PERTEMUAN KOORDINASI DISTRIBUSI PANGAN

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 05 Oct, 2016

Views: 164

Solo 22 September 2016, Pertemuan Koordinasi Distribusi Pangan Tahun 2016 yang dilaksanakan pada tanggal 22-24 September 2016 bertempat di Hotel Rolin Solo, Jawa Tengah. Pertemuan dibuka oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian dan dihadiri oleh Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Kepala Bidang Distribusi BKP Kementan, Satker Unit Kerja Ketahanan Pangan Provinsi seindonesia yang membidangi Distribusi Pangan. Tujuan dilaksankan pertemuan ini adalah: (1) Meningkatkan kerjasama antar pusat dan daerah dalam penyelenggaraan program dan kegiatan distribusi pangan. (2) memperoleh gambaran tentang pelaksanaan kegiatan distribusi di pusat dan daerah. (3) mengevaluasi pelaksanaan kegiatan distribusi tahun 2016. Berdasarkan pemaparan dan diskusi dihasilkan rumusan sebagai berikut: (a) Pengukuran kinerja Gapoktan melalui penyusunan Gapoktan Performance Index (GPI) merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan gambaran tipologi Gapoktan pelaksana Penguatan LDPM serta mengelompokkan Gapoktan berdasarkan kinerja dari aspek kelembagaan dan bisnisnya. Hasil analisis menjadi dasar penyusunan rekomendasi pembinaan selanjutnya bagi Gapoktan. (b) Pembinaan bagi Gapoktan yang masuk pada kuadran I (kinerja organisasi dan bisnis bagus) dilanjutkan melalui kegiatan PUPM, sementara bagi Gapoktan yang berada di kuadran II dan IV dilanjutkan pembinaan yang lebih spesifik sesuai aspek yang harus ditingkatkan. Bagi Gapoktan yang berada di kuadran III (Kinerja organisasi dan bisnisnya tidak bagus) dapat diputuskan langkah tindaklanjutnya sesuai kondisi anggaran dan SDM Pembina yang ada. (c) Potensi Gapoktan yang dikembangkan untuk kegiatan LDPM masih terbuka, dengan memperluas sasaran yang tidak hanya Gapoktan saja tetapi dapat dilakukan oleh kelompok tani atau lembaga pangan masyarakat lainnya. (d) Perlu ditingkatkan komitmen dari tim pembina provinsi, tim teknis kabupaten, pendamping, dan Gapoktan dalam pengiriman laporan yang dikirim secara tertib dan rutin.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...