Pasokan dan Harga Pangan di Kota Bogor Stabil

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 24 Nov, 2018

Views: 645

Setelah pasar Tebet dan pasar Kebayoran Lama di Jakarta dilakukan pemantauan ketersediaan  stok bahan pangan pokok dan stabilitasi harga beberapa hari lalu,  kali ini giliran pasar di wilayah Bogor yang dipantau

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan Risfaheri.

"Menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru, Pemerintah akan lebih intensif melakukan monitoring lapangan, khususnya terkait kondisi ketersediaan atau pasokan dan harga pangan," Ujar Risfaheri yang ditemui di pasar Anyar Bogor, Jum'at (23/12).

"Ini kami lakukan, karena ini masih sering terjadi adanya gangguan pasokan, yang ujung-ujungnya berdampak pada fluktuasi bahkan gejolak harga pangan," tambahnya.  

Ditambahkan Risfaheri, BKP Kementan melakukan pemantauan pasokan dan harga pangan, tidak saja saat menjelang HBKN namun sudah secara rutin setiap hari.

Dari hasil pemantau di Pasar Bogor, yang berlokasi tidak jauh dari Istana Bogor, terlihat bahwa ketersediaan dan pasokan serta harga pangan stabil.

"Bahkan beberapa harga bahan pangan seperti bawang merah malah masih di bawah harga acuan pemerintah sebagaimana diatur dalam Permendag 96/2018," jelas Risfaheri.

Lengser, salah satu pedagang beras di Pasar Bogor, mengungkapkan bahwa pasokan beras selama ini lancar dan harga juga stabil.

"Untuk beras normal-normal saja, pasokan lancar, stok aman, harga juga stabil. Memang ada jenis beras yang mengalami kenaikan, tapi tidak banyak," kata  Lengser yang menjual beras medium dengan harga Rp.9.000/kg.

Hasil pemantauan harga beras medium masih ada yang dijual Rp 7.500/liter atau Rp 9.000/kg,  bawang merah Rp 25.000/kg (harga acuan Rp 32.000/kg), cabai merah keriting Rp 30.000/kg, cabai rawit hijau Rp 22.000/kg, cabai merah besar Rp 15.000/kg, telur ayam ras Rp 22.000/kg, daging ayam ras Rp 35.000/kg, daging sapi paha belakang Rp 120.000/kg.

Pemantauan juga dilakukan di Pasar Jambu Dua dan Pasar Anyar. Hal yang sama ditemui bahwa pasokan dan harga bahan pangan pokok dalam kondisi stabil.

"Stabilitas pasokan dan harga pangan sangat penting dijaga. Kondisi seperti ini terus kita upayakan agar masyarakat lebih tenang, apalagi pada akhir tahun selain perayaan HBKN Natal dan Tahun Baru, ada masa liburan baik anak-anak sekolah maupun pegawai yang tentunya akan mempengaruhi kebutuhan bahan makanan," pungkas Risfaheri.

Berita Terkait

  • TTI Kementan Gelar Operasi Pasar Bawang Merah dan Bawang Putih Pada 46 Titik di Jakarta

    Jakarta (12/04) - Dalam rangka stabilisasi harga bahan pangan pokok, khususnya meredam harga bawang merah dan bawang putih yang cenderung meningkat sejak awal Maret lalu, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar selama 5 hari (12 – 16 April 2019)  di beberapa titik wilayah Jakarta.

    "Operasi pasar ini perlu kami lakukan, karena melihat ada kecenderungan harga bawang merah dan bawang putih yang meningkat. Melalui operasi pasar,  diharapkan harga bisa stabil dan kembali normal," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian  (Kementan) Agung Hendriadi saat m...

  • Kepala BKP Kementan Genjot Serapan Gabah Petani Wilayah Jawa Timur

    "Kita semua mempunyai misi besar untuk mewujudkan ketahanan pangan.  Pertama dari aspek ketersediaan, kedua aspek keterjangkauan, dan ketiga adalah stabilisasi harga dan pasokan," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi saat rapat koordinasi Serap Gabah Petani (Sergap) di Kantor Subdivre Jember, Bondowoso. Selasa (9/4/2019).

    Untuk mendorong percepatan sergap, Agung yang didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto, berkeliling ke wilayah Jember sampai Bondowoso untuk memantau sergap dan harga yang terjadi di lapanga...

  • Menteri Pertanian Minta Bulog Cegah Anjloknya Harga Gabah

    Saat ini beberapa daerah sentra produksi beras sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil kerja kerasnya. Oleh karena itu tugas dari Pemerintah dalam hal ini Bulog agar secepatnya melakukan penyerapan agar harga tidak anjlok. Menyikapi hal tersebut, Menteri Pertanian meminta Bulog secepatnya menyerap gabah petani.

    "Harga gabah tidak boleh dibawah Rp.4.070. Itu perintah Presiden," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat panen raya padi seluas 150 hektar di desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu Jawa  Barat, Kamis (4/4/2019).

    Indramayu merupakan salah sat...