Pertemuan Evaluasi Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP)

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 01 Dec, 2016

Views: 294

Batam, dalam rangka monitoring perkembangan kpelaksanaan kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) tahun 2016, pusat penganekaragaman konsumsi dan keamanan Pangan (Pusat PKKP) melalui bidang Penganekaragaman Pangan melaksanakan kegiatan evaluasi P2KP yang diadakan pada tanggal 24 – 25 Nopember 2016 bertempat di Hotel Nagoya Plasa, Batam. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan atau yang mewakili dari 34 Provinsi dan Kabupaten/Kota pelaksana kegiatan P2KP. Pertemuan yang berlangsung selama dua hari tersebut, dibuka oleh Kepala Pusat Penganekaragaman Pangan dan Keamanan Pangan ibu Ir. Sri Sulihanti, M.Sc. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa evaluasi merupakan pertemuan yang sangat penting dan strategis dalam upaya memberikan pemahaman yang sama kepada para pelaksana kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan serta untuk memberikan masukan dan persiapan bagi pelaksanaan kegiatan P2KP tahun 2017 yang akan datang. Selain itu, melalui pertemuan evaluasi ini dapat didiskusikan secara mendalam tentang perkembangan pelaksanaan kegiatan di daerah termasuk kendala dan solusinya. Diharapkan juga kepada daerah yang memiliki pengalaman keberhasilan atau success story dalam melaksanakan kegiatan P2KP dapat saling berbagi, sehingga bias menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam perbaikan pelaksanaan kegiatan di masa mendatang. Evaluasi P2KP tahun 2016 ini merupakan evaluasi kegiatan P2KP secara menyeluruh dari tiga bidang dalam pusat PKKP, mulai dari kegiatan KRPL, konsumsi hingga keamanan pangan.

Berita Terkait

  • Dorong Peningkatan Ekspor, Kementan Berperan Aktif dalam Codex Internasional

    Jakarta, Rabu (26/6). Peran Indonesia dalam perdagangan komoditas pangan internasional terus ditingkatkan. Hal ini diwujudkan dengan keterlibatan aktif Kementerian Pertanian beserta Kementerian/Lembaga lainnya dalam penyusunan dan pengembangan standar, pedoman, code of practice dan rekomendasi lain terkait keamanan dan mutu pangan hasil pertanian yang berlaku secara internasional dalam wadah Codex Alimentarius Commission (CAC), atau disingkat Codex.


    Dalam Rapat Komite Nasional Codex Indonesia ke-2 tahun 2019 yang digelar di Jakarta, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertani...

  • BKP Kementan Kembangkan Korporasi Usahatani Untuk Entaskan Kemiskinan dan Kerawanan Pangan

    Kegiatan Korporasi Usahatani (PKU) yang  dikembangkan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan kegiatan strategis untuk mengentaskan kemiskinan dan kerawanan pangan.


    "Masuknya kegiatan PKU di Desa Pagerharjo ini diharapkan akan mempercepat pengentasan kemiskinan dan kerawanan pangan di pedesaan," ujar Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan  BKP, Andriko Noto Susanto di Lokasi PKU di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta (23/06).


    Berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability ...

  • Kepala BKP Kementan : KRPL Harus Berkelanjutan!

    BALI - Untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga sejak tahun 2015 Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di seluruh Indonesia.


    "KRPL ini sangat strategis tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan rumah tangga," ujar Kepala BKP Agung Hendriadi, saat mengunjungi KRPL di Taro kecamatan Tegallalang, Gianyar Bali, Sabtu (22/6/2019).


    Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa keberlanjutan KRPL sangat penting, karena itu Kebun Bibit Desa (KBD) harus terus dikem...