Pencanangan Gerakan Perbaikan Jaringan Irigasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 22 Jan, 2015

Views: 153

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkontribusi dalam peningkatan Produksi Pangan Nasional dengan target capaian produksi sebesar 35.090 ton GKG atau naik dari tahun sebelumnya sebesar 26,67 %. Dengan adanya target serta sasaran yang akan dicapai oleh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, maka perlu penjabaran secara lebih lanjut kelompok penerima manfaat dari kegiatan optimalisasi lahan dan perbaikan jaringan irigasi secara tidak bersinggungan.

Melalui pencanangan ini diharapkan Kabupaten Sentra Produksi Penerima manfaat akan lebih serius mengajukan Calon Petani dan Calon Lokasi bakal penerima manfaat sehingga petani dan lokasi yang diusulkan memenuhi persyaratan sesuai verifikasi dan validasi data penerima manfaat sesuai Pedum Teknis Optimalisasi lahan dan Pedoman teknis Perbaikan jaringan Irigasi.

Kegiatan pencanangan/Peletakan Batu Pertama dilaksanakan di Lokasi Persawahan Desa Rias, Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan pada Hari Senin tanggal 19 Januari 2015. Acara utama Peletakan Batu Pertama Perbaikan Jaringan Irigasi diawali sambutan Bupati Bangka Selatan, kemudian dilajutkan oleh Danrem 045/Garuda Jaya dan terakhir sambutan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Bpk. Rustam Effendi). Dalam sambutan dan arahan Gubernur Provinsi kepulauan Bangka Belitung berkomitmen pencapaian target Produksi Padi 35.090 Ton GKG atau naik 26,6 % dari Tahun 2014. Penekanan sambutan Gubernur diarahkan kepada upaya peningkatan ketahanan pangan daerah dikarenakan Provinsi Bangka Belitung sebagai Provinsi Kepulauan mempunyai karakteristik yang berbeda dari Provinsi lainnya, sehingga apabila ketersediaan pangan di Bangka Belitung tidak dapat dipasok dari luar, maka akan mempengaruhi ketahanan pangan daerah. Karena itu seluruh stakeholder Pembangunan Pertanian, harus bersinergi terhadap pencapaian produksi padi ini, baik lingkup Pertanian, TNI-AD, Petani, Pengusaha, Distributor Pupuk serta Unsur Muspida yang terlibat dalam Pembangunan Pertanian, harus bergerak secara bersama-sama.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Penandatangan “Nota Kesepahaman “ antara Gubernur dengan Komandan KOREM 045/Garuda Jaya Bangka Belitung, mengenai upaya bersama dalam Program Peningkatan Ketahanan Pangan Daerah dan Peningkatan Produksi Padi melalui peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dan Peningkatan Produktifitas.

Acara dilanjutkan dengan Forum Tanya jawab dengan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Danrem 045/Garuda Jaya, Kapus Ketersediaan dan Kerawanan Pangan, Kemtan (diwakili oleh Ibu Ida), dan Bupati Bangka Selatan.

Setelah Penandatangan Nota Kesepahaman dan acara Tanya jawab, selanjutnya dilaksanakan Peletakan Batu Pertama Perbaikan Jaringan Irigasi oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Danrem 045/Garuda Jaya, Bupati dan Wakil Bupati Kab. Bangka Selatan, Kejati, Kapolda, DPRD, dan lain sebagainya. Kemudian dilanjutkan dengan Penanaman Padi di lokasi Persawahan Rias.

Berita Terkait

  • Kementan Gandeng Pemprov Sumut Gelar OP Bawang Putih

    Medan - Untuk meredam melonjaknya harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut) yang sempat menyentuh harga Rp.90.000/kg, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengadakan Operasi Pasar.

    Sebanyak 5 container  masing-masing 29 ton bawang putih impor yang tiba  di Belawan Rabu, (13/4) langsung disebar di berbagai pasar di kota Medan.

    "Operasi pasar ini kami lakukan untuk menstabilkan harga bawang putih di tingkat konsumen yang mengalami tren kenaikan beberapa waktu terakhir," ujar  Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan Riwantoro saat mel...

  • Kementan Pastikan Pasokan Pangan Pokok Aman Selama Ramadhan dan Iedul Fitri

    Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan pasokan pangan pokok selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) terutama bulan Ramadhan dan Iedul Fitri 1440 H mencukupi. Kepastian tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan yang mewakili Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB9).

    "Kita sudah cek, kondisi ketersediaan pangan pokok kita aman, baik untuk bulan puasa dan hari raya Iedul Fitri," terang Agung, dalam acara bertajuk 'Pengendalian Harga Pangan' tersebut di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)...

  • Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

    Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

    Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

    "Kami bersama-sama turun k...