Kepala BKP Kementan Pimpin Rakor Sergap di Sumatera Selatan

Diterbitkan pada Berita Umum Pada 17 Jul, 2018

Views: 872

Dalam upaya percepatan serapan gabah petani (sergap) Kepala Badan Ketahanan Pangan,  Agung Hendriadi meminta Tim Sergap untuk bekerja keras dan terus melakukan kegiatan dilapangan.


"Sampai saat ini realisasi serapan beras sub divre Bulog Sumatera Selatan baru mencapai 5.930 ton dari target 67.623 ton. Jumlah pengadaan beras harus bisa lebih tinggi lagi, dan dapat dicapai dengan kerja keras serta turun langsung ke lapangan," Ujar Agung dalam arahannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Serap Gabah/Beras di Divre Bulog Sumatera Selatan, Selasa (17/7/2018).


"Sergap ini untuk mengisi cadangan beras pemerintah. Dan tentunya demi bangsa dan negara," tambah Agung.


Rakor Sergap juga dihadiri Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Direktur Pengadaan Perum BULOG, Kadivre BULOG Sumsel Babel, Sekretaris BKP, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Kepala BPTP Sumsel, MABESAD, Korem Palembang, Mitra BULOG Divre Sumsel, dan PERPADI Sumsel.


Dirjen PSP, Dadih Pending Permana selaku Penanggungjawab UPSUS Sumsel mengatakan,  bahwa potensi produksi Juli-Agustus 2018 di Sumatera Selatan sebanyak 483.553 ton setara beras dari potensi luas panen 161.464 Ha, sehingga sangat memungkinkan untuk mendukung pencapaian target realisasi pengadaan beras sampai Agustus 2018.


Menurut Direktur Pengadaan PERUM BULOG Bachtiar, dalam upaya penyediaan beras untuk CBP BULOG tidak bisa dilakukan sendiri, namun harus kerjasama dengan seluruh stakeholder terkait seperti Kementerian Pertanian, Unsur pemerintah daerah, teritorial, swasta, masyarakat, petani dan gapoktan termasuk dengan Civitas akademika.


"BULOG juga harus melakukan perubahan mindset menuju Customer Service," ujar Bachtiar.


Dalam rakor disepakati oleh Mitra Bulog Subdivre Palembang dan OKU bersedia memasok 1.460 Ton/hari untk Divre Sumatera Selatan, dengan rincian 4 Mitra Bulog Palembang sebanyak 660 Ton per Hari dan 7 Mitra Subdivre OKU sebanyak 800 ton per Hari.


Faisal-Ketua PERPADI Sumatera Selatan mengharapkan adanya bimbingan dan bantuan bagi penggilingan kecil seperti bantuan drayer untuk memperbaiki kualitas beras hasil penggilingan kecil di Sumatera Selatan.

Berita Terkait

  • Khawatir Harga Gabah Anjlok, Petani Minta Bulog Lakukan Pembelian Sekarang

    Beberapa daerah sentra produksi beras saat ini sedang panen raya dan mestinya petani bergembira menikmati hasil usahataninya. Namun beberapa petani  mengeluh karena harga jatuh dan Bulog belum bergerak melakukan pembelian.

    Sejumlah petani di daerah sentra produksi yang dihubungi mengeluhkan dan mengharapkan Bulog segera turun tangan melalukan pembelian gabah mereka.

    Lalu Saleh,  petani dari Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat mengeluhkan,  sudah seminggu ini harga gabah menyentuh angka Rp. 4.000/kg gabah kering panen (gkp).

    "Sudah seminggu ini harga gabah mencapai 4.000 dan cenderung turun teru...

  • BKP Kementan Tugaskan CPNS Kawal Program PKU dan PIPL

    Setiap tahun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian mengidentifikasi lokasi-lokasi yang masih terdapat kerentanan pangan di Indonesia dengan basis Kabupaten.

    Setelah berhasil meningkatkan status ketahanan pangan wilayah di 177 kabupaten melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari dan Kawasan Mandiri Pangan, mulai tahun 2019 BKP melakukan intervensi melalui Pengembangan  Koorporasi Usahatani (PKU) dan Pengembangan Industri Pangan Lokal (PIPL).

    Tujuan kegiatan PKU adalah meningkatkan nilai tambah produk komoditas kelompoktani dan kesejahteraan petani.

    Sedangkan PIPL bertujuan untuk meningka...

  • Program Kampung Hijau Sejahtera Sebagai Pengembangan KRPL Kementan Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

    Pandeglang (BKP) - Jawa Barat.  Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja tahun ini meluncurkan sebuah kegiatan bertajuk Kampung Hijau Sejahtera (Kampung Hijrah) pertama kalinya di Desa Margagiri, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, prorinsi Banten Senin (11/3).

    Kegiatan Kampung Hijrah  bertujuan untuk memanfaatkan dan  menghijaukan pekarangan guna meningkatkan ekonomi produktif keluarga serta pelestarian tanaman lokal.

    Kegiatan ini digagas dan dipelopori oleh OASE KK bidang Lingkungan Hijau (bidang V) yang diketuai oleh Rugaiya Usman Wiranto (Kementerian Koordinator Bidang P...