Kota Bogor, Mulai Panen Padi

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 06 Jan, 2018

Views: 217

Bogor (5/01) Kelurahan Mulyaharja di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor hari ini memulai panen padi yang direncanakan sampai dengan akhir bulan ini di areal seluas 23 hektar. Ketua Kelompok Tani Dewasa Lemah Duhur, Oman Sumarna ini menyatakan padi varietas Inpari 23 dan 32 yang ditanamnya ini memberikan hasil memuaskan. “Produktivitas nya sekitar 6,8 ton/ha gabah kering panen (GKP)” ungkapnya. Menurutnya, bimbingan dari penyuluh pertanian (PPL) dan Babinsa selama musim pertanaman ini sangat membantu meningkatkan hasil panen kali ini. Selain itu, ketersediaan air yang cukup juga memberikan hasil yang memuaskan, tambahnya. Penyuluh Pertanian Lapangan Imam Hanafi menginformasikan, bahwa panen pada luasan 23 ha sawah tersebut diperkirakan akan berlangsung selama sepuluh hari kedepan. Hasil panen dijual dengan harga Rp. 4.000/Kg GKP, atau Rp. 6000/kg GKG. Turut serta dalam panen perdana hari ini dihadiri oleh Perwakilan dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Kodim 0606 Kota Bogor, Dinas Pertanian Kota Bogor, Lurah Mulyaharja dan para anggota kelompok tani

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...