Pantauan BKP Kementan di Jateng, Pasokan dan Harga Pangan Terkendali

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 21 Dec, 2018

Views: 205

Beberapa hari menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2019, ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga pangan sangat penting untuk diperhatikan. Demikian dikatakan Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Risfaheri, dalam Rapat Koordinasi HBKN Natal dan Tahun Baru 2019 Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Jumat (21/12).


"Rakor ini merupakan langkah aksi yang dilakukan BKP untuk menciptakan sinergitas antarlembaga dan stakeholder untuk pengamanan pasokan dan harga pangan pokok dan strategis, terutama menjelang HBKN Natal dan Tahun Baru," kata Risfaheri.


Risfaheri menguraikan, secara nasional, ketersediaan pangan dan pasokan di pasar cukup  aman, dan harga terkendali, termasuk di Jateng.


Rakor dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jateng, Bulog Divre Jateng, dan Asosiasi Peternak dan Petelur Jateng, serta dinas pangan kab/kota se-Prov Jateng.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Suryo Banendro menyampaikan kondisi ketersediaan dan harga pangan di wilayahnya cenderung stabil.


"Ketersediaaan pangan di wilayah Jateng untuk hampir semua komoditas pangan strategis dalam kondisi surplus, di antaranya beras, jagung, minyak goreng, bawang merah, cabai, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam," ujar Suryo.


Kepala Bidang Pengadaan Bulog Divre, Ismoyo, menyampaikan komitmen Bulog dalam menjaga ketersediaan dan stabilisasi kebutuhan pangan pokok di Jawa tengah melalui pengadaan gabah/beras dan pangan pokok lainnya serta melakukan operasi pasar murah.


Sebagai wilayah sentra produksi telur ayam ras terbesar kedua setelah Jawa Timur, stok telur di Jawa Tengah dalam kondisi aman. "Dengan populasi ayam petelur produktif sebanyak 22,1 juta ekor, produksi telur ayam ras mencapai 1.214 ton per hari di Jawa Tengah, dengan surplus per hari mencapai 260 ton," kata Suardi, Ketua Asosiasi Peternak dan Petelur Jawa Tengah.


Untuk memastikan pasokan dan harga pangan telah dilakukan pemantauan di pasar Johar Semarang, sehari sebelumnya (20/12/18) bersama instansi terkait.  


Secara umum pasokan dan harga stabil namun ada sedikit kenaikan dari waktu sebelumnya untuk komoditas tertentu, seperti telur  Rp 24.000 - 24. 500/kg, sedikit diatas HAP (Rp 23.000/kg), dan daging ayam Rp. 34.000/kg tapi masih dalam batas HAP (Rp 34.000/kg), dan cabe rawit "setan" Ro 34.000 - 35.000/kg. Bawang merah dan cabe jenis lainnya, harganya relatif rendah. Bawang merah Rp 20.000 - 22.000/kg jauh di bawah HAP (Rp. 32.000/kg), cabe merah keriting Rp. 16.000- 17.000/kg, cabe merah besar Rp.21.000/kg dan bawang putih Rp 20.000/kg.


"Kalau harga cabai rawit memang biasa meningkat pada akhir tahun, "ujar Yadi, pedagang grosir cabai di pasar Johar.


"Tapi kenaikan pada tahun ini masih sangat wajar, relatif dibawah kenaikan harga pada tahun 2017" tambahnya.

Berita Terkait

  • Kepala BKP Kementan: Dengan bersinergi, Target Sergap 1,5 juta Ton akan Tercapai

    Jakarta – Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Serapan Gabah/Beras Petani (Sergap) tahun 2019 di Kantor Perum BULOG, Senin (7/1). Rakor bertujuan untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan Sergap tahun 2019, khususnya dalam menghadapi puncak musim panen yang diperkirakan pada Maret hingga April 2019.


    "Pada bulan Januari hingga Maret 2019 terdapat potensi produksi beras sebesar 12,5 juta ton, sedangkan kebutuhan konsumsi masyarakat untuk tiga bulan  hanya sebesar 7,5 juta ton, sehingga diperkirakan akan ada surplus beras...

  • Peran Sektor Pertanian Dalam Pengendalian Inflasi

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi dan andil kelompok pengeluaran bahan makanan dalam empat tahun terakhir mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pada tahun 2017 merupakan tingkat inflasi terendah sepanjang sejarah yaitu 1,26%.

    Sedangkan andil pengeluaran bahan makanan terhadap inflasi di tahun yang sama terendah sepanjang 2014-2018 yaitu 0,26%.


    "Hal ini tentunya tidak terlepas dari peran sektor pertanian dalam upaya pengendalian inflasi," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi, pada acara Bincang Asyik Pertanian Indonesia

    di Kementerian Pe...

  • Kepala BKP Kementan : Pemerintah Hadir Untuk Stabilkan Harga Telur

    Harga telur ayam ras di DKI selama satu bulan terakhir menunjukkan tren kenaikan. Di beberapa lokasi, harga telur sudah mencapai Rp 27.000 - 28.000 per kg. Hal ini antara lain disebabkan, meningkatnya konsumsi telur karena memasuki natal dan tahun baru untuk membuat kue,  dan makanan.

    Untuk merespon hal tersebut, Badan Ketahanan Pangan (BKP)  Kementerian Pertanian kembali mengadakan Gelar Telur Murah (GTM), sebagai upaya turut menstabilkan harga  telur menghadapi Tahun Baru 2019. Kegiatan ini bekerjasama dengan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, PT. Food Station, PD.Pasar Jaya, PT.Puri Far...