Pertemuan Sinkronisasi Persiapan Program Kerja dan Anggaran Ketahanan Pangan Tingkat Kabupaten/Kota

Makasar, Dalam rangka mensikronisasikan dan mempersiapkan langkah-langkah operasional kegiatan ketahanan pangan TA. 2016, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian telah menyelenggarakan Pertemuan Sinkronisasi Persiapan Program Kerja dan Anggaran Ketahanan Pangan Tingkat Kabupaten/Kota Wilayah Timur yang diselenggarakan di Hotel Grand Clarion, Makassar pada tanggal 24-26 Pebruari 2016. Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Badan/Kantor/Unit Kerja yang menangani ketahanan pangan kabupaten/kota di wilayah timur dan para pejabat Eselon II, III dan IV lingkup Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian serta nara sumber. Sesuai dengan arah Kebijakan Kementerian Pertanian bahwa prioritas kegiatan tahun 2016 masih difokuskan pada peningkatan produksi 7 komoditas pangan strategis, yaitu Padi, Jagung, Kedelai, Daging Sapi, Gula/Tebu, Cabe Merah dan Bawang Merah. Keterlibatan Badan Ketahanan Pangan dalam mendukung kegiatan prioritas Kementerian Pertanian adalah kegiatan pengembangan usaha pangan masyarakat yang bekerjasama dengan Toko Tani Indonesia (TTI) dalam rangka untuk menjaga stabilisasi harga pangan dan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan dalam rangka penurunan konsumsi beras. Pada pertemuan disampaikan reviu capaian kegiatan dan anggaran Ketahanan Pangan pada satker Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota Tahun 2015 dan persiapan pelaksanaan kegiatan ketahanan pangan TA. 2016 serta rambu-rambu dan aturan dalam pengelolaan anggaran. Rencana Tindak Lanjut dalam pelaksanaan kegiatan dan anggaran Ketahanan Pangan tahun 2016, sebagai berikut:

  1. Pemantapan Pelaporan keuangan dan fisik (terutama untuk rencana serapan anggaran dengan target per triwulan: Maret=30%; Juli=60%; September=80% dan Desember=100%);
  2. Sinergitas kegiatan APBN dengan kegiatan APBD dalam pemantapan target capaian ketahanan pangan tahun 2016;
  3. Penyelesaian Petunjuk Teknis dan Petunjuk Pelaksanaan ketahanan pangan tahun 2016;
  4. Penyusunan agenda kegiatan Ketahanan Pangan dalam satu tahun;
  5. Penetapan Kelompok Kerja dan Tim Teknis Ketahanan Pangan;
  6. Implementasi Sistem Pengendalian Intern (SPI).