Pertemuan APEC-PPFS di Ningbo, China

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 05 Mar, 2014

Views: 143

Pertemuan APEC-PPFS (Policy Partnership on Food Security) di Ningbo, China, dilaksanakan tanggal 21 - 23 Februari 2014. Delegasi RI dipimpin oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, dengan anggota wakil-wakil dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Pertanian.

Pertemuan APEC PPFS memiliki dua agenda, yaitu: (a) Government-Business Dialog Conference on Food Security and Trade dan  (b) dan PPFS Management Council (MC).

Pertemuan PPFS Government-Business Dialog Conference on Food Security and Trade membahas tiga fokus, yaitu: (a) meningkatkan peran pasar dan peran pemerintah yang lebih baik  dalam ketahananan pangan, b) menurunkan kehilangan dan pemborosan pangan, dan pengelolaan rantai pasok, dan c) promosi kerja sama regional dalam pengelolaan mutu/keamanan dan standarisasi pangan.

Agenda pertama dibahas dalam konferensi yang dibuka oleh Kepala Pengelola Pangan Negara China. Konferensi ini merupakan salah satu upaya untuk melibatkan peran swasta yang lebih besar dalam PPFS di tahun 2014, seperti diamanatkan dalam pernyataan para menteri ekonomi  APEC di Bali, Oktober tahun 2013. Pembicara dalam Konferensi ini 28 orang yang mewakili sektor swasta dan pemerintah dari ekonomi APEC. Indonesia sebagai salah satu Wakil Ketua PPFS 2014, dalam sambutan pembukaan menyampaikan dua hal, yaitu: (a) bahwa pertemuan government-business dialog merupakan tindak lanjut dan rekomendasi dari PPFS 2013 untuk lebih meningkatkan partisipasi peran swasta dalam PPFS, dan b) butir-butir APEC Leaders Declaration perlu mendapat tindak lanjut PPFS dalam perspektif ketahanan pangan.

Dalam pertemuan MC-PPFS, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian sebagai Ketua PPFS 2013 melaporkan hasil kerja PPFS tahun 2103 dan agenda pending yang perlu dilanjutkan di tahun 2014. Dalam pertemuan ini dibahas pandangan-pandangan anggota ekonomi APEC terhadap tema PPFS 2014, kegiatan deliverables dan agenda penyelenggaraaan PPFS 2014. Dalam Pertemuan ini, MC menyepakati Tema dan Topik PPFS 2014, Rencana Kerja PPFS 2014, serta pengembangan Operational Business Plan for Food Security, yang merupakan penjabaran dari Food Security Road Map 2020. Selanjutnya, MC akan menyampaikan hasil pertemuan ini kepada anggota PPFS dari seluruh ekonomi APEC untuk mendapatkan persetujuan lebih lanjut.

Disepakati untuk tahun 2014 kegiatan nyata PPFS akan difokuskan pada lima prioritas yang diusulkan oleh PPFS China, yaitu:  (a) Cooperation and transfer of technology in food production (diketuai oleh Hong Kong China); (b) Exchanges and cooperation in food storage and supply chain (Amerika Serikat); (c) Trade cooperation and facilitation (New Zealand); (d) Investment and infrastructure development and cooperation (Rusia); dan (e) Food standards and quality control (China).

Di sela-sela Pertemuan PPFS Goverment-Business Dialog Conference, Ketua Delegasi Indonesia diundang oleh Lembaga Pangan Negara China, sebagai penanggung jawab PPFS 2014 untuk melakukan pertemuan kehormatan (courtesy meeting). Pada pertemuan tersebut, China menyampaikan terima kasih atas bantuan Indonesia dalam menajamkan materi pertemuan PPFS 2014 ini. China menjadi negara penyelenggara APEC–PPFS 2014. Pada tahun sebelumnya, Indonesia sebagai tuan rumah APEC, sedangkan Philipina sebagai tuan rumah APEC tahun depan.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...