Pertemuan Evaluasi Akhir TA. 2013 dan Persiapan Pemantapan Ketahanan Pangan Nasional TA. 2014

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 23 Dec, 2013

Views: 133

Pertemuan Evaluasi Akhir TA. 2013 dan Persiapan Pemantapan Ketahanan Pangan Nasional TA. 2014

Palu, 16-18 Desember 2013

 

Dalam rangka untuk mengevaluasi program dan kegiatan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian TA. 2013 dan memantapkan persiapan program/kegiatan ketahanan pangan nasional tahun anggaran  2014, telah diselenggarakan Pertemuan “Evaluasi Akhir TA. 2013 dan Persiapan Pemantapan Ketahanan Pangan TA. 2014” tanggal 16-18 Desember 2013 bertempat di Hotel Shantika, Palu, Sulawesi Tengah. Pertemuan ini diselenggarakan atas kerja sama antara Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tengah dengan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.

Pertemuan ini dihadiri oleh Sekretaris Badan Ketahanan Pangan, Kepala Pusat lingkup Badan Ketahanan Pangan, Kepala Badan/Dinas, Sekretaris Badan/Dinas dan Kepala Bidang Badan/Dinas Propinsi seluruh Indonesia, serta Pejabat Eselon III dan IV Lingkup Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.

Tujuan diselenggarakan pertemuan ini adalah untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat TA. 2013, menyempurnakan strategi dan implementasi kegiatan ketahanan pangan pada tahun 2014, serta menampung masukan-masukan dalam penyempurnaan Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat pada masa yang akan datang. Selain itu, pertemuan ini dipandang penting untuk menyamakan pemahaman, persepsi dan langkah operasional dalam rangka percepatan pelaksanaan kegiatan-kegiatan prioritas ketahanan pangan tahun 2014.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan pencapaian realisasi Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian yang secara nasional mencapai 80,24 persen sampai dengan akhir Nopember 2013. Selain pencapaian target realisasi anggaran TA. 2013, perlu memperhatikan juga hasil evaluasi kinerja pada tahun yang lalu, serta mencermati Laporan Hasil Pemeriksaan Itjen, sehingga tidak mengulangi kesalahan yang sama dan harus menghasilkan output kegiatan yang berkualitas pada tahun 2014.

Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bagi satker Provinsi adalah (1) melakukan perbaikan kualitas pelaksanaan kegiatan ketahanan pangan TA. 2013 dan persiapan perencanaan ketahanan pangan TA. 2014, antara lain identifikasi sasaran baru dilakukan lebih awal dan pengadaan/lelang disiapkan sejak awal; dalam persiapan tahun 2014 antara lain identifikasi sasaran baru dilakukan lebih awal dan pengadaan/lelang disiapkan sejak awal; (2) Perlunya percepatan pelaksanaan kegiatan dan peningkatan kualitas pelaksanaan; (3) Peningkatan pemantauan, pengendalian, dan pelaporan program/kegiatan; dan (4) Peningkatan komitmen, sinergisme, dan koordinasi program/kegiatan pusat-daerah.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...