Konsolidasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Lingkup Badan Ketahanan Pangan

Diterbitkan pada Kegiatan Pada 28 Sep, 2017

Views: 53

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian menyelenggarakan pertemuan konsolidasai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) pada tanggal 27 September 2017, di Bogor – Jawa Barat. Pertemuan ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan penyegaran dan pemahaman kembali terhadap penerapan SPIP di Badan Ketahanan Pangan. Pertemuan Konsolidasi SPIP ini dibuka oleh Kepala Bagian Evaluasi dan Pelaporan (Ir. Hasyim Asyari, MM) dan dihadiri oleh Pejabat Struktural Eselon III dan IV serta Pejabat Pengelola Keuangan, dan staf. Sebagai narasumber dalam pertemuan ini adalah Auditor dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian. Dalam pengarahan Sekretaris Badan Ketahanan yang dibacakan oleh Kepala Bagian Evaluasi dan Pelaporan dikatakan bahwa sejak diterbitkannya Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008, BKP berkomitmen untuk menerapkan SPIP secara terus menerus, baik pada tingkat Pusat maupun di tingkat Daerah. Penerapan SPIP menjadi tanggung jawab bersama tidak hanya pada unit kerja terkecil tetapi sampai kepada masing-masing individu. Hal ini dilakukan agar tercapainya program dan kegiatan BKP secara efektif dan efisien sesuai dengan visi BKPyaitu“Terwujudnya Ketahanan Pangan yang berlandaskan Kedaulatan dan Kemandirian Pangan”. Sejak tahun 2009, Pelaksanaan SPIP dilingkup BKP, baik provinsi dan kabupaten/kota sudah berjalan relatif baik. Hal ini ditunjukkan dari hasil pemetaan sebelumnya terhadap rawan penyimpangan di BKP oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian yang menyatakan bahwa BKP termasuk katagori "putih".Namun demikian, masih terdapat beberapa temuan hasil pemeriksaan Inspektorat Jenderal terhadap beberapa satker lingkup BKP yang disebabkan oleh belum berjalannya SPI secara maksimal.   Pada pertemuan SPIP ini, narasumber dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian memberikan materi singkat tentang SPIP dan dilanjutkan dengan latihan cara menyusun Sistem Pengendalian Intern (SPI) terhadap pelaksanaan kegiatan strategis Badan Ketahanan Pangan, dengan mengambil contoh salah satu kegiatan, yakni kegiatan Pengembangan Usaha Pagan Masyarakat melalui Toko Tani Indonesia (TTI). Dengan adanya pertemuan ini diharapkan meningkatnya pemahaman SPIP bagi pejabat maupun staf dalam penerapan kegiatan strategis di Badan Ketahanan Pangan, sehingga pengelolaan keuangan negara yang efektif,  efisien, transparan, dan akuntabel serta peningkatan kinerja dan pelayanan publik dapat tercapai dengan baik.

Berita Terkait

  • Kepala BKP Pimpin Rakor Sergap Provinsi Lampung

    Dalam rangka mempercepat penyerapan gabah/beras petani oleh Perum Bulog yang akan digunakan sebagai cadangan pangan dan pemenuhan Rastra, Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi pimpin  rapat kordinasi Serapan Gabah Petani (Sergab) di kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung (20/4).


    “Kita harus bantu Bulog mempercepat pengadaan beras sebagai cadangan pangan dan Rastra“ pungkas Agung.


    Agung menegaskan bahwa Lampung memiliki potensi yang sangat besar, namun masih bisa lebih dioptimalkan. Oleh sebab itu Ia berharap agar gabah tidak keluar Lampung.


    “Kalau bisa kita ja...

  • PEMANTAUAN BERSAMA GELAR PANGAN MURAH GELAR PANGAN MURAH WAKIL GUBERNUR DKI JAKARTA DAN BADAN KETAHANAN PANGAN KEMENTAN

    Dalam rangka stabilisasi harga pangan dalam rangka menyabut bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,  Kementerian Pertanian menyelenggarakan Gelar Pangan Murah bersama Pemerintah Daerah DKI Jakarta untuk menyediakan pangan yang terjangkau bagi masyarakat. Pada hari Selasa tanggal 17 April 2018, Wakil Gubernur DKI Jakarta melaksanakan pemantauan bersama Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian di Pasar koja Jakarta Utara, mendapat antusias luar biasa dari masyarakat.

    Gelar Pangan Murah juga telah dilaksanakan di Pasar Grogol, Pasar Jembatan Lima,...

  • Kunjungan Suporting Dewan HAM PPB atas Hak Pangan ke Sumatera Selatan

    Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Agung Hendriadi bersama dengan Special Reporter (SR) Dewan HAM PBB, Hilal Ever mengunjungi Palembang  Sumatera Selatan pada 11-12 April 2018. Tujuan kedatangan SR untuk mendorong upaya pemantapan dan pemenuhan hak atas pangan di tingkat nasional, regional dan international. Selain itu mengidentifikasi hambatan pemenuhan hak atas pangan untuk memberi rekomendasi mengenai upaya progresif pemenuhan hak atas pangan, terkait isu pengarusutamaan perspektif gender yang bekerjasama dengan seluruh negara dan pemangku kepentingan lainnya.

    Pada...