KRPL Kementan, Berkontribusi Atasi Kemiskinan dan Kerawanan Pangan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 28 Oct, 2018

Views: 295

Potensi lahan pekarangan Indonesia diperkirakan capai 10,3 juta hektar. Jika dikembangkan untuk aneka tanaman untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, akan berkontribusi dalam penanganan kerawanan serta kemiskinan.


Melihat potensi tersebut, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian sejak tahun 2010 telah mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari. Dari tahun 2015 hingga kini telah tersebar

di 8.814 kelompok di 34 provinsi.


Dalam keterangannya, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi mengajak  masyarakat mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan dengan menanam aneka tanaman, baik sayuran maupun buah-buahan.


"Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) ini adalah solusi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," jelas Agung.


Menurut Agung, KRPL juga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan, karena sebagian hasil panen dari pekarangan bisa dijual.


"Dengan demikian, KRPL yang kami kembangkan juga berkontribusi dalam penanganan kerawanan pangan dan kemiskinan," jelas Agung yang ditemui dikantornya beberapa waktu lalu.


KRPL adalah salah satu gerakan Diversifikasi pangan melalui Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan berbasis sumber daya lokal melalui melalui pengembangan Kebun Bibit Desa, demplot dan pengembangan pekarangan anggota.


"Melalui KRPL yang dikembangkan, konsumsi pangan masyarakat, baik sumber protein serta sumber vitamin mineral yang diperoleh dari sayur dan buah dapat meningkat, sehingga konsumsi pangan masyarakat lebih beragam, bergizi seimbang dan aman. Tidak terlaku banyak porsi karbohidrat (beras)," tambah Agung.


Nilai tambah dalam pengembangan KRPL adalah, relatif mudah dalam penanganannya. Misalnya di saat musim kemarau dimana kesulitan air, tanaman di pekarangan bisa dipenuhi dari air yang ada dirumah.


Agar KRPL bisa berkelanjutan, diharapkan Kebun Bibit Desa (KBD) yang dbangun benar-benar dikembangkan untuk mencukupi kebutuhan anggota, sehingga usaha bisa berkelanjutan.


"Saya sudah meminta kepada setiap daerah, agar kelompok menggalakkan pembibitan di KBD dan membagikannya kepada anggota, sehingga KRPL ini bisa lestari," pesan Agung


Berdasarkan kajian ekonomi yang dilakukan BKP, kegiatan  KRPL sangat  membantu ekonomi rumah tangga dalam menghemat pengeluaran Rp 750 ribu hingga Rp 1,2 juta/rumah tangga dalam sebulannya.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...