Kepala BKP Kementan Sidak ke Pasar Sukaramai Pekanbaru

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 07 May, 2018

Views: 174

Dalam kunjungan kerjanya ke provinsi Pekanbaru, selain melaunching TTIC (Toko Tani Indonesia Center), Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi juga melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Pusat Sukaramai, Pekanbaru, Senin (7/5).

Dalam Sidak yang dilakukan sekitar jam 07.15, Agung didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan pangan, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Riau.


Dipilihnya pasar Sukaramai, karena pasar yang berada di jalan Jend Sudirman ini menjadi barometer harga pangan di Pekanbaru.


Sidak ini diperlukan karena pemerintah memandang penting upaya menjaga stabilisasi harga pangan dan pasokan sebagai bagian dalam pembangunan ketahanan pangan.


Ketika Sidak dilakukan, pasar yang mulai ramai dengan aktifitas jual beli dari jam 03.00 sampai jam 17.00 ini terlihat sibuk.


"Kita ingin tahu kondisi harga pangan saat ini di Pekanbaru, utamanya persiapan menghadapi puasa dan idul fithri" ujar Agung.


Begitu tiba di pasar Sukaramai, Agung langsung menanyai beberapa pedagang di pasar.


"Berapa harga bawang dan cabai pak?," tanya Agung kepada Dati, salah satu penjual bawang dan cabai.


"Harga bawang normal pak 18.000 untuk Askip dan 15.000 untuk bawang biasa. Kalau harga cabai keriting 30 ribu, rawit 35.000," kata Dati.


"Kalau bawang putih?," lanjut  Agung.


"15.000 per kilo pak,"kata Dati, singkat.


"Oh..Masih stabil ini harganya," ujar Agung.


Selang beberapa  menit Agung beranjak ke pedagang sembako lainnya dan menanyakan harga beras, dan minyak goreng. Kali ini toko Loni milik H Bagindo Zaidil yang jadi target.


"Beras dan Minyak berapa pak haji," tanya Agung


"Kalau ini (sambil menunjuk beras premiun) harganya 12 ribu pak, kalau beras Bulog kita jual 9.500-9.600. Kalau beras yg paling laris disini beras Bulog, karena selain harganya paling murah, kualitasnya juga bagus",

jawab H Bahindo Zaidil.


"Kalau minyak dan gula?", tanya balik Agung.


"Harga minyak masih 11.000/liter, kalau Gula  12.000 per kilo. Disini harga menjelang puasa dan saat puasa alhamdulillah stabil", pungkas H. Bagindo.


Dari sidak yang dilakukan, terpantau sebagian besar bahan kebutuhan pangan di Pasar Pusat Sukaramai masih stabil. Harga telor 22.000/kg, daging ayam 27.000, daging sapi kualitas bagus 110.000/kg, dan kualitas biasa 92.000-100.000/kg.


Senada dengan yang disampaikan pedagang, Kadis Pangan Prov Riau, Dharmansyah mengatakan, harga  masih terkendali.


"Kita upayakan harga terkendali, pedagang dan konsumen jangan khawatir", ujar Dharmansyah.


Masih di tempat yang sama, Agung menambahkan, masyarakat diminta jangan resah, kita akan jamin pasokan dan harga pangan tdk mengalami lonjakan.


"Kalau kita lihat harga cenderung masih stabil ya, hanya daging ayam yang naik 1.000 dari pekan sebelumnya, itupun tidak semua naik, di lokasi yang sama harga masih sama dengan pekan-pekan sebelumnya," ujar Agung.


"Harga beras juga masih terkendali dibawah HET. Beras medium dijual 9.500-9.600 (HET 9.950) dan premium 12.000 (HET 13.300)." pungkas Agung.

Berita Terkait

  • Kepala BKP Kementan didaulat menjadi Anggota FANRes International Network

    Yogyakarta. Dihadapan pengurus *_FANRes Onganization_* dan peserta  konferensi, Kepala Badan Ketahanan Pangan didaulat menjadi Anggota  *Food, Agriculture, and Natural Resources* *_(FANRes)_* di Ballroom Cavinton Hotel,Yogyakarta, Kamis (13/09).


    Penobatan Agung sebagai Anggota FANRes dilakukan oleh Prof. Yuli Witono selaku President of FANRes International Network.


    Konferensi Internasional tentang Pangan, Pertanian, dan Sumber Daya Alam (FANRes) telah diadakan sebanyak empat kali. Deklarasi International FANRes dimotivasi oleh persepsi dan semangat yang sama untuk mendukung keamana...

  • KRPL Kementan Hemat Pengeluaran Rumah Tangga

    Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sleman Yogyakarta, Kamis (13/9), Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi mengajak  masyarakat mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan dengan menanam sayuran.

    "Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan solusi bagi pemenuhan kebutuhan pangan bagi masyarakat sekaligus efisiensi pengeluaran rumah tangga saat ini," kata Agung.

    KRPL merupakan gerakan Diversifikasi pangan melalui Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan berbasis sumber daya lokal dan pelestarian sumber daya genetik melalui pengembangan Kebun ...

  • Kepala BKP Kementan Jelaskan Strategi Meningkatkan Daya Saing Pertanian

    Yogyakarta- Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi menjadi keynote speaker pada acara An International on Food, Agriculture, and Natural Resources Conference (FANRes) yang diselenggaraka di Ballroom Cavinton Hotel, Yogyakarta, Kamis (13/09).


    Pelaksanaan FANRes diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan tujuan untuk mengembangkan produk pertanian melalui pemanfaatan sumberdaya alam secara berkelanjutan dan peningkatan daya saing produk pertanian melalui pengembangan agro-technopreneurship.


    Mengawali acara, Agung menyampaikan tantang...