Lomba Kreasi Tumpeng Kemerdekaan RI Ke-72 Berbasis Pangan Lokal Non Beras

Jakarta, Dalam rangka memperingati Bulan Kemerdekaan RI ke-72, dengan tema “Indonesia Kerja Bersama”, Kementerian Pertanian turut serta memeriahkan bulan kemerdekaan dengan menyelenggarakan Festival Pangan Lokal yang mengusung tema “Tingkatkan konsumsi ragam pangan lokal dukung kemandirian pangan”. Festival Pangan Lokal ini diselenggarakan dari tanggal 10-11 Agustus 2017. Festival Pangan Lokal ini, menurut Amran Sulaiman Menteri Pertanian, memiliki tiga tujuan, yaitu Pertama: mensosialisasikan program percepatan penganekaragaman pangan dengan menampilkan pangan lokal sebagai alternatif pangan sumber karbohidrat sekaligus memperkenalkan potensi pangan lokal daerah kepada masyarakat luas, Kedua: Mengangkat citra pangan lokal sebagai makanan yang dapat dikonsumsi pada semua lapisan masyarakat, dan Ketiga : mengenalkan dan membudayakan pola makan dengan menu B2SA (beragam, bergizi, seimbang, dan aman) kepada masyarakat, khususnya masyarakat pertanian, pegawai, dan pengusaha di bidang pertanian. Berbagai event digelar dalam Festival Pangan Lokal, salah satunya adalah Lomba Kreasi Tumpeng Kemerdekaan RI Ke-72 berbasis pangan lokal non beras. Tema ini dipilih sebagai salah satu upaya untuk memsosialisasi percepatan penganekaragaman/diversifikasi konsumsi pangan dan pola makan dengan menu B2SA (beragam, bergizi seimbang, dan aman) terhadap khalayak luas, khususnya pegawai lingkup Kementerian Pertanian melalui kegiatan gerakan diversifikasi pangan. Lomba kreasi tumpeng kemerdekaan pangan lokal dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2017, bertempat di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, dan diikuti oleh 21 peserta dari Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se Jakarta, Ikatan Wanita Pengusaha Pusat (IWAPI), Muslimat NU, Aisyiyah Muhammadiyah dan Dharma Wanita. Pada lomba kreasi tumpeng Kemerdekaan RI Ke-72, dimenangkan oleh PKK Depok sebagai juara I, diikuti Ditjen Hortikultura dan Badan Litbang Pertanian sebagai juara II dan III.