Pemantauan Lumbung Pangan Masyarakat di Kabupaten Ciamis

Diterbitkan pada Kegiatan Pada 31 May, 2018

Views: 538

Kelompok LPM Karya Sari V 

Desa Kepel, Kecamatan Cisaga, Kab. Ciamis

 

Lumbung pangan pada masa lalu merupakan sebentuk kearifan lokal dalam menghadapi masa-masa paceklik. Peranannya yang begitu vital telah memberikan bukti kemanfaatan yang nyata bagi masyarakat perdesaan.  Dan hal inilah yang ingin dihadirkan kembali oleh salah satu kelompok lumbung pangan yang berada di Desa Kepel, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis. Nama kelompok tersebut adalah LPM Karya Sari V. Kelompok ini merupakan salah satu LPM binaan Pemda. Ciamis yang telah mendapatkan bantuan dana dari Pemerintah.

Struktur LPM Karya Sari dibentuk secara organisasi pada tahun 2013. Kelompok ini dipimpin oleh seorang ketua bernama Bapak Enda dengan dibantu Ibu Dasih sebagai sekretaris dan Bapak Udung sebagai Bendahara. Di tahun 2013, seiring dengan pembentukan struktur pengurus, kelompok ini terseleksi mendapat bantuan dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan fisik lumbung. Bangunan yang didirikan diatas tanah hibah milik salah salah satu pengurus ini memiliki ukuran luas lumbung yakni  4 m x 6 m. Bangunan tersebut juga sekaligus dilengkapi dengan lantai jemur yang dibangun disamping gudang lumbung dengan luasan 3 m x 7 m.  Secara penampakan fisik lumbung, bangunan tersebut hingga saat ini masih berdiri kokoh dan terawat dengan baik.  Adapun terkait dengan kepemilikan asset fisik kelompok, beradasar kondisi yang ada kelompok ini belum memiliki RMU maupun timbangan.  Kedepan mereka berharap agar sekirnya diberikan peluang bantuan sarana fisik lain yang dapat menunjang perkembangan pengelolaan lumbung.

Kelompok lumbung pangan pimpinan Bapak Enda, pada awal pembentukan organisasi telah memiliki anggota sebanyak 72 orang. Dan jumlah tersebut hingga maret 2018 tidak mengalami perubahan. Sebagaimana dengan keberadaan kelompok lain, Kelompok LPM Karya Sari V juga melengkapi struktur organisasinya dengan membuat seksi atau bidang-bidang yang dibutuhkan dalam membantu pengelolaan kegiatan lumbung pangan.

Dari sisi stok ketersediaan cadangan pangan, dengan diberikannya bantuan pemerintah sebesar Rp. 20 juta di tahun 2015, kelompok dapat membeli gabah untuk iron stock sebanyak 3 ton. Dan selama proses pengelolaan stok cadangan, pengurus telah melakukan refresh stok cadangan oleh sebab menghindari penuruan kualitas yang dapat mengakibatkan gabah tidak layak untuk di konsumsi.

“Terkait stok cadangan ini sudah kami ganti pak. Kami jual untuk dibelikan kembali. Karena kalau tidak begitu khawatir kualitas gabah turun seperti berubah warna. Dan kebetulan pas harga jual cukup  bagus, tutur salah satu pengurus.”

Pasca dilakukan refresh tersebut kondisi stok cadangan digudang saat ini ada sebanyak 2,5 ton gabah. Adapun terkait dengan perkembangan harga gabah di wilayah Desa Kepel sekianya menarik untuk dicatat bahwa di desa ini tidak ditemui penduduk yang menjual gabah kering panan (GKP). Warga desa biasanya menjual gabah dalam bentuk GKG dengan kisaran harga Rp. 5000/kg. Sedangkan untuk harga beras kelas medium ditingkat penggilingan yakni pada rentang harga Rp. 8.000 – 9.000/kg sedangkan ditingkat pasar yakni Rp. 10.000/kg.

Perjalanan pengelolaan lumbung pangan Karya Sari hingga saat ini masih sebatas mengelola stok cadangan pangan. Keberadaan kegiatan ini sungguh sangat dirasakan kemanfaatannya bagi anggota utamanya pada masa paceklik atau kondisi sosial tertentu yang mengakibatkan rawan pangan. Adapun untuk kegiatan-kegiatan penunjang  semisal simpan pinjam saat ini belum dilakukan di internal kelompok namun niatan ini sudah mencoba untuk diwujudkan. Harapannya dengan adanya kegiatan bersama tersebut dapat mengikat tanggung jawab dan menguatkan rasa kebersamaan.

Adapun sehubungan dengan kelengkapan administrasi di tingkat kelompok, pengurus telah memiliki beberapa kelengkapan penunjang seperti buku tamu, absensi, notulensi dan buku alur jual beli stok cadangan. Pengurus kedepan bertekad untuk terus mengembangkan dan memajukan kegiatan kelompok dan semakin memberikan manfaat bagi warga khususnya anggota.


Berita Terkait

  • TTI Kementan Gelar Operasi Pasar Bawang Merah dan Bawang Putih Pada 46 Titik di Jakarta

    Jakarta (12/04) - Dalam rangka stabilisasi harga bahan pangan pokok, khususnya meredam harga bawang merah dan bawang putih yang cenderung meningkat sejak awal Maret lalu, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar selama 5 hari (12 – 16 April 2019)  di beberapa titik wilayah Jakarta.

    "Operasi pasar ini perlu kami lakukan, karena melihat ada kecenderungan harga bawang merah dan bawang putih yang meningkat. Melalui operasi pasar,  diharapkan harga bisa stabil dan kembali normal," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian  (Kementan) Agung Hendriadi saat m...

  • Kepala BKP Kementan Genjot Serapan Gabah Petani Wilayah Jawa Timur

    "Kita semua mempunyai misi besar untuk mewujudkan ketahanan pangan.  Pertama dari aspek ketersediaan, kedua aspek keterjangkauan, dan ketiga adalah stabilisasi harga dan pasokan," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi saat rapat koordinasi Serap Gabah Petani (Sergap) di Kantor Subdivre Jember, Bondowoso. Selasa (9/4/2019).

    Untuk mendorong percepatan sergap, Agung yang didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto, berkeliling ke wilayah Jember sampai Bondowoso untuk memantau sergap dan harga yang terjadi di lapanga...

  • Menteri Pertanian Minta Bulog Cegah Anjloknya Harga Gabah

    Saat ini beberapa daerah sentra produksi beras sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil kerja kerasnya. Oleh karena itu tugas dari Pemerintah dalam hal ini Bulog agar secepatnya melakukan penyerapan agar harga tidak anjlok. Menyikapi hal tersebut, Menteri Pertanian meminta Bulog secepatnya menyerap gabah petani.

    "Harga gabah tidak boleh dibawah Rp.4.070. Itu perintah Presiden," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat panen raya padi seluas 150 hektar di desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu Jawa  Barat, Kamis (4/4/2019).

    Indramayu merupakan salah sat...