Pencanangan Gerakan Perbaikan Jaringan Irigasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 22 Jan, 2015

Views: 125

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkontribusi dalam peningkatan Produksi Pangan Nasional dengan target capaian produksi sebesar 35.090 ton GKG atau naik dari tahun sebelumnya sebesar 26,67 %. Dengan adanya target serta sasaran yang akan dicapai oleh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, maka perlu penjabaran secara lebih lanjut kelompok penerima manfaat dari kegiatan optimalisasi lahan dan perbaikan jaringan irigasi secara tidak bersinggungan.

Melalui pencanangan ini diharapkan Kabupaten Sentra Produksi Penerima manfaat akan lebih serius mengajukan Calon Petani dan Calon Lokasi bakal penerima manfaat sehingga petani dan lokasi yang diusulkan memenuhi persyaratan sesuai verifikasi dan validasi data penerima manfaat sesuai Pedum Teknis Optimalisasi lahan dan Pedoman teknis Perbaikan jaringan Irigasi.

Kegiatan pencanangan/Peletakan Batu Pertama dilaksanakan di Lokasi Persawahan Desa Rias, Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan pada Hari Senin tanggal 19 Januari 2015. Acara utama Peletakan Batu Pertama Perbaikan Jaringan Irigasi diawali sambutan Bupati Bangka Selatan, kemudian dilajutkan oleh Danrem 045/Garuda Jaya dan terakhir sambutan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Bpk. Rustam Effendi). Dalam sambutan dan arahan Gubernur Provinsi kepulauan Bangka Belitung berkomitmen pencapaian target Produksi Padi 35.090 Ton GKG atau naik 26,6 % dari Tahun 2014. Penekanan sambutan Gubernur diarahkan kepada upaya peningkatan ketahanan pangan daerah dikarenakan Provinsi Bangka Belitung sebagai Provinsi Kepulauan mempunyai karakteristik yang berbeda dari Provinsi lainnya, sehingga apabila ketersediaan pangan di Bangka Belitung tidak dapat dipasok dari luar, maka akan mempengaruhi ketahanan pangan daerah. Karena itu seluruh stakeholder Pembangunan Pertanian, harus bersinergi terhadap pencapaian produksi padi ini, baik lingkup Pertanian, TNI-AD, Petani, Pengusaha, Distributor Pupuk serta Unsur Muspida yang terlibat dalam Pembangunan Pertanian, harus bergerak secara bersama-sama.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Penandatangan “Nota Kesepahaman “ antara Gubernur dengan Komandan KOREM 045/Garuda Jaya Bangka Belitung, mengenai upaya bersama dalam Program Peningkatan Ketahanan Pangan Daerah dan Peningkatan Produksi Padi melalui peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dan Peningkatan Produktifitas.

Acara dilanjutkan dengan Forum Tanya jawab dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Danrem 045/Garuda Jaya, Kapus Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Kemtan (diwakili oleh Ibu Ida), dan Bupati Bangka Selatan.

Setelah Penandatangan Nota Kesepahaman dan acara Tanya jawab, selanjutnya dilaksanakan Peletakan Batu Pertama Perbaikan Jaringan Irigasi oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Danrem 045/Garuda Jaya, Bupati dan Wakil Bupati Kab. Bangka Selatan, Kejati, Kapolda, DPRD, dan lain sebagainya. Kemudian dilanjutkan dengan Penanaman Padi di lokasi Persawahan Rias.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...