Kepala BKP Kementan Sidak ke Pasar Sukaramai Pekanbaru

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 07 May, 2018

Views: 154

Dalam kunjungan kerjanya ke provinsi Pekanbaru, selain melaunching TTIC (Toko Tani Indonesia Center), Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi juga melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Pusat Sukaramai, Pekanbaru, Senin (7/5).

Dalam Sidak yang dilakukan sekitar jam 07.15, Agung didampingi Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan pangan, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Riau.


Dipilihnya pasar Sukaramai, karena pasar yang berada di jalan Jend Sudirman ini menjadi barometer harga pangan di Pekanbaru.


Sidak ini diperlukan karena pemerintah memandang penting upaya menjaga stabilisasi harga pangan dan pasokan sebagai bagian dalam pembangunan ketahanan pangan.


Ketika Sidak dilakukan, pasar yang mulai ramai dengan aktifitas jual beli dari jam 03.00 sampai jam 17.00 ini terlihat sibuk.


"Kita ingin tahu kondisi harga pangan saat ini di Pekanbaru, utamanya persiapan menghadapi puasa dan idul fithri" ujar Agung.


Begitu tiba di pasar Sukaramai, Agung langsung menanyai beberapa pedagang di pasar.


"Berapa harga bawang dan cabai pak?," tanya Agung kepada Dati, salah satu penjual bawang dan cabai.


"Harga bawang normal pak 18.000 untuk Askip dan 15.000 untuk bawang biasa. Kalau harga cabai keriting 30 ribu, rawit 35.000," kata Dati.


"Kalau bawang putih?," lanjut  Agung.


"15.000 per kilo pak,"kata Dati, singkat.


"Oh..Masih stabil ini harganya," ujar Agung.


Selang beberapa  menit Agung beranjak ke pedagang sembako lainnya dan menanyakan harga beras, dan minyak goreng. Kali ini toko Loni milik H Bagindo Zaidil yang jadi target.


"Beras dan Minyak berapa pak haji," tanya Agung


"Kalau ini (sambil menunjuk beras premiun) harganya 12 ribu pak, kalau beras Bulog kita jual 9.500-9.600. Kalau beras yg paling laris disini beras Bulog, karena selain harganya paling murah, kualitasnya juga bagus",

jawab H Bahindo Zaidil.


"Kalau minyak dan gula?", tanya balik Agung.


"Harga minyak masih 11.000/liter, kalau Gula  12.000 per kilo. Disini harga menjelang puasa dan saat puasa alhamdulillah stabil", pungkas H. Bagindo.


Dari sidak yang dilakukan, terpantau sebagian besar bahan kebutuhan pangan di Pasar Pusat Sukaramai masih stabil. Harga telor 22.000/kg, daging ayam 27.000, daging sapi kualitas bagus 110.000/kg, dan kualitas biasa 92.000-100.000/kg.


Senada dengan yang disampaikan pedagang, Kadis Pangan Prov Riau, Dharmansyah mengatakan, harga  masih terkendali.


"Kita upayakan harga terkendali, pedagang dan konsumen jangan khawatir", ujar Dharmansyah.


Masih di tempat yang sama, Agung menambahkan, masyarakat diminta jangan resah, kita akan jamin pasokan dan harga pangan tdk mengalami lonjakan.


"Kalau kita lihat harga cenderung masih stabil ya, hanya daging ayam yang naik 1.000 dari pekan sebelumnya, itupun tidak semua naik, di lokasi yang sama harga masih sama dengan pekan-pekan sebelumnya," ujar Agung.


"Harga beras juga masih terkendali dibawah HET. Beras medium dijual 9.500-9.600 (HET 9.950) dan premium 12.000 (HET 13.300)." pungkas Agung.

Berita Terkait

  • BKP Kementan Dorong Perum Bulog Subdivre Subang dan Subdivre Indramayu Tingkatkan Serapan Gabah

    Untuk meningkatkan serapan gabah/beras (sergap) petani oleh Bulog untuk mengisi cadangan beras pemerintah, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi memimpin Rapat Koordinasi Sergap di Kantor Sub Divre Bulog Subang, Rabu (18/7).


    "Pertemuan ini sangat penting untuk mempercepat serapan gabah/beras petani, sehingga bisa memenuhi target yang ditetapkan," kata Agung.


    Agung yang juga Ketua I Pelaksana Sergap menambahkan,  serapan beras subdrive Subang dan Indramayu masih dibawah target harian, untuk itu perlu kerja keras  mendorong pencapaian target.


    Targ...

  • Kepala BKP Kementan Pimpin Rakor Sergap di Sumatera Selatan

    Dalam upaya percepatan serapan gabah petani (sergap) Kepala Badan Ketahanan Pangan,  Agung Hendriadi meminta Tim Sergap untuk bekerja keras dan terus melakukan kegiatan dilapangan.


    "Sampai saat ini realisasi serapan beras sub divre Bulog Sumatera Selatan baru mencapai 5.930 ton dari target 67.623 ton. Jumlah pengadaan beras harus bisa lebih tinggi lagi, dan dapat dicapai dengan kerja keras serta turun langsung ke lapangan," Ujar Agung dalam arahannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Serap Gabah/Beras di Divre Bulog Sumatera Selatan, Selasa (17/7/2018).


    "Sergap ini untuk men...

  • Serap Gabah Untuk isi Cadangan Beras Pemerintah

    Tim  Sergap (serap gabah petani) terus mendorong pemenuhan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di berbagai sentra produksi padi melalui kerja sama dengan Mitra Perum BULOG. Hal ini gencar dilakukan sebagai upaya akselerasi percepatan pencapaian target pada periode Juli - Agustus 2018.


    Menurut Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, Benny Rachman, untuk mengejar ketertinggalan capaian pengadaan beras, perlu partisipasi semua pihak, terutama dari Mitra Perum BULOG.


    "Kami mohon kontribusi dari para Mitra untuk berpartisipasi memperkuat cadang...