bagian dari anggota Bidang V, sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini yang dibuktikan dengan memberikan sejumlah bantuan ke Desa Margagiri, antara lain: dari Badan Ketahanan Pangan berupa paket kegiatan Kawasan rumah Pangan Lestari (KRPL) lengkap dengan kebun bibit, demplot serta pekarangan diawali untuk 71 rumah tangga.

Bantuan lain adalah 1.000 pohon manggis dan mangga serta benih tanaman dari Ditjen Hortikultura, 1.000 pohon mangga dari Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang; 1.500 bibit aneka sayuran, benih sayuran termasuk rak hidroponik serta paket 2.000 ayam beserta kandangnya. Selain itu juga 500 bibit tanaman obat keluarga dari Balitro Litbang Pertanian.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Semua kelihatan jadi subur dan hijau-hijau,” ujar Rugaiya  Wiranto ketika melihat Kebun Bibit Desa KRPL.

"Pekarangan penuh dengan tanaman dan terlihat hijau royo-royo berkat bantuan Menteri Pertanian," ujar Rugaiya.

"Tolong tanaman ini dipelihara biar lestari dan berkelanjutan," tambahnyaselaku ketua bidang V disela kunjungannya.

Menurut Rugaiya, melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Pandeglang Irna Narulita juga menyambut baik kegiatan optimalisasi pemanfaatan Pekarangan.

"Saya sangat setuju dengan kegiatan KRPL, apalagi dengan adanya kebun bibit, diharapkan dapat terjaga keberlanjutannya, karena bibit yang ada nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat akan merasakan manfaatnya,” ujar Irna Narulita.

"Kegiatan ini akan saya kembangkan terus di desa-desa lainnya di Pandeglang," pungkasnya.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...