Kepala BKP Kementan Sidak ke Pasar Sukaramai Pekanbaru

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 07 May, 2018

Views: 271

Dalam kunjungan kerjanya ke provinsi Pekanbaru, selain melaunching TTIC (Toko Tani Indonesia Center), Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi juga melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Pusat Sukaramai, Pekanbaru, Senin (7/5).

Dalam Sidak yang dilakukan sekitar jam 07.15, Agung didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan pangan, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Riau.


Dipilihnya pasar Sukaramai, karena pasar yang berada di jalan Jend Sudirman ini menjadi barometer harga pangan di Pekanbaru.


Sidak ini diperlukan karena pemerintah memandang penting upaya menjaga stabilisasi harga pangan dan pasokan sebagai bagian dalam pembangunan ketahanan pangan.


Ketika Sidak dilakukan, pasar yang mulai ramai dengan aktifitas jual beli dari jam 03.00 sampai jam 17.00 ini terlihat sibuk.


"Kita ingin tahu kondisi harga pangan saat ini di Pekanbaru, utamanya persiapan menghadapi puasa dan idul fithri" ujar Agung.


Begitu tiba di pasar Sukaramai, Agung langsung menanyai beberapa pedagang di pasar.


"Berapa harga bawang dan cabai pak?," tanya Agung kepada Dati, salah satu penjual bawang dan cabai.


"Harga bawang normal pak 18.000 untuk Askip dan 15.000 untuk bawang biasa. Kalau harga cabai keriting 30 ribu, rawit 35.000," kata Dati.


"Kalau bawang putih?," lanjut  Agung.


"15.000 per kilo pak,"kata Dati, singkat.


"Oh..Masih stabil ini harganya," ujar Agung.


Selang beberapa  menit Agung beranjak ke pedagang sembako lainnya dan menanyakan harga beras, dan minyak goreng. Kali ini toko Loni milik H Bagindo Zaidil yang jadi target.


"Beras dan Minyak berapa pak haji," tanya Agung


"Kalau ini (sambil menunjuk beras premiun) harganya 12 ribu pak, kalau beras Bulog kita jual 9.500-9.600. Kalau beras yg paling laris disini beras Bulog, karena selain harganya paling murah, kualitasnya juga bagus",

jawab H Bahindo Zaidil.


"Kalau minyak dan gula?", tanya balik Agung.


"Harga minyak masih 11.000/liter, kalau Gula  12.000 per kilo. Disini harga menjelang puasa dan saat puasa alhamdulillah stabil", pungkas H. Bagindo.


Dari sidak yang dilakukan, terpantau sebagian besar bahan kebutuhan pangan di Pasar Pusat Sukaramai masih stabil. Harga telor 22.000/kg, daging ayam 27.000, daging sapi kualitas bagus 110.000/kg, dan kualitas biasa 92.000-100.000/kg.


Senada dengan yang disampaikan pedagang, Kadis Pangan Prov Riau, Dharmansyah mengatakan, harga  masih terkendali.


"Kita upayakan harga terkendali, pedagang dan konsumen jangan khawatir", ujar Dharmansyah.


Masih di tempat yang sama, Agung menambahkan, masyarakat diminta jangan resah, kita akan jamin pasokan dan harga pangan tdk mengalami lonjakan.


"Kalau kita lihat harga cenderung masih stabil ya, hanya daging ayam yang naik 1.000 dari pekan sebelumnya, itupun tidak semua naik, di lokasi yang sama harga masih sama dengan pekan-pekan sebelumnya," ujar Agung.


"Harga beras juga masih terkendali dibawah HET. Beras medium dijual 9.500-9.600 (HET 9.950) dan premium 12.000 (HET 13.300)." pungkas Agung.

Berita Terkait

  • TTI Kementan Gelar Operasi Pasar Bawang Merah dan Bawang Putih Pada 46 Titik di Jakarta

    Jakarta (12/04) - Dalam rangka stabilisasi harga bahan pangan pokok, khususnya meredam harga bawang merah dan bawang putih yang cenderung meningkat sejak awal Maret lalu, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar selama 5 hari (12 – 16 April 2019)  di beberapa titik wilayah Jakarta.

    "Operasi pasar ini perlu kami lakukan, karena melihat ada kecenderungan harga bawang merah dan bawang putih yang meningkat. Melalui operasi pasar,  diharapkan harga bisa stabil dan kembali normal," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian  (Kementan) Agung Hendriadi saat m...

  • Kepala BKP Kementan Genjot Serapan Gabah Petani Wilayah Jawa Timur

    "Kita semua mempunyai misi besar untuk mewujudkan ketahanan pangan.  Pertama dari aspek ketersediaan, kedua aspek keterjangkauan, dan ketiga adalah stabilisasi harga dan pasokan," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi saat rapat koordinasi Serap Gabah Petani (Sergap) di Kantor Subdivre Jember, Bondowoso. Selasa (9/4/2019).

    Untuk mendorong percepatan sergap, Agung yang didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Andriko Noto Susanto, berkeliling ke wilayah Jember sampai Bondowoso untuk memantau sergap dan harga yang terjadi di lapanga...

  • Menteri Pertanian Minta Bulog Cegah Anjloknya Harga Gabah

    Saat ini beberapa daerah sentra produksi beras sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil kerja kerasnya. Oleh karena itu tugas dari Pemerintah dalam hal ini Bulog agar secepatnya melakukan penyerapan agar harga tidak anjlok. Menyikapi hal tersebut, Menteri Pertanian meminta Bulog secepatnya menyerap gabah petani.

    "Harga gabah tidak boleh dibawah Rp.4.070. Itu perintah Presiden," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat panen raya padi seluas 150 hektar di desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu Jawa  Barat, Kamis (4/4/2019).

    Indramayu merupakan salah sat...