Kunjungan Kerja Tim Solid Pusat dan Badan Ketahanan Pangan (BKP) ke Kabupaten Halmahera Barat

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 14 Nov, 2015

Views: 215
  1. Dalam rangka pelaksananan kegiatan SOLID tahun anggaran 2014 diadakan Workshop ME dan RIMS pada tanggal 4 – 7 November 2014, di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Tujuan kegiatan Workshop ME dan RIMS adalah untuk menyamakan persepsi pelaksana SOLID baik di pusat dan daerah mengenai sistem ME yang akan dikembangkan oleh SOLID pada phase ke-II mendatang.
  2. Masih dalam rangkaian kegiatan Workshop ME dan RIMS, diadakan kegiatan Kunjungan Kerja Tim SOLID Pusat bersama Pejabat Lingkup Sekretariat Badan Ketahanan Pangan (BKP) ke Kabupaten Halmahera Barat untuk melihat perkembangan kegiatan SOLID di Lapangan pada tanggal 4 November 2014.
  3. Kunjungan kerja dilaksanakan pada tanggal 4 November 2014 ke Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Tim Kunjungan Kerja terdiri dari Sekretaris Badan Ketahanan Pangan, Dr. Ir. Mei Rochjat Darmawiredja, M.ED; Kepala Bagian Perencanaan, Ir. Muhammad Hamzah, MM; Kepala Bagian Evaluasi dan Pelaporan, Ir. Mulden Damanik, MM; Koordinator SOLID, M. Zakky, S.TP, M.Si; Kepala Sub Bagian Kerja Sama, Nita Yulianis, SP, M.Si; Kepala Sub Bagian Perlengkapan, Mulyana, SP; beserta tim SOLID Pusat dan Provinsi Maluku Utara.
  4. Tim diterima Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat yang diwakili oleh Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Barat, H. Husen Abd. Fatah, S.IP; Asisten II Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan, Ir. Amir Tiwar; serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Barat, Ir. Muhamad Aulia Husin di Kantor Bupati Halmahera Barat. Dalam Sambutannya, Sekretaris Badan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat yang telah bersedia menerima kunjungan kerja tim dan menjelaskan maksud kedatangan tim untuk melihat sejauh mana perkembangan kegitan SOLID di tingkat desa. Setelah melaksanakan pertemuan dengan perwakilan daerah Kabupaten Halmahera Barat, tim Pusat didampingi oleh Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Barat, Asisten II dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Barat melaksanakan Kunjungan Kerja ke desa-desa sasaran SOLID.
  5. Desa Taba Campaka, Kecamatan Sahu Timur
  6. Kunjungan dimulai dengan mengunjungi Desa Taba Campaka, Kecamatan Sahu Timur. Desa Taba Caba Campaka adalah Desa Tahun 2011 yang dibina SOLID, sampai dengan tahun 2014 sudah terbentuk 10 Kelompok Mandiri (KM) di desa tersebut. Dalam Kunjungan Ke Desa Taba Campaka Sekretaris Badan Ketahanan Pangan, Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Barat, Asisten II, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Barat, beserta tim SOLID Pusat melaksanakan diskusi interaktif bersama dengan penerima manfaat SOLID, membahas segala perkembangan, kendala, dan rencana tindak lanjut kegiatan SOLID yang sudah dilaksanakan di desa tersebut. Masalah utama dalam pelaksanakaan kegiatan SOLID di desa tersebut adalah: pendampingan, usaha kelompok dan akses pasar hasil usaha kelompok. Selain itu, tim juga melihat proses pembuatan Sagu Bakar yang merupakan Usaha yang dikembangan oleh Kelompok Mandiri (KM) dan juga melihat pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan di desa tersebut, yaitu fasilitas air bersih yang dilaksanakan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat.
  7. Desa Ropu Tengah Balu (RTB), Kecamatan Sahu

Setelah dari Desa Taba Campaka, tim mengunjungi Desa RTB, Kecamatan Sahu. Desa RTB merupakan desa tahun 2012 yang dibina SOLID, sampai dengan tahun 2014 sudah terbentuk 10 KM di desa tersebut. Dalam kunjungan ke Desa RTB, tim melihat proses pembuatan Crude Cocconut Oil (CCO) yang diusahakan oleh Federasi MARIMOI. Pada tahun 2013 federasi marimoi telah melakukan kesepaktan dengan CV. Mitra Roas dalam memasarkan produk CCO ke perusahaan tersebut. Namun sayang kesepakatan tersebut  tidak dilanjutkan dikarenakan negoisasi harga pembelian oleh CV. Mitra Roas kepada federasi tidak menemukan titik temu. Oleh karena itu, federasi marimoi meminta akses pasar dan pelatihan CCO menjadi Virgin Coccunut Oil (VCO) kepada tim. Selanjutnya, tim melihat Demplot Kacang Tanah di desa tersebut

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...