Mentan : Pantau Ketersediaan Pangan Di Pasar-Pasar Dan Peternakan Daging Ayam

  1. Setelah melakukan rapat pleno pada tanggal 4 Juli 2013,  Menteri Pertanian didampingi Kepala Badan Ketahanan Pangan beserta rombongan memantau dan memastikan kecukupan pasokan pangan strategis, khususnya komoditas daging ayam dan hortikultura pada keesokan harinya. Lokasi  yang dikunjungi antara lain Pasar Bogor, Peternakan Ayam Pedaging Rakyat dan Pasar Induk Sayuran Kemang. Secara umum kunker Menteri Pertanian berjalan dengan lancar.  
  2. Pada saat pemantauan, harga daging ayam di Pasar Baru Bogor berkisar antara Rp 35.000/kg – Rp 40.000/kg. Harga tersebut dinilai tidak wajar karena ketersediaan daging ayam cukup. Oleh karena itu kenaikan harga daging ayam bukan dikarenakan pasokan/ketersediaan aka tetapi dampak psikologis masyarakat untuk membeli lebih pangan menjelang Puasa. Selain itu juga dampak dari kenaikan BBM yang memicu kenaikan ongkos angkut.   Sementara informasi dari perdagang mengakui bahwa pasokan bawang merah dan cabai aman ke Pasar Induk Sayuran Kemang memang ada kendala distribusi dari daerah sentra. Harga bawang merah berkisar Rp 38.000/kg – Rp 40.000/kg, sedangkan bawang putih Rp 9.000/kg – Rp 10.000/kg. Harga cabai hijau Rp 10.000/kg, cabai merah biasa Rp 25.000/kg – Rp 28.000/kg, cabai merah keriting Rp 30.000 – Rp 35.000/kg, dan cabai rawit merah Rp 70.000/kg. Hasil pemantauan langsung ke Peternakan Ayam Pedaging Rakyat Tajur Halang Bogor,  stok ayam saat ini aman, terutama untuk memenuhi kebutuhan puasa dan lebaran. Harga ayam di tingkat peternak Rp 26.000/kg – Rp 28.000/kg, di RPU Rp 31.000/kg dan di pasar Rp 32.000/kg – Rp 33.000/kg. Tingginya harga ayam saat ini disebabkan kenaikan harga DOC dan kelangkaan DOC. Harga DOC saat ini naik dari Rp 4.300/ekor menjadi Rp 6.300/ekor. Harga di wilayah Bogor dan daerah lainnya di Jawa Barat relatif lebih bagus dibandingkan daerah lainnya, seperti Jateng, Sulsel dan Jatim