Mentan : Pantau Ketersediaan Pangan Di Pasar-Pasar Dan Peternakan Daging Ayam

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 15 Jul, 2013

Views: 172
  1. Setelah melakukan rapat pleno pada tanggal 4 Juli 2013,  Menteri Pertanian didampingi Kepala Badan Ketahanan Pangan beserta rombongan memantau dan memastikan kecukupan pasokan pangan strategis, khususnya komoditas daging ayam dan hortikultura pada keesokan harinya. Lokasi  yang dikunjungi antara lain Pasar Bogor, Peternakan Ayam Pedaging Rakyat dan Pasar Induk Sayuran Kemang. Secara umum kunker Menteri Pertanian berjalan dengan lancar.  
  2. Pada saat pemantauan, harga daging ayam di Pasar Baru Bogor berkisar antara Rp 35.000/kg – Rp 40.000/kg. Harga tersebut dinilai tidak wajar karena ketersediaan daging ayam cukup. Oleh karena itu kenaikan harga daging ayam bukan dikarenakan pasokan/ketersediaan aka tetapi dampak psikologis masyarakat untuk membeli lebih pangan menjelang Puasa. Selain itu juga dampak dari kenaikan BBM yang memicu kenaikan ongkos angkut.   Sementara informasi dari perdagang mengakui bahwa pasokan bawang merah dan cabai aman ke Pasar Induk Sayuran Kemang memang ada kendala distribusi dari daerah sentra. Harga bawang merah berkisar Rp 38.000/kg – Rp 40.000/kg, sedangkan bawang putih Rp 9.000/kg – Rp 10.000/kg. Harga cabai hijau Rp 10.000/kg, cabai merah biasa Rp 25.000/kg – Rp 28.000/kg, cabai merah keriting Rp 30.000 – Rp 35.000/kg, dan cabai rawit merah Rp 70.000/kg. Hasil pemantauan langsung ke Peternakan Ayam Pedaging Rakyat Tajur Halang Bogor,  stok ayam saat ini aman, terutama untuk memenuhi kebutuhan puasa dan lebaran. Harga ayam di tingkat peternak Rp 26.000/kg – Rp 28.000/kg, di RPU Rp 31.000/kg dan di pasar Rp 32.000/kg – Rp 33.000/kg. Tingginya harga ayam saat ini disebabkan kenaikan harga DOC dan kelangkaan DOC. Harga DOC saat ini naik dari Rp 4.300/ekor menjadi Rp 6.300/ekor. Harga di wilayah Bogor dan daerah lainnya di Jawa Barat relatif lebih bagus dibandingkan daerah lainnya, seperti Jateng, Sulsel dan Jatim

Berita Terkait

  • TTI Kementan Gelar Operasi Pasar Bawang Merah dan Bawang Putih Pada 46 Titik di Jakarta

    Jakarta (12/04) - Dalam rangka stabilisasi harga bahan pangan pokok, khususnya meredam harga bawang merah dan bawang putih yang cenderung meningkat sejak awal Maret lalu, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar selama 5 hari (12 – 16 April 2019)  di beberapa titik wilayah Jakarta.

    "Operasi pasar ini perlu kami lakukan, karena melihat ada kecenderungan harga bawang merah dan bawang putih yang meningkat. Melalui operasi pasar,  diharapkan harga bisa stabil dan kembali normal," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian  (Kementan) Agung Hendriadi saat m...

  • Kepala BKP Kementan Genjot Serapan Gabah Petani Wilayah Jawa Timur

    "Kita semua mempunyai misi besar untuk mewujudkan ketahanan pangan.  Pertama dari aspek ketersediaan, kedua aspek keterjangkauan, dan ketiga adalah stabilisasi harga dan pasokan," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi saat rapat koordinasi Serap Gabah Petani (Sergap) di Kantor Subdivre Jember, Bondowoso. Selasa (9/4/2019).

    Untuk mendorong percepatan sergap, Agung yang didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto, berkeliling ke wilayah Jember sampai Bondowoso untuk memantau sergap dan harga yang terjadi di lapanga...

  • Menteri Pertanian Minta Bulog Cegah Anjloknya Harga Gabah

    Saat ini beberapa daerah sentra produksi beras sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil kerja kerasnya. Oleh karena itu tugas dari Pemerintah dalam hal ini Bulog agar secepatnya melakukan penyerapan agar harga tidak anjlok. Menyikapi hal tersebut, Menteri Pertanian meminta Bulog secepatnya menyerap gabah petani.

    "Harga gabah tidak boleh dibawah Rp.4.070. Itu perintah Presiden," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat panen raya padi seluas 150 hektar di desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu Jawa  Barat, Kamis (4/4/2019).

    Indramayu merupakan salah sat...