Pertemuan Sinkronisasi Persiapan Program Kerja dan Anggaran Ketahanan Pangan Tingkat Kabupaten/Kota

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 07 Mar, 2016

Views: 219

Makasar, Dalam rangka mensikronisasikan dan mempersiapkan langkah-langkah operasional kegiatan ketahanan pangan TA. 2016, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian telah menyelenggarakan Pertemuan Sinkronisasi Persiapan Program Kerja dan Anggaran Ketahanan Pangan Tingkat Kabupaten/Kota Wilayah Timur yang diselenggarakan di Hotel Grand Clarion, Makassar pada tanggal 24-26 Pebruari 2016. Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Badan/Kantor/Unit Kerja yang menangani ketahanan pangan kabupaten/kota di wilayah timur dan para pejabat Eselon II, III dan IV lingkup Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian serta nara sumber. Sesuai dengan arah Kebijakan Kementerian Pertanian bahwa prioritas kegiatan tahun 2016 masih difokuskan pada peningkatan produksi 7 komoditas pangan strategis, yaitu Padi, Jagung, Kedelai, Daging Sapi, Gula/Tebu, Cabe Merah dan Bawang Merah. Keterlibatan Badan Ketahanan Pangan dalam mendukung kegiatan prioritas Kementerian Pertanian adalah kegiatan pengembangan usaha pangan masyarakat yang bekerjasama dengan Toko Tani Indonesia (TTI) dalam rangka untuk menjaga stabilisasi harga pangan dan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan dalam rangka penurunan konsumsi beras. Pada pertemuan disampaikan reviu capaian kegiatan dan anggaran Ketahanan Pangan pada satker Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota Tahun 2015 dan persiapan pelaksanaan kegiatan ketahanan pangan TA. 2016 serta rambu-rambu dan aturan dalam pengelolaan anggaran. Rencana Tindak Lanjut dalam pelaksanaan kegiatan dan anggaran Ketahanan Pangan tahun 2016, sebagai berikut:

  1. Pemantapan Pelaporan keuangan dan fisik (terutama untuk rencana serapan anggaran dengan target per triwulan: Maret=30%; Juli=60%; September=80% dan Desember=100%);
  2. Sinergitas kegiatan APBN dengan kegiatan APBD dalam pemantapan target capaian ketahanan pangan tahun 2016;
  3. Penyelesaian Petunjuk Teknis dan Petunjuk Pelaksanaan ketahanan pangan tahun 2016;
  4. Penyusunan agenda kegiatan Ketahanan Pangan dalam satu tahun;
  5. Penetapan Kelompok Kerja dan Tim Teknis Ketahanan Pangan;
  6. Implementasi Sistem Pengendalian Intern (SPI).

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...