Ketua Poktan Karyasari Garut: Panen Awal Tahun buat Kami Bangga

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 06 Jan, 2018

Views: 165

Kami bangga jadi petani, demikian disampaikan Ketua Poktan Karyasari Saeful Rahman disela sela panen padi Desa Situjaya Kecamatan Karang Pawitan, Kabupaten Garut. Sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Barat, Kabupaten Garut memiliki potensi panen seluas 58.158 Ha sampai akhir Maret 2018 dengan produktivitas 6,9 ton per hektar. Hal ini dipaparkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut Beni Yoga Gunasantika, ditengah kegembiraan dan kemeriahan panen padi oleh Kelompok Tani Karyasari pada luas hamparan 500 Ha dengan produktivitas 7,3 Ton per Ha. Tidak hanya itu, Kelompok Tani Jaya Desa Leles di Kecamatan Leles pun bersamaan melakukan panen padi pada hamparan seluas 24 Ha dari 954 Ha yang digarapnya dengan produktivitas 6,2 Ton per Ha. Panen telah berlangsung sejak pagi hingga senja ini (5/01) di kedua desa tersebut. Pada kesempatan ini, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian yang turut bersama melakukan panen ini menyampaikan pesan kepada petani untuk tetap semangat agar lebih maju. "Panen di Garut ini menunjukkan beras melimpah, selain itu juga keseriusan pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan swasembada pangan" terang nya. Hamparan panen di lokasi seluas 100 ha ini merupakan pertanaman varietas ciherang, Sarinah, Mekongga dan MSP dengan tingkat produktivitas yang dihasilkan cukup tinggi yaitu sekitar 7,3 ton/ha GKP. Dari luas hamparan tersebut dapat diprediksi total produksi hasil, yaitu sebesar 730 ton Gabah Kering Panen (GKP). Dengan harga jual GKP rata-rata sebesar Rp. 4.500 per kg, maka potensi pendapatan petani pada luas hamparan tersebut hampir mencapai Rp 3,3 Milyar. Turut hadir dalam panen bersama ini Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan BKP, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Prov. Jawa Barat, BPTP Jawa Barat dan Ketua Poktan Karyasari di Desa Situjaya Kec. Karangpawitan Kab. Garut.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...