Peringatan Hari Pangan Sedunia akan Digelar di Pontianak

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 14 Oct, 2017

Views: 135

Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) akan diselenggarakan 19-22 Oktober 2017 di Markas Kodam VII/ Tanjungpura, Provinsi, Kalimantan Barat.

Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com pada Jumat (13/10/2017), rangkaian kegiatan HPS tersebut meliputi pembukaan dan pameran, tur diplomatik, perlombaan, panen padi dan ekspor beras dalam rangka pengembangan lumbung pangan di kawasan perbatasan.

Pembukaan HPS yang dilanjutkan dengan pameran digelar pada 19 Oktober 2017. Sehari sebelumnya, panitia menggelar lomba cipta menu yang bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK.

Lomba cipta menu bertujuan memasyarakatkan konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman.

Seminar World Food Day 2017 dengan tema “Menggerakkan Generasi Muda untuk Membangun Pertanian di Wilayah Perbatasan” serta tur diplomatik yang diikuti para duta besar, diplomat, perwakilan organisasi internasional diselenggarakan untuk mempererat hubungan diplomatik.

Kegiatan tersebut juga merupakan upaya memperkenalkan budaya Indonesia serta menarik investasi luar negeri untuk pembangunan pertanian.

Generasi muda sebagai ujung tombak

Peringatan HPS merupakan momentum menguatkan peran generasi muda dalam pembangunan pertanian dalam arti luas.

Hal ini sejalan dengan tema internasional HPS yang ditetapkan Food and Agriculture Organization (FAO) yakni, “Change the future of migation, Invest in food security and rural development.”

Sementara, tema HPS secara nasional adalah “Menggerakkan Generasi Muda dalam Membangun Pertanian Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia.”

Tema yang dipilih kali ini sangat strategis mengingat kurangnya minat generasi muda terhadap pertanian.

Pemerintah berpandangan, perlu diciptakan lapangan pekerjaan yang prospektif dan inovatif serta modern di bidang pertanian, hortikultura, perkebunan, perikanan, kehutanan.

Tak hanya itu, kepastian regulasi untuk mendukung bisnis di bidang pangan menjadi lebih adil juga sangat dibutuhkan untuk menarik minat generasi muda.

Modernisasi dan peningkatan peran generasi muda pada sektor pangan diharapkan dapat mewujudkan Indonesia lumbung pangan dunia pada 2045.

Pembangunan pedesaan dapat dijadikan sebagai salah satu upaya memberdayakan pemuda dengan berbagai usaha produktif di bidang pertanian, hortikultura, perkebunan, perikanan, kehutanan secara modern dan inovatif.

Lumbung pangan dunia

Guna mendukung Indonesia menuju lumbung pangan dunia, pemerintah tengah membangun lumbung pangan di 5 kabupaten perbatasan yakni Sambas, Bengkayang, Sanggau, Sintang, dan Kapuas Hulu seluas sekira 50.000 hektar, melalui penerapan teknologi yang baik oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Pada 21 Oktober 2017, rencananya akan digelar panen padi bersama Presiden RI Joko Widodo di areal seluas 100 hektar pertanaman padi di Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.

Pada momentum tersebut, pemerintah akan meresmikan ekspor beras perdana ke Malaysia sebanyak 25 ton, untuk kemudian dilanjutkan tahun berikutnya sesuai kesepakatan.

Peringatan HPS ke-37 bertujuan memperkuat kerja sama dan membangun koordinasi fungsional yang efektif seluruh komponen pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Tujuan lainnya adalah mendorong usaha-usaha penyelenggaraan pangan berkelanjutan yang membawa dampak sosial ekonomi kepada masyarakat.

Peringatan HPS tahun ini digunakan sebagai sarana untuk menunjukkan kepada masyarakat dan dunia internasional akan pencapaian kemajuan pembangunan pangan pada era Kabinet Kerja.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...