Kepala BKP Pimpin Rakor Sergap Provinsi Lampung

Diterbitkan pada Berita Umum, Sergap Pada 20 Apr, 2018

Views: 161

Dalam rangka mempercepat penyerapan gabah/beras petani oleh Perum Bulog yang akan digunakan sebagai cadangan pangan dan pemenuhan Rastra, 

Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi pimpin rapat kordinasi Serapan Gabah Petani (Sergab) di kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung (20/4).





“Kita harus bantu Bulog mempercepat pengadaan beras sebagai cadangan pangan dan Rastra“ pungkas Agung.

Agung menegaskan bahwa Lampung memiliki potensi yang sangat besar, namun masih bisa lebih dioptimalkan. Oleh sebab itu Ia berharap agar gabah tidak keluar Lampung. 

“Kalau bisa kita jaga gabah/beras petani Lampung agar tidak keluar daerah sehingga bisa dinikmati masyarakat setempat" ujarnya.

Dalam kesempatan itu Kepala BKP juga mengajak seluruh peserta Rakor yang terdiri dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, perwakilan Korem 043/Garuda Hitam, Kepala Divre Lampung Perum Bulog, Kepala BPTP Lampung, dan Sekretaris DPD Perpadi Lampung turun ke lapangan untuk menyerap beras petani di Kabupaten Pringsewu

Sementara itu Ketua Gapoktan LUPM Dasa Bakti Tatang mengungkapkan kesiapan mereka untuk berkontribusi mengisi cadangan beras nasional melalui Bulog karena menganggap hal tersebut sebagai tanggung jawab bersama seluruh warga negara. “Harga gabah memang tinggi, namun rendemennya juga tinggi. Jadi tidak masalah kalau beras kita dibeli Bulog dengan harga 7.800 an, apalagi untuk cadangan pangan pemerintah dan membantu warga tidak mampu" ujar Tatang. Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Ketahanan Pangan akan mendorong percepatan tersebut lebih lanjut dengan mempertemukan para stakeholder dalam Apel Siaga HBKN dan peresmian TTI Center pada 25 April 2018.


Berita Terkait

  • Kepala BKP Kementan : Ketersediaan Pangan Cukup, Distribusi Perlu Pengawasan

    Memasuki hari pertama puasa, masyarakat tidak perlu khawatir dalam mencukupi kebutuhan pangannya, karena ketersediaan pangan cukup.

    "Sekali lagi saya katakan, masyarakat tidak perlu khawatir, karena ketersediaan pangan kita cukup, bahkan sampai pasca idulfitri 2018. Ini saya bicara berdasarkan data-data yang kami miliki," Kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi, ketika menerima beberapa media di ruang kerjanya, Kamis (17/5).

    Agung menjelaskan bahwa, tugas Kementan menjaga produksi agar mampu memenuhi stok sesuai kebutuhan. Contohnya  kebutuhan beras setiap bul...

  • Kepala Badan Memantau Langsung Ketersediaan Pangan Strategis Menjelang HBKN 2018

    Kepala BKP mengungkapkan bahwa untuk memudahkan masyarakat membeli pangan murah berkualitas, Kementan Melalui Toko Tani Indonesia bekerja sama dengan PD. Pasar Jaya dan PT. Food Station melakukan Gelar Pangan Murah (GPM) di 235 Titik.

  • Pemerintah pastikan pasokan daging sapi/kerbau aman jelang puasa 2018

    Perjanjian kerjasama ini bertujuan untuk membantu memastikan ketersediaan bahan pokok khususnya komoditas daging sapi/kerbau, untuk membantu menstabilkan bahan pokok komoditi tersebut di wilayah provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dalam rangka menghadapi hari besar keagamaan nasional tahun 2018.