Kepala BKP Terima Kunjungan SECOND MURDOCH COMMISSION

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 05 Aug, 2015

Views: 228

Dalam rangkaian kunjungannya ke beberapa Negara di Asia untuk mengkaji situasi dan kondisi terkini ketahanan pangan kontemporer di Asia, para pakar yang tergabung dalam Second Murdoch Commision (SMC)telah diterima Dr. Gardjita Budi, Kepala Badan Ketahanan Pangan di R.R. Nusantara II pada hari Senin tanggal 27 Juli 2015 pukul 14.00 WIB.

Delegasi SMC yang hadir dalam pertemuan ini adalah Prof. Kim Anderson (the University of Adelaide), Prof. Zhang (Deputy Director General in Ministry of Agriculture China), Mrs. Catherine Bevan-Jones (Murdoch University), dan Prof. Tahlim Sudaryanto (PSEKP Kementerian Pertanian). Adapun dari Pemri, turut hadir Sekretaris Badan Ketahanan Pangan, Kepala Pusat lingkup BKP, perwakilan Pusat Kerjasama Luar Negeri Setjen, Ditjen Tanaman Pangan, Ditjen Hortikultura, dan Bagian Perencanaan Setba BKP.

Sebelumnya, tim SMC telah melakukan kunjungan ke negara Asia lainnya yakni India, Cina, dan Vietnam. Laporan hasil kunjungan ini akan dipublikasikan pada bulan Oktober 2015, memuat hasil analisis berbasis bukti mengenai tantangan ketahanan pangan di Asia serta pertimbangan praktis dan rekomendasi untuk pembangunan dan implementasi kebijakan ketahanan pangan. 

Kepala Badan Ketahanan Pangan pada kesempatan ini menyampaikan paparan mengenai situasi pangan nasional dan kebijakan terkini dalam pencapaian ketahanan pangan dan peningkatan produksi pangan. Disampaikan pula bahwa kebijakan nasional saat ini lebih menekankan pada upaya untuk memantapkan produksi pangan khususnya dari dalam negeri melalui program Upsus dan tantangan kedepan.

Beberapa isu menarik yang didiskusikan mencakup peran Indonesia di kawasan terutama kaitannya dengan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) dan APTERR, model subsidi pembangunan pertanian, tantangan upaya penganekaragaman konsumsi pangan masyarakat, upaya penc

Berita Terkait

  • Dorong Peningkatan Ekspor, Kementan Berperan Aktif dalam Codex Internasional

    Jakarta, Rabu (26/6). Peran Indonesia dalam perdagangan komoditas pangan internasional terus ditingkatkan. Hal ini diwujudkan dengan keterlibatan aktif Kementerian Pertanian beserta Kementerian/Lembaga lainnya dalam penyusunan dan pengembangan standar, pedoman, code of practice dan rekomendasi lain terkait keamanan dan mutu pangan hasil pertanian yang berlaku secara internasional dalam wadah Codex Alimentarius Commission (CAC), atau disingkat Codex.


    Dalam Rapat Komite Nasional Codex Indonesia ke-2 tahun 2019 yang digelar di Jakarta, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertani...

  • BKP Kementan Kembangkan Korporasi Usahatani Untuk Entaskan Kemiskinan dan Kerawanan Pangan

    Kegiatan Korporasi Usahatani (PKU) yang  dikembangkan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) merupakan kegiatan strategis untuk mengentaskan kemiskinan dan kerawanan pangan.


    "Masuknya kegiatan PKU di Desa Pagerharjo ini diharapkan akan mempercepat pengentasan kemiskinan dan kerawanan pangan di pedesaan," ujar Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan  BKP, Andriko Noto Susanto di Lokasi PKU di Desa Pagerharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta (23/06).


    Berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability ...

  • Kepala BKP Kementan : KRPL Harus Berkelanjutan!

    BALI - Untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga sejak tahun 2015 Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di seluruh Indonesia.


    "KRPL ini sangat strategis tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, tetapi juga bisa meningkatkan pendapatan rumah tangga," ujar Kepala BKP Agung Hendriadi, saat mengunjungi KRPL di Taro kecamatan Tegallalang, Gianyar Bali, Sabtu (22/6/2019).


    Lebih lanjut Agung mengatakan bahwa keberlanjutan KRPL sangat penting, karena itu Kebun Bibit Desa (KBD) harus terus dikem...