Mentan: Pasokan Pangan Menjelang Puasa Aman

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 15 Jul, 2013

Views: 120

Dalam rangka Antisipasi Masalah Stabilisasi Pasokan, Distribusi dan Harga Pangan menjelang puasa, BKP telah menyelenggarakan rapat pleno  pada tanggal 4 Juli 2013, di  Ruang  Pola Gedung A Kementerian Pertanian. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh  Menteri Pertanian Suswono dan dihadiri oleh lingkup eselon 1 Kementerian pertanian, pejabat Eselon I dan II lingkup Kementerian Pertanian, perwakilan dari Kementerian terkait, para pimpinan asosiasi dan pelaku usaha yang bergerak dalam bidang pangan

Berdasarkan informasi dari asosiasi dan pelaku pasar, pasokan beberapa komoditas pangan strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, telur ayam dan daging sapi periode puasa dan lebaran aman  kecuali untuk bawang merah dan cabai merah. Pasokan kedua komoditas tersebut perlu diwaspadai  karena terjadi kemunduran panen yang seharusnya bulan Juli – Agustus, mundur menjadi Agustus – September. Mundurnya musim panen ini, selain disebabkan faktor cuaca, juga disebabkan oleh langkanya benih bawang mengingat pada saat terjadi kenaikan harga bawang merah pada Bulan April – Mei lalu, banyak  petani yang menjual benih bawang untuk konsumsi.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kelancaran distribusin pangan itiu sendiri. Misalnya saja berdasarkan informasi  daging sapi jenis  prime cut untuk kebutuhan HOREKA saat ini menghadapi permasalahan di pelabuhan karena proses verifikasi yang lama oleh lembaga surveyor, sehingga masih tertahan di pelabuhan. Untuk itu perlu dikoordinasikan dengan Kementerian Perdagangan agar kebutuhan HOREKA tidak mengambil jatah daging sapi untuk konsumsi masyarakat umum.

Dalam rapat pleno juga dilaporkan kondisi pasokan pangan di beberapa provinsi yaitu pasokan pangan cenderung aman kecuali pasokan cabai merah di Sumatera Utara yang turun karena gagal panen di kabupaten sentra. Namun demikian, pemerintah Provinsi Sumatera Utara sudah melaksanakan kerjasama dengan Provinsi Aceh untuk mensuplai cabai dari Aceh. Untuk Jawa Timur, pemerintah daerah sudah melakukan upaya stabilisasi pasokan dengan membantu ongkos angkutan bahan pangan di wilayah Jawa Timur.

Kondisi harga pangan menjelang puasa stabil untuk komoditas beras, minyak goreng dan gula pasir  sedangkan bawang merah, cabai merah, cabai rawit merah, daging ayam dan telur ayam berfluktuasi. Kenaikan harga cabai merah dan bawang merah disebabkan rendahnya pasokan dan adanya hambatan distribusi. Sedangkan kenaikan harga telur ayam dari Rp 19.000/kg menjadi Rp 25.000/kg dan harga daging ayam menjadi Rp 35.000/kg disebabkan oleh naiknya harga DOC, pakan, dan dampak dari kenaikan BBM. Terkait dengan kenaikan daging ayam, asosiasi peternak ayam  menganggap bahwa kenaikan harga ayam sampai dengan Rp 35.000/kg masih wajar karena pada saat menjelang puasa dan menjelang lebaran  ini  momen peternak mengalami keuntungan  dalam satu tahun. Sementara iu harga daging sapi masih stabil tinggi pada Rp 92.000/kg. Pemerintah DKI berkerja sama dengan pelaku usaha melakukan operasi pasar dengan harga maksimal Rp 65.000/kg.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...