Mentan Pantau Pasar Cipanas, Sentra Cabai dan Usaha Peternakan Telur

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 18 Jul, 2014

Views: 184
  1. Dalam rangka memastikan kondisi pasokan dan harga pangan selama bulan puasa dan menghadapi lebaran tahun 2014, Menteri Pertanian melakukan kunjungan kerja di daerah Cianjur pada tanggal 15 Juli 2014. Lokasi yang dikunjungi antara lain: Pasar Cipanas, sentra produksi cabai merah keriting di Pacet, dan usaha peternakan ayam petelur (PT. QL Agro Farm).
  2. Berdasarkan pemantauan di Pasar Cipanas, kondisi harga beberapa komoditas pangan pokok strategis relatif stabil, bahkan sebagian komoditas pangan harganya turun. Harga beras stabil pada tingkat harga Rp 9.000/kg, minyak goreng curah Rp 11.500/kg, daging sapi lokal Rp 88.000/kg dan bawang merah Rp 20.000/kg. Stabilnya komoditas pangan tersebut karena pasokan dalam kondisi aman. Sementara itu, harga cabai merah keriting turun menjadi Rp 10.000/kg dari sebelumnya Rp 12.000/kg, harga cabai rawit merah Rp 14.000/kg dari sebelumnya Rp 16.000/kg, dan harga gula pasir turun menjadi Rp 10.000/kg dari sebelumnya Rp 11.000/kg. Harga daging ayam ras juga turun menjadi Rp 28.000/kg, berangsur-angsur turun sekitar Rp 1.000/kg dari sebelum puasa yang mencapai Rp 35.000/kg.
  3. Harga cabai merah keriting cenderung turun karena meningkatnya pasokan akibat panen di daerah sentra produksi. Bahkan di tingkat petani, harga cabai merah keriting anjlok hingga Rp 3.000/kg, dari sebelumnya Rp 4.000/kg. Kondisi ini sebagai dampak dari tingginya harga cabai pada periode menjelang lebaran tahun lalu, sehingga petani ramai-ramai menanam cabai yang menyebabkan over supply. Break Event Point (BEP) harga cabai merah keriting di tingkat petani Rp 6.000/kg, sedangkan untuk mendapatkan keuntungan yang layak harga di tingkat petani minimal Rp 10.000/kg, sehingga dengan kondisi harga sekarang, petani mengalami kerugian.
  4. Terkait hal tersebut, Menteri Pertanian akan berkoordinasi dengan Menteri Perdagangan untuk menjaga stabilitas harga cabai tingkat petani agar petani tetap mendapatkan keuntungan yang layak pada saat panen raya, terutama agar margin harga di tingkat petani dengan pedagang tidak terlalu tinggi. Menteri Pertanian juga menghimbau kepada petani cabai di daerah Pacet Cianjur agar tidak serentak menanam cabai pada saat harga cabai tinggi (menjaga supply) sehingga tidak akan terjadi over supply. Selain itu juga, akan mengupayakan kontrak antara petani dengan pelaku usaha/industri makanan dan mengusahakan bantuan alat kepada daerah sentra produksi cabai untuk memproses pengolahan cabai merah.

Sementara itu, harga telur ayam ras di tingkat produsen relatif stabil tinggi pada tingkat harga sebesar Rp 15.800/kg - Rp 16.000/kg. Pasokan untuk menghadapi lebaran nanti relatif aman.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...