Mentan Resmi Buka HPS ke-37 di Kalbar

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 20 Oct, 2017

Views: 152

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka pelaksanaan Hari Pangan se-Dunia ke-37 di Pontianak, Kalimantan Barat. Kegiatan yang dipusatkan di lapangan Markas Komando XII Tanjungpura mulai 19 – 22 Oktober 2017 tersebut dihadiri Wakil Ktua Komisi IV DPR RI, Wakil Guberur Kalimantan Barat, Ketua PKK se-Indonesiari, dan ribuan peserta dari seluruh Indonesia. ‎Dalam sambutannya Amran mengatakan, HPS kali ini Indonesia dapat menunjukkan kepada dunia mampu swasembada di bidang pangan. "Kita bisa memberi makan penduduk tanpa impor. Sekarang tak lagi impor beras dan jagung. Bahkan sudah mulai mempersiapkan ekspor komoditas lainnya," ujar Amran. (19/10/2017) "‎Kami telah melakukan pertemuan dengan menteri pertanian se-Asia. Bahkan sejumlah mentan negara tetangga telah berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu, termasuk seorang di antara wakil perdana menteri. Mereka ingin tahu apa yang dilakukan Indonesia sehingga bisa tak lagi impor jagung," katanya. Kepala badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, Agung Hendriadi dalam sambutannya sebagai penyelenggara HPS ke-37 mengatakan, tujuan peringatan HPS kali ini untuk dapat mendorong usaha pangan berkelanajutan yang nantinya akan berdampak pada perekonomian, sosial secara langsung kepada masyarakat. Selain itu juga sebagai sarana informasi kepada msyarakat dan dunia atas capaian pembanguan pertanian selama 3 tahun terakhir ini, sebagai cita-cita bersama menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. “Menggerakkan generasi muda dalam membangun pertanian mencapai Indonesia lumbung pangan dunia” merupakan tema nasional yang diangkat, mengacu pada masalah yang dihadapai saat ini dan cita besar indonesia. “Untuk itu kami hadirkan para pemuda, universitas, dan organisasi pemuda hadir pada acara ini,” tambahnya. Agung mengatakan, tema HPS ini sangat strategis, karena tahu 2035 Indonesia akan mengalami bonus demografi dimana jumlah tenaga kerja cukup besar. Untuk itu perlu didukung penciptaan tenaga kerja yang prospektif dan inovatif serta modern dibidang pangan mewujudkan idonesia lumbung angan 2045. Pameran kali ini menurut agung agak berbeda, karena selain ada pameran indoor dan outdoor untuk memberikan kesempatan seluasnya kepada dunia usaha untuk menunjukkan kontribusinya terhadap pembangunan pertanian disamping institusi merintah. “Ada juga seminar dan diplomatik tour, lomba cipta menu, panen padi diperbatasan Kalimantan Barat seluas 100 ha,” tambahnya.

Berita Terkait

  • Dorong Peningkatan Ekspor, Kementan Berperan Aktif dalam Codex Internasional

    Jakarta, Rabu (26/6). Peran Indonesia dalam perdagangan komoditas pangan internasional terus ditingkatkan. Hal ini diwujudkan dengan keterlibatan aktif Kementerian Pertanian beserta Kementerian/Lembaga lainnya dalam penyusunan dan pengembangan standar, pedoman, code of practice dan rekomendasi lain terkait keamanan dan mutu pangan hasil pertanian yang berlaku secara internasional dalam wadah Codex Alimentarius Commission (CAC), atau disingkat Codex.


    Dalam Rapat Komite Nasional Codex Indonesia ke-2 tahun 2019 yang digelar di Jakarta, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertani...

  • BKP Kementan Kembangkan Korporasi Usahatani Untuk Entaskan Kemiskinan dan Kerawanan Pangan

    Kegiatan Korporasi Usahatani (PKU) yang  dikembangkan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan kegiatan strategis untuk mengentaskan kemiskinan dan kerawanan pangan.


    "Masuknya kegiatan PKU di Desa Pagerharjo ini diharapkan akan mempercepat pengentasan kemiskinan dan kerawanan pangan di pedesaan," ujar Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan  BKP, Andriko Noto Susanto di Lokasi PKU di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta (23/06).


    Berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability ...

  • Kepala BKP Kementan : KRPL Harus Berkelanjutan!

    BALI - Untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga sejak tahun 2015 Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di seluruh Indonesia.


    "KRPL ini sangat strategis tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan rumah tangga," ujar Kepala BKP Agung Hendriadi, saat mengunjungi KRPL di Taro kecamatan Tegallalang, Gianyar Bali, Sabtu (22/6/2019).


    Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa keberlanjutan KRPL sangat penting, karena itu Kebun Bibit Desa (KBD) harus terus dikem...