PERTEMUAN SINKRONISASI DAN KOORDINASI KEGIATAN PUPM MEMALUI KEGIATAN TTI TAHUN 2016

Jakarta, Dalam rangka mempercepat kinerja kegiatan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM), Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menyelenggarakan Pertemuan Sinkronisasi dan Koordinasi Kegiatan PUPM melalui Kegiatan Toko Tani Indonesia Tahun 2016 yang diselenggarakan pada tanggal 29 - 30 Agustus 2016 bertempat di Hotel Swiss Belresidences, Jakarta. Pertemuan dibuka oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan dan dihadiri oleh para Kepala Kepala Badan/Unit Kerja yang menangani ketahanan pangan provinsi dan Kabupaten/Kota di 33 provinsi berjumlah ± 300 orang, Eselon 2 Lingkup BKP-Kementan, dan Tim Sekretariat PUPM lingkup BKP-Kementan. Selesai pembukaan, pertemuan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Narasumber dengan materi yang dibahas, antara lain : Dukungan dan Pengawalan Kegiatan PUPM (Inspektorat Jenderal Kementan), Evaluasi Pelaksanaan PUPM/TTI Tahun 2016 (Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pagan) dan Rencana Pelaksanaan PUPM/TTI Tahun 2017 (Kepala Bidang Distribusi Pangan), Komitmen Daerah dalam Pelaksanaan PUPM/TTI 2016-2019 (Plt Sekretaris Badan Ketahanan Pangan), dan Sosialiasi pelaporan PUPM berbasis aplikasi (Sekretariat TTI). Beberapa point penting hasil dari pertemuan tersebut adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang melaksanakan urusan di Bidang Ketahanan Pangan Provinsi perlu melakukan pembinaan, monitoring, evaluasi, dan pengendalian kegiatan serta menyampaikan laporan, serta memberikan dukungan APBD untuk mendorong keberhasilan kegiatan PUPM di lapangan. Sedangkan dari aspek pelaporan, bagi para pendamping dapat melaporkan pelaksanaan kegiatan PUPM melalui SMS Center dan Website Sistem Informasi Toko Tani Indonesia (SITONI) yang dapat diakses melalui http://tti.pertanian.go.id. Masing-masing provinsi akan dibuatkan admin untuk mempermudah pelaporan. Pertemuan hari berikutnya berupa kegiatan kunjungan lapang, yakni para peserta melakukan kunjungan ke Toko Tani Indonesia (TTI) Center dan kunjungan ke BPTP Jakarta meninjau kegiatan pengembangan Urban Farming. Kunjungan ke TTI Center peserta dapat melihat komoditas pangan pokok yang dijual dengan harga murah dan berkualitas. Sedangkan pada kegiatan Urban Farminhg para peserta melihat konsep pertanian bioindustri perkotaan melalui budidaya kelinci dan pengolahan limbah (kotoran) yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk. Sedangkan untuk budidaya tanaman, peserta dapat melihat proses pembibitan sayuran secara mandiri sampai menghasilkan sayuran secara mandiri. Dengan diselenggarakannya pertemuan tersebut diharapkan para stakeholder di daerah dapat meningkatkan pemahaman kegiatan PUPM dan melaksanakan hasil pertemuan yang telah disepakati.