Pencanangan Peletakan “Batu Pertama Gerakan Perbaikan Jaringan Irigasi” Di Provinsi Yogyakarta

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 23 Jan, 2015

Views: 133

Program Swasembada Pangan Padi Nasional memerlukan strategi serta upaya khusus dalam peningkatan produksi melalui dua pendekatan strategi kegiatan berupa optimalisasi lahan dan pengembangan jaringan irigasi. Dengan dua strategi tersebut, peningkatan produksi padi dapat dicapai dengan peningkatan indeks pertanaman (IP) yang semula hanya dimanfaatkan satu kali tanam diharapkan menjadi dua kali tanam dalam setahun

Kementerian Pertanian berinisiasi melaksanakan pencanangan Peletakan Batu Pertama Gerakan Pengembangan Jaringan Irigasi secara Nasional di seluruh Provinsi dengan lokasi di sentra produksi dengan pelaksana adalah aparat kelompok penerima manfaat dari kegiatan tersebut diatas. 

Provinsi Yogyakarta, pada kegiatan peletakan batu pertama Gerakan Perbaikan Jaringan Irigasi dilakukan di empat kabupaten, yaitu di Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Kulon Progo, dan Kabupaten Sleman yang dilaksanakan serentak pada tanggal 20 Januari 2015.

Lokasi peletakan batu pertama Gerakan Perbaikan Jaringan Irigasi dimasing-masing kabupaten sebagai berikut : (1) Kabupaten Bantul di Kelompok Tani Tras Klodas, Dusun Selo Gedong, Desa Argodadi, Kec. Sedayu; (2) Kabupaten Gunung Kidul, Kelompok P3A Sari Tirto Rahayu Simo II, Desa Genjahan, Kec. Ponjong; (3) Kabupaten Kulon Progo, Kelompok P3A Sedyo Makmur, Desa Janten, Kec. Temon; (4) Kabupaten Sleman dilaksanakan di Kelompok Tani Ngaglik, Dusun Ngaglik, Desa Sumbersari, Kec. Moyudan.

Kegiatan Peletakan Batu Pertama Perbaikan Jaringan Irigasi, dihadiri oleh Bupati, Kepala Dinas Pertanian, Dandim, serta undangan-undangan lainnya.

Melalui pencanangan ini diharapkan Kabupaten Sentra Produksi Penerima manfaat akan lebih serius mengajukan Calon Petani dan Calon Lokasi bakal penerima manfaat. Sehingga petani dan lokasi yang diusulkan memenuhi persyaratan sesuai verifikasi dan validasi data penerima manfaat sesuai Pedum Teknis Optimalisasi lahan dan Pedoman teknis Perbaikan jaringan Irigasi.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...