Berita BKP

Plt. Kepala BKP Meminta Jajarannya Kerja Keras dan Kerja Cerdas

Bogor - Untuk memantapkan program dan kegiatan, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Sarwo Edhy meminta jajarannya tetap fokus menyelesaikan kegiatan sesuai dengan rencana yang sudah dibuat.

"Tahun 2021 merupakan tahun berat, karena pandemi covid masih tinggi, sehingga menuntut kita bekerja lebih keras dan cerdas untuk menyediaan pangan bagi 273 juta jiwa rakyat Indonesia," ujar Sarwo Edhy pada rapat pimpinan lingkup BKP, Rabu (25/8/2021).

Di tambahkan Sarwo Edhy, walaupun anggaran Kementan mengalami refokusing untuk  mengamankan pelaksanaan vaksin dan perlindungan sosial masyarakat, namun kegiatan harus terus berjalan sampai selesai.

"Saya minta agar monitoring dan evaluasi terhadap wilayah-wilayah binaan terus dilakukan, sehingga semua kegiatan yang sudah direncanakan bisa tepat pada waktunya,  selesai sesuai dengan perencanaan," tambahnya.

Pada bagian lain Sarwo Edhy mengatakan bahwa, keberhasilan ketahanan pangan tidak dilihat dari anggarannya, tapi bagaimana koordinasi, dan sinergitas dalam melaksanakan program dengan daerah.

"Kita harus bisa  menyosialisasikan program dan kegiatan dengan baik ke daerah. Kita harus  memetakan seluruh program dan kegiatan secara baik dan menyeluruh. Jadi perencanaan yang baik adalah perencanaan yang komprehensif," tegasnya.

Sarwo Edhy juga meminta pada 2022 agar pengembangan platform data pangan terintegrasi untuk penguatan sistem pangan.

Di hadapan seluruh jajaran pimpinan BKP, dalam rapat perdana ini,  Sarwo Edhy mengingatkan kembali tugas dan fungsi BKP,  yang diformulasikan dan fokus pada pengembangan sistem distribusi dan stabilisasi harga pangan, pengembangan ketersediaan dan penanganan rawan pangan, pengembangan penganekaragaman konsumsi pangan dan keamanan pangan segar, serta dukungan manajemin teknis lainnya.

"Sasaran program yang dilaksanakan BKP tentunya harus mendukung pencapaian program kementan yang sudah diarahkan Pak Menteri Syahrul Yasin Limpo dan harus sejalan dengan kebijakan umum dalam RPJMN 2020-2024," kata  Sarwo Edhy.

Menurut Sarwo Edhy yang juga Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Sarana Prasarana ini, hal yang sangat penting dilakukan adalah memantapkan ketahanan pangan menuju kemandirian pangan dengan produksi pangan pokok.

Untuk itu, perlu terciptanya stabilitas harga semua komoditas pertanian, walaupun difokuskan di 12 pangan pokok utama. Selain itu pentingnya  perbaikan kualitas konsumsi pangan dan gizi masyarakat.

"Saya juga berharap adanya mitigasi gangguan terhadap ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan pelaku usaha pangan," pungkas Sarwo Edhy.

Berita Terkait