Pencanangan Perbaikan Jaringan Irigasi di Lombok Timur Diposting oleh : Administrator

Dalam rangka mendukung pelaksanaan peningkatan produksiĀ  padi, jagung dan kedelai di NTB, dilakukan salah satunya melalui Program Perbaikan JaringanĀ  Irigasi dan Sarana Pendukungnya. Untuk mengawali Gerakan Perbaikan Jaringan Irigasi, maka dilakukan pencanangan perbaikan jaringan irigasi di Lombok Timur, pada tanggal 22 Januari 2015 telah dilaksanan kegiatan peletakan batu pertama sebagai tanda Pencanangan Perbaikan Jaringan Irigasi dalam Rangka Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung, Kedelai di Kabupaten Lombok Timur, NTB.

Kegiatan pencangan dihadiri oleh Wakil Bupati Lombok Timur, Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Timur, Komandan Kodim 1615 Kabupaten Lombok Timur beserta jajarannya, Kepala Bidang Distribusi Pangan Badan Ketahanan Pangan dan Staf (Tim penanggunjawab Kabupaten Lotim), Perwakilan dari Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Barat, , Camat Masbagik, Kepala Desa Mas Bagik Utara, Kapolres Lombok Timur, Kapolsek Masbagik, DPRD, Penyuluh Pertanian, petani, tokoh agama dan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut juga dilaporkan bahwa sasaran tanam padi Kabupaten Lombok Timur adalah sebesar 89.381 Ha, sasaran tanam jagung adalah sebesar 1500 Ha, dan sasaran kedelai adalah sebesar 5500 Ha.

Peletakan batu pertama ini dilaksanakan di Kelompok P3A Beriuk Genjer Desa Masbagik Utara. Peletakan batu pertama dilaksanakan oleh Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Wakil Bupati Lombok Timur, dan Komandan Kodim 1615 Kabupaten Lombok Timur. Daerah irigasi yang akan dibangun adalah di lahan seluas 126 Ha.

Pada saat pencanangan ini Wakil Bupati menyatakan kesanggupannya untuk mewujudkan swasembada pangan melalui UPSUS Pajale di Kabupaten Lombok Timur, antara lain dengan melakukan pengawalan penyediaan pupuk agar tepat waktu dan tepat jumlah sesuai kebutuhan petani, serta penyediaan bibit dan penanggulangan hama terpadu disiagakan.

Dalam rangka mewujudkan swasembada pangan menuju kedaulatan pangan untuk kesejahteraan masyarakat, Komandan Kodim 1615 menyampaikan tugas pengawalan dan pendampingan yang dilakukan Babinsa, antara lain: (1) menggerakkan dan memotivasi petani untuk melaksanakan tanam serentak, perbaikanĀ  dan pemeliharaan jaringan irigasi dan gerakan pengendalian OPT dan panen; (2) melaksanakan pengamanan penyaluran benih, pupuk dan alsintan serta infrastruktur jaringan irigasi; dan (3) melakukan pengawasan terhadap pemberkasan administrasi dan penyaluran bantuan kepada penerima manfaat. Pekerjaan tersebut tentu akan dilaksanakan secara bersama dengan penyuluh lapangan dan dukungan instansi terkait lain.